The Mafia Queen

The Mafia Queen
MAFIA 4


__ADS_3

Keesokan paginya starla masih tidur terlelap di atas kasur king size nya padahal jam sudah menunjukkan hampir jam 7 tapi sang pemilik kamar belum bangun, kebiasaan memang.


Sampai akhirnya ada seseorang yang mengetuk pintunya.


Tok.. tok.. tok..


"Nona, nona sudah bangun! " ucap orang tersebut.


sedangkan yang di panggil masih enggan untuk bangun.


"Nona, nona hari ini akan ke kampus kan? kalau tidak biar saya berangkat sendiri! " ucap orang tersebut yaitu eunwoo.


Starla yang merasa terusik pun bangun. dengan mata yang masih enggan untuk terbuka.


"Nona, nona ini sudah hampir ja~" ucap eunwoo terpotong karena mendengar teriakan sang nona.


"Iya!! saya tahu sekarang kau tunggu saya di ruang tamu jangan berisik!!" teriak starla karena merasa terganggu dengan suara eunwoo yang terus membangunkannya. lalu bergegas ke kamar mandi


Eunwoo yang mendengar nona nya berteriak kesal pun hanya terkekeh dan langsung pergi ke ruang tamu untuk menunggu disana.


Ya hanya eunwoo yang berani memanggil nona nya seperti itu, mungkin kalau yang lain starla langsung membawa orang tersebut ke markasnya dan membunuh nya karena berani mengganggunya.


Karena eunwoo teman kecilnya dulu dan sekarang menjadi anak buah daddy nya.


.


.


Karena sudah selesai starla langsung turun dengan pakaian favorit nya yaitu hitam. astaga cantikΒ² tapi kok sukanya warna hitam.



Starla turun tangga menemui eunwoo di ruang tamu.


"Ayo!!" ucap starla


Eunwoo pun langsung menoleh ke sumber suara itu dan ya lagi-lagi starla memakai baju yang berwarna hitam, hitam, dan hitam eunwoo heran kenapa starla suka sekali dengan warna hitam.


"Ayo kenapa bengong!" ucap starla heran


"Astaga starla, bisa ganti baju gak kenapa harus hitam terus sih" ucap eunwoo


"Gak bisa! ini sudah jam 7 ayo berangkat!" ucap starla cuek


"Hah baiklah ayo sarapan dulu" ajak eunwoo


"Nanti saja di kantin" ucap starla


"Huh dasar keras kepala" ucap eunwo. lalu pergi mengikuti starla yang sudah keluar duluan.


Ya begitulah eunwoo kadang manggil nona kadang juga manggil starla tapi starla tidak keberatan ya karena eunwoo itu temannya dari kecil atau bisa dibilang sahabat walaupun starla selalu cuek kadang juga perhatian pokoknya sifatnya itu selalu berubah ubah gitu lah ya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Sampailah mereka berdua di kampus megah nan luas, ya universitas ini milik daddy nya universitas Star school, serba starla ya, yakan bucin memang.


Walaupun starla berangkat terlambat pun satpam maupun guru tidak ada yang berani menegurnya.


"star~" ucap eunwoo terpotong


"Ingat!! panggil nama 𝙨𝙖𝙒𝙖𝙧𝙖𝙣" ucap starla berbisik dan menekan kata terakhir.


"Ahh iya lupa hehe" ucap eunwoo sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. starla hanya memutar mata malas.


.


.


.


.


Jam istirahat pun tiba sekarang starla dan eunwoo sedang berada di kantin untuk makan karena tadi tidak sempat makan pagi.


"La, kata tuan sehun anak buahmu merampok senjata yang akan di kirim ke Amerika apa itu benar? " tanya eunwoo


"Hmm,ya itu benar aku yang menyuruhnya" jawab starla santai


"Astaga kau ini. kenapa? kenapa kau menyuruh anak buah mu merampok senjata itu? tanya eunwoo lagi


" Ya cuma ingin tahu saja senjata apa yang daddy pesan" jawab starla dengan santainya.


