The Mafia Queen

The Mafia Queen
menatap tajam


__ADS_3

Kini mereka menyadari jika wanita tersebut dengan wajah yang sama, akan tetapi merek berdua sangat bertolak belakang, dan pergi tanpa menghiraukan nya yang pingsan


"Dia bukan Hana" gumam mereka dan segera membawa nya ke tempat parkir mobil, yang letaknya di lantai sebelumnya. Mobil sport berwarna abu-abu berhenti di samping mereka, dan sang pemilik mobil tersebut membukakan jendela mobil, dan menyuruh nya untuk segera masuk ke dalam


"Bawa masuk ke dalam" ucap Keyzia dan mereka pun cepat tanggap, dan segera membawanya masuk ke dalam mobil, lalu dia pun menancapkan gas mobil nya menuju ke rumah sakit terdekat


"Terimakasih sudah membantu kami" ucap Kang Tae Mo, dan Choi Young Do pun sama, akan tetapi reaksi Keyzia datar lalu pergi meninggalkan mereka, lalu mendapatkan perawatan medis


"pasien mengalami shock berat dan juga jadwal makan yang tidak teratur pola makan juga haru di jaga" ucap dokter yang telah selesai memeriksa nya, dan Kang Tae Mo mengangguk paham, dan berterima kasih, kini Oh Na Ri hanya di temani oleh Kang Tae Mo, dan sedangkan Choi Young Do pun pergi karena harus mengurus administrasi perawatan, dan dia juga harus mengambil mobil miliknya yang di tinggalkan di parkiran mall


"dimana Hana, kau juga melihat dia bukan, kenapa kalian menyuruh dia pergi" ucap Oh Na Ri yang baru sadar, dan Kang Tae Mo pun mencoba untuk menenangkan nya, terlihat dia sangat tertekan


"dia bukan Hana, kita salah orang tadi" ucap Kang Tae Mo mencoba meyakinkan, meski dirinya masih meyakini jika wanita itu adalah Hana sahabat nya


"kalian pasti lapar ini aku bawakan makanan" ucap Choi Young Do yang kini baru datang dan membawa kan makanan untuk mereka


"aku tidak lapar" ucap Oh Na Ri yang dia merasa tidak ada kemauan untuk makan


"jika kau tidak makan dan sakit seperti sekarang, apa kita bisa mencari keberadaan Hana" ucap Choi Young Do

__ADS_1


"benar apa yang di katakan Young Do, sebaiknya kau makan dan kita berusaha lagi mencari Hana" ucap Kang Tae Mo dan dia pun mengangguk paham, dan kini dia pun mau makan


"gitu dong akhirnya mau makan juga, jika ada Hana disini dia akan mengomel terus, karena melihat mu sekarang kini semakin kurus karena jarang makan dan telat makan" ucap Kang Tae Mo


"dan bukan kau saja kami akan kena omelan dia, karena sudah mengabaikan mu dan kau sakit pasti dia akan menghukum kami berdua" timpal Choi Young Do, dan keduanya mengingat Hana jika marah seperti apa, karena telah suka menggoda Oh Na Ri dan bagi mereka Hana sangat menggemaskan meski sedang marah


"benar juga, dan kau harus jaga kesehatan mu, kita akan segera menemukan dia dan kau harus tetap sehat, jika tidak kami berdua kena Omelan nya lagi" ucap Kang Tae Mo dan keduanya membuat nya tertawa dan menangis, karena merasakan betapa besar rasa sayang Hana kepada dia dan begitu tulus, karena Hana adalah sahabat terbaik bagi Oh Na Ri


"Chan maaf sudah menganggu waktu mu, karena pertemuan yang secara mendadak" ucap Oh Na Ri yang mendatangi sebuah perusahaan bukan tempat kerjanya, akan tetapi dulu perusahaan tersebut tempat dimana Hana bekerja sebagai asisten boy group


