The Mafia Queen

The Mafia Queen
teriak hati Thomas


__ADS_3

"kau sebaiknya keluar" ucap Keyzia dan Leon tetap di tempat dan menunggu 10 menit, dia pun akan keluar, Keyzia ingin mengajukan pertanyaan tetapi dia mengurungkan niatnya, dan membiarkan nya keluar


dan kini Chanyeol memasuki kamar dan melihat masih tertidur pulas, dan duduk tepat di dekatnya


"aku rindu sosok key yang dulu" ucapnya dan tanpa dia sadari jika keyzia masih belum tidur, tetapi tetap memilih untuk memejamkan kedua matanya, dan membiarkan tangan halus Chanyeol menyentuh pipinya, dan dia merasakan kenyamanan dan ada rasa bahagia, karena Chanyeol memprioritaskan dirinya, dan sebenernya dirinya hanya bersandiwara tentang pingsan, ketika Chanyeol memutuskan untuk pergi tiba-tiba ada perasaan aneh, dan membuat nya harus berpura-pura pingsan dan hanya Leon yang menyadari akan hal itu


"andai saja itu bukan dirimu" gumamnya dalam hati, ketika melihat Chanyeol tertidur die dekatnya, dan ketika dia ingin membangun kan nya dan mengurungkan niatnya, memilih untuk pergi meninggalkan Chanyeol dan menuju ke kamar, lalu membersihkan diri dan mengganti pakaian


"key mau kemana" ucap Thomas yang tidak sengaja bertemu dengan Keyzia


"pergi" ucap Keyzia dengan entengnya, dan dia tahu jika malam ini akan ada balap


"tetapi kau tadi pingsan dan kata Leon kau kelelahan" ucap Thomas yang mengkhawatirkan kondisi adiknya, dan Leon memang tidak memberi tahu tentang yang dia ketahui


"aku baik-baik saja" ucap Keyzia dan Thomas menghela nafas, karena tahu jika Keyzia memang keras kepala


"aku ikut" ucap Thomas dan Keyzia tidak menjawab nya dan pergi menuju parkir mobil, dan begitupun dengan Thomas


dan seperti biasa Keyzia memenangkan balap, dan dirinya pun sama yang membuatnya heran, mereka selalu bertemu dengan Kelvin dia seperti CCTV


"selamat key kau selalu menjadi pemenang" ucap Kevin memberikan selamat untuk Keyzia, dan di hanya hanya tersenyum tipis


"apa kau lupa jika aku juga menang dan bukan hanya itu, kau kalah dari ku" ucap Thomas yang berniat menyindir Kelvin karena tidak pernah memberinya selamat dan hanya untuk Keyzia, dan juga berniat menyindir jika Kelvin kalah melawan dirinya


"selamat Thom dan untuk kemarin-kemarin kau selalu menang" ucap Kelvin memberi ucapan selamat untuk dirinya, tetapi dia enggan untuk merespon nya, akan tetapi Kelvin memiliki karakter ramah, meski di abaikan akan tetap tersenyum ramah


"karena kau menang mengalahkan ku, dan untuk malam ini aku ingin kau mentraktir ku" ucapnya lagi

__ADS_1


"apa kau ingin mengambil lagi uang yang kudapatkan dari balap tadi" ucap Thomas menggoda nya, dan dengan santai Kelvin tertawa dan mengatakan jika dirinya ingin di belikan minum, dan Thomas pun menyetujui untuk mentraktir nya minum, serta Keyzia ikut bersama mereka, dan mengunakan mobil masing-masing menuju ke suatu tempat


"tempat ini sangat nyaman, dan aku biasa datang kesini ditemani asisten ku, dan aku yakin kalian pasti akan suka dan berlangganan kesini seperti ku" ucap Kelvin yang merekomendasikan untuk minum di tempat langganan nya, dan Keyzia tidak keberatan maupun Thomas, dan duduk di bar tender


"tidak secara langsung mereka berdua sudah merampok uang ku secara terang-terangan" gumam Thomas dalam hati, setelah melihat tahu harga wine yang di pesan oleh Keyzia dan Kelvin, dan kini giliran dirinya untuk memesan wine, yang harganya di bawah harga wine yang di pesan oleh mereka berdua


mereka bertiga pun mengobrol santai dan hanya membahas tentang bisnis, tetapi Keyzia hanya menjawab singkat padat dan jelas, karena pembicaraan membuat nya bosan dan memilih untuk minum


"habis" gumam Keyzia yang tersenyum melihat botol wine nya habis


"1 botol lagi" ucap Keyzia yang memanggil pelayan untuk meminta 1 botol lagi, dan pelayan pun segera mengambil yang baru, lalu mengantar kan untuk nya, dan menuangkan nya sendiri