"Kau ini hanya karena kau kepo lalu kau merampok nya" ucap eunwoo


"Bukan aku tapi anak buahku" ucap starla


"Ya maksud saya anak buahmu" ucap eunwoo


"Aishh sudahlah aku mengalah" ucap eunwoo, memang kalau berdebat dengan starla tidak akan ada hentinya kalau tidak segera di hentikan.


.


.


Disisi lain seorang pria tampan sedang selesai meeting yaitu kim tampan taehyung. dan tepat saat keluar dari ruang meeting ada pria pendek yang menunggunya ya itu sahabatnya jimin.


"Ada apa jim!" ucap taehyung


"Tae, ayo kita ke ruangan mu ada berita yang mengejutkan" ucap jimin


"Hmm" ucap taehyung lalu pergi ke ruangannya di ikuti oleh jimin di belakangnya.


Sampai di ruangannya taehyung langsung duduk di kursi kebesarannya dan jimin duduk di kursi depannya.


"Katakan!!" ucap taehyung to the poin


"Aku baru saja menerima telpon kalau kau di terima bekerja sama dengan perusahaan besar itu." ucap jimin


"Ck sudah kuduga, lalu?" ucap taehyung


"Aishh kau ini sombong sekali, tapi CEO di perusahaan besar itu tidak bisa datang dan akan di wakil kan kepada anak nya" ucap jimin


"Ya tidak masalah, kau atur saja kapan meeting itu di laksanakan dan beritahu aku kalau sudah selesai" ucap taehyung


"Baiklah, akan ku atur. aku tidak menyangka mereka mau menjalin kerjasama dengan perusahaan kita" ujar jimin

__ADS_1


"Ya aku pikir juga begitu, sekarang pergilah ke ruangan mu aku akan istirahat sebentar" ucap taehyung


"Kau mengusir ku" tanya jimin, hanya deheman yang jimin dengar lalu segera keluar dari ruangan bos sialannya itu, menurut jimin.


"Aku akan menelpon mark" gumamnya, lalu mengambil HP nya yang ada di meja dan mencari kontak yang bernama mark lalu segera menghubunginya.


"Halo tuan" jawab mark


"Hmm bagaimana? apa semuanya sudah sampai?" tanya taehyung


"Iya tuan semua sudah beres tanpa ada kendala seperti kemarin" ucap mark


"Bagus, kau dimana sekarang?! " tanya taehyung


"Di markas tuan"jawab mark


"Apa hoseok ada di situ?" tanyanya lagi


"Ada tuan" mark


"Suruh dia untuk menelpon ku sekarang!" taehyung


"Baik tuan" ucap mark. dan sambungan pun terputus sepihak oleh taehyung.


Dan taehyung kembali menyandarkan punggungnya ke kursi kebesarannya untuk menunggu hoseok menelponnya, dan tak lama HP nya berbunyi dan ya itu hoseok, taehyung langsung mengangkatnya.


"Halo tae" hoseok


"Ya, hyung bagaimana?informasi tentang pemimpin mafia itu? " tanya taehyung


"Tidak bisa tae sudah ku katakan sulit untuk mencari informasi apalagi identitasnya"jawab hoseok.


"Huff.. lalu? "taehyung


"Aku hanya menemukan identitasnya sedikit" hoseok.


"Apa itu hyung" taehyung


"Kalau pemimpin mafia itu seorang perempuan" ucap hoseok.


"Siapa namanya hyung" tanya taehyung


"Aku tidak tahu tae, aku hanya menemukan itu saja karena sangat sulit untuk menemukan identitasnya" jawab hoseok.


"Hmm, thanks hyung" ucap taehyung


"Ya tae" jawab hoseok. lalu taehyung mematikan sambungannya sepihak.


kembali bersandar di kursi kebesarannya


"Seorang perempuan" gumamnya


"Hebat ternyata seorang wanita menjadi mafia yang di takuti di dunia, aku harus mencari tahu" ucapnya lalu beranjak dari kursinya dan pergi keluar entah mau kemana.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2