The Mafia Queen

The Mafia Queen
koma 1 minggu


__ADS_3

pria itu menatap penuh kerinduan wajah wanita yang di hadapannya yang selama ini dia rindukan, dan berharap jika selama ini dia hanya bermimpi dan bukanlah kenyataan jika Hana pergi meninggalkan dirinya


"kau pasti lapar , karena tidur terlalu lama setelah pesta ulang tahun mu" ucap Hana yang sambil mengelus kepalanya dengan lembut, membuat nya bingung, takut, dan perasaan nya kini bercampur aduk


"jadi selama ini aku hanya bermimpi" ucap Chanyeol dan wanita itu mengangguk sebagai jawaban


"bermimpi, apa yang kau maksud" ucap Hana yang bingung


"aku tidak ingin mengingatnya karena itu tidak penting, dan aku tidak ingin itu terjadi" ucap Chanyeol yang merasa sangat takut jika memang mimpi nya akan menjadi kenyataan


"kau sudah tidur terlalu lama mungkin kau terlalu lelah dan mabuk, jadi aku tidak mau membangun kan mu, dan semalam kau juga terlalu banyak minum, setelah itu kau tertidur pulas, mereka memutuskan untuk pergi karena takut mengganggu kita" ucap Hana sambil tersenyum


"jadi setelah pesta malam itu, aku langsung tertidur karena mabuk" ucap Chanyeol dan Hana mengangguk sebagai jawaban


"kau pasti lapar aku akan memasakkan untuk mu makanan kesukaan mu" ucap Hana yang ingin berdiri tetapi Chanyeol menahan nya


"jangan pergi, aku tidak lapar, aku hanya butuh kau disini" ucap Chanyeol yang membuat nya tertawa geli, mendengar kan Chanyeol yang penuh kemanisan tetapi dia sangat menyukai nya


"aku hanya pergi ke dapur lalu membuat makanan untuk kita berdua, karena aku sangat lapar" ucap Hana


"baiklah aku akan ikut juga" ucap Chanyeol dan dia mengangguk setuju, kini mereka pun memasak berdua terlihat Chanyeol sangat bahagia karena yang dia alami selama ini hanya mimpi


"Hana jika ada sebuah paket datang jangan pernah kau terima, meski nama pengirim orang kita kenal, dan kau harus memastikan apa benar jika mereka mengirim paket atau sebuah hadiah untuk mu" ucap Chanyeol tiba-tiba, karena teringat waktu itu, jika ada seseorang yang ingin berbuat jahat kepada mereka


"kenapa, mereka jika mengirim kita hadiah pasti memiliki niat baik bukan" ucap Hana karena jika seperti itu terasa terlalu berlebihan


"tidak jika ada kau harus menunggu untuk membuka bersama, karena aku suka hadiah" ucap Chanyeol dengan alasan tidak terlalu jelas, tetapi Hana mengangguk paham


"aku ingin melihat tangan mu" ucap Chanyeol karena teringat sesuatu pada dalam mimpinya tersebut, dan Hana pun memberikan tangannya


"untuk apa" ucap Hana tetapi dia tetap memberikan tangannya, dan pria itu pun merasa lega, jika jari manisnya yang masih terpasang cincin pernikahan nya


"berjanjilah untuk tidak melepaskan cincin ini" ucap Chanyeol yang terlihat serius, dan membuatnya ingin tertawa, dia terlihat sangat menggemaskan


"aku tidak akan melepaskan karena cincin ini mengikat kan kita berdua" ucap Hana dan dia mencium jemari Chanyeol yang terpasang cincin, dan pria itu merasa lega


"dan berjanjilah selalu percaya kepada ku" ucap Chanyeol dan Hana mengangguk sebagai jawaban, dia merasa bingung dengan perubahan Hana, yang kini sudah bisa masak sendiri tanpa bantuan dia, karena sebelumnya dia memang yang mengajarkan dia untuk memasak