"sepertinya kau sangat menyukai wine itu, boleh aku mencoba nya" ucap Kelvin dan Keyzia mengangguk sebagai jawaban, ketika ingin menuangkan nya untuk Kelvin dia pun menggeleng kepala, dan mengurungkan niatnya membuat Kelvin maupun Thomas bingung


"kau kaya, beli sendiri" ucap Keyzia dengan ekspresi datar, membuat Thomas membulat kan matanya mendengar perkataan Keyzia yang barusan, menolak memberikan segelas wine untuk Kelvin


"dia mau mabuk sepertinya" gumam Thomas dalam hati


"baiklah nanti aku akan membeli nya sendiri" ucap Kelvin dengan tersenyum membuat nilai ketampanan nya meningkat, sedangkan Keyzia tidak menunjukkan ada rasa ketertarikan, maupun rasa suka kepada Kelvin dia hanya tersenyum tipis, dan Keyzia menuangkan lagi ke dalam gelas nya


"aku ingin tahu merk wine nya" ucap Kelvin yang ingin mengambil botol wine tersebut, dan tidak sengaja menyentuh tangan Keyzia ketika dia ingin mengambil, sehingga membuat tangan mereka berdua tidak sengaja saling bersentuhan


"kau" ucap Keyzia yang menatap Kelvin dengan tatapan tajam, dan Kelvin segera menjauh kan tangannya dari tangan Keyzia


"maaf aku hanya ingin melihat merk wine milik mu" ucap Kelvin dan Keyzia tidak merespon dan mengambil botol tersebut, dan menuangkan ke dalam gelas nya


"key apa aku boleh mencoba nya" ucap Thomas dan memasang wajah imut nya, berharap wanita itu akan luluh dan mengizinkan nya untuk mencicipi wine miliknya, meski dia bisa meminum tanpa harus meminta izin, karena Thomas lah yang nanti akan membayar nya

__ADS_1


"kau mau" ucap Keyzia berbalik bertanya dan dengan cepat tanpa berfikir, dia pun mengangguk sebagai jawaban


"apa kau mengizinkan aku untuk menyicipi wine milik mu key" ucap Thomas untuk memastikan lagi dan Keyzia pun tersenyum, dan membuat Thomas bahagia karena Keyzia akan mengizinkan nya untuk menyicipi wine milik nya


"kau lihat dia menolak mu, meski kau tampan tetapi ketampanan mu tidak berguna" gumam Thomas dalam hati merasa menang dari Kelvin, dan dia pun memberikan senyuman mengejek kepada Kelvin, dan dia hanya tersenyum ramah, meski dia tahu jika pria di hadapannya memang sengaja mengejek dirinya


"bagaimana key" ucap Thomas lagi dengan bersemangat dan dia pun mengambil botol tersebut, akan tetapi di tahan oleh Keyzia dan dia pun mengambil botol tersebut


"apa kau akan menuangkan nya untuk ku, terimakasih adik ku" ucap Thomas penuh percaya diri, karena Keyzia tersenyum menandakan dia mengizinkan dirinya


"kau ada duit, jadi beli sendiri" ucap Keyzia tiba-tiba membuat nya terkejut, karena botol yang berada di tangannya tersebut, yang memang sengaja untuk mengisi gelas miliknya bukan gelas milik Thomas, dan membuat Kelvin tidak bisa menahan tawa


"maaf aku harus ke toilet sebentar" ucap Kelvin yang sedikit mengeluarkan tawanya, dan pria itu pun menuju ke toilet pria


"kau tega sekali key kepada Abang mu sendiri" gumam Thomas yang merasa dongkol, akan tetapi Keyzia mengabaikan nya dan menikmati wine miliknya


"key apa kau tidak takut mabuk" ucap Thomas ada rasa khawatir


"aku baik-baik saja" ucap Keyzia dengan entengnya dan tersenyum melihat gelas milik nya


"setidak sadar diri kau wanita mudah crazy rich perusahaan mu berceceran dimana-mana, kartu black card lebih dari 3 tetapi minta di traktir oleh karyawan mu sendiri, dan juga wine yang kau pesan itu setara dengan harga mobil, 3 botol key 3 botol" gumam Thomas dalam hati lebih tepatnya berteriak, menatap 3 botol wine yang harganya setara dengan harga mobil


"apa kau ingin sebaiknya beli lah, aku memberi mu gaji tepat waktu bukan" ucap Keyzia dan dia mengangguk sebagai jawaban


"bagaimana kau pulang jika mabuk key, dan aku hanya mengkhawatirkan itu saja" ucap Thomas dan Keyzia mengangguk paham


"terimakasih bang sudah mengkhawatirkan ku, tapi aku akan baik-baik saja apa aku boleh menambah lagi" ucap Keyzia tanpa rasa berdosa yang ingin menambah lagi, dan Thomas mengangguk sebagai jawaban, dan dia pun memanggil pelayan untuk membawakan 1 botol untuk Keyzia

__ADS_1


__ADS_2