"tidak apa-apa aku sudah menganggap mu seperti teman ku juga, ada apa Nari ya" ucap Chanyeol, dan dia pun menceritakan pertemuan nya dengan sosok wanita yang memiliki wajah yang sama dengan Hana, dan dia memahami apa yang dia maksud tak lain Keyzia, meski dia tidak yakin karena yang dia tahu jika Keyzia kini berada di Jeju bukan di Seoul


"Chan dia Hana, kami kemarin bertemu dengan nya di mall, aku yakin dia Hana tetapi dia tidak mengenali kami" ucap Oh Na Ri yang menunjuk ke seorang wanita, yang sedang mengobrol dengan pria yang tak asing baginya, yang tak lain Kelvin dia juga investor di perusahaan tersebut


"dia Hana, kita harus menyapa nya aku yakin dia pasti akan mengenali mu, dan kenapa dia disini apa kau tidak pernah menemuinya" ucap nya lagi


"Nari ya, dia bukan Hana meski mereka berdua memiliki wajah yang sama tetapi dia Keyzia coba kau lihat di ponsel mu" ucap Chanyeol


"apa yang kau maksud mu jika Hana itu Keyzia" ucap Oh Na Ri yang masih bingung

__ADS_1


"dia Keyzia Howren Wales" ucap Chanyeol dan dia pun mencari lalu memasukkan nama Keyzia Howren Wales, dan akhirnya muncul di artikel jika wanita bernama Keyzia Howren Wales memiliki IQ 300 di atas rata-rata profesor, wanita termudah sebagai pengusaha terkaya nomor 1 di dunia, di usia 18 tahun dia sudah menggapai gelar S3, dan dia juga pengusaha yang tegas kepada para pegawainya, dan akan memecat nya jika melakukan kesalahan tanpa memberikan kesempatan


"jadi dia bukan Hana yang kita kenal Chan" ucap Oh Na Ri yang kini semakin yakin jika wanita itu hanya memiliki wajah yang sama, akan tetapi mereka sangat lah berbeda


"dia Keyzia dan dia juga investor di perusahaan ini" ucap Chanyeol dan dia mengangguk paham, lalu berpamitan untuk pergi karena tidak ingin menggangu waktu nya, dan Chanyeol pun beranjak menuju ke lift, ketika Chanyeol sedang mengobrol dengan wanita yang kemarin dia temui, dan menyadari jika keduanya saling mengenal, dan terlebih Chanyeol mengelus pundak wanita tersebut beberapa kali, dan membuat Keyzia meliriknya dengan tajam, meski tanpa ada yang menyadari akan hal sikap aneh Keyzia


"apa hubungan mereka berdua" gumam Keyzia dalam hati


"kenapa mereka sangat dekat, kenapa aku tidak tahu tentang wanita itu" gumam Keyzia dalam hati


"jika di lihat lagi, dia bukan Hana mereka sangat berbeda dan wanita itu mengira aku Hana dan kenapa aku memikirkan mereka berdua" gumam Keyzia dalam hati yang sedang berperang batin, dan kini sikapnya semakin dingin


"bagaimana jika kita nanti makan malam bersama untuk membicarakan selanjutnya, bagaimana tuan Thomas" ucap Kelvin akan tetapi Keyzia tidak fokus mendengar kan dia


"saya akan melihat jadwal nona, nanti saya akan mengabari asisten tuan" ucap Thomas yang mewakili nya, dan mereka pun kini berada di depan lift, dan bertemu Chanyeol yang kini dia sedang menunggu dan mereka saling menyapa


"selamat pagi tuan, selamat pagi nona" ucap Chanyeol dan mereka pun menjawab sapaan nya, akan tetapi sikap Keyzia semakin dingin kepada nya. dan kini mereka berada di dalam lift dan ponsel milik Keyzia berdering, dan dia pun segera memeriksa pesan yang masuk, dan setelah selesai membaca pesan singkat tersebut, dia pun memasukkan kembali ponsel ke dalam tas kecilnya


"apa cuman aku yang merasakan hawa semakin dingin di dalam lift" gumam Thomas dalam hati, karena dia merasakan sikap Keyzia yang tiba-tiba semakin dingin dan tatapan tajam setelah melihat ponsel miliknya

__ADS_1


__ADS_2