__ADS_1


"bagaimana jika kita menghabiskan waktu musim panas, untuk di apartemen saja" ucap Hana tiba-tiba


"apa aku tidak memiliki kegiatan pada musim panas" ucap Chanyeol yang menanyakan jadwal nya kepada sang asisten nya dan juga berstatus sebagai istri nya


"tidak ada, karena kita memiiki hari libur 1 Minggu, dan apa kau lupa" ucap Hana dan dia mengangguk paham


"apa kau tidak ingin untuk berlibur ke tempat yang kau inginkan" ucap Chanyeol menawarkan untuk berjalan-jalan, tetapi Hana menggeleng sebagai jawaban


"tidak, karena kita hanya punya waktu 1 Minggu dan aku hanya ingin menghabiskan waktu itu untuk kita berdua" ucap Hana dan dia mengangguk setuju, tetapi dia juga merasa lupa jika dirinya mendapat kan libur selama musim panas, akan tetapi dia juga percaya dengan Hana karena dia juga yang mengatur jadwal nya, dan juga dia merasa bahagia jika kini mereka berdua bisa menghabiskan waktu hanya berdua, dan sudah beberapa hari mereka menghabiskan musim panas di apartemen, setiap pagi sosok pertama kali yang ingin dia lihat, setiap membuka mata, wanita yang dia selalu di rindukan, akan selalu ada untuk dia


"selamat pagi sayang" ucap Hana setiap pagi ketika membangun dia


"pagi juga sayang" ucap Chanyeol membalas ucapan dia, tak lupa mencium kening Hana di setiap pagi, setelah membersihkan diri, mereka pun akan makan pagi bersama seperti biasa, mereka pun seperti terbiasa dengan melakukan kegiatan bersama di apartemen, seperti membersihkan apartemen, mencuci yang dilakukan oleh mereka berdua, dan mereka juga tanpa ponsel yang telah di sepakati, dan hanya laptop untuk di gunakan menonton drama Korea


"sepertinya kita harus pergi ke minimarket, pasti persediaan makanan kita akan habis, dan cemilan kesukaan mu pasti sudah habis" ucap Chanyeol dan Hana menggeleng kepala


"aku sudah membeli nya tadi pagi semua keperluan kita, dan bisa tolong ambilkan aku soda karena ini sudah mau habis" ucap Chanyeol dan dia mengangguk setuju


"kau mau di buatkan ramyeon" ucap Chanyeol dan dia mengangguk setuju, dia pun segera menuju ke dapur dan melihat jika di dalam lemari es tersebut sudah terisi penuh berbagai macam cemilan dan bahan makanan dan juga Soju, soda, susu roti dan buah-buahan


"kenapa dia tidak mengajak ku untuk membeli, dia pasti lelah membawa nya sendirian" gumam Chanyeol yang merasa bersalah membuat dia membawa barang begitu banyak, dan dia pun segera membuat ramyeon untuk mereka berdua


dan setiap pagi mereka melakukan hal yang sama, dari Hana membangunnya, Hana yang kini jago masak, dan mereka melakukan kegiatan di apartemen seperti membersihkan ruangan, mengepel menyapu, dan mencuci. keduanya nampak sangat bahagia bisa menikmati waktu hanya berdua


"apa sebaiknya kita berhenti bekerja dan kita bisa memiliki waktu untuk berdua, aku mampu membiayai kehidupan kita dan putra putri kita kelak, terlebih aku juga bisa bekerja di perusahaan Appa" ucap Chanyeol dan wanita itu mengangguk paham, meski dia tidak merespon apapun, kedua nya nampaknya sangat bahagia terlebih wine yang menemani mereka


"Chan aku ingin mengatakan sesuatu kepada mu" ucap Hana tiba-tiba, yang kini mereka berada di balkon yang sedang melihat indahnya Seul


"apa yang ingin kau katakan" ucap Chanyeol


"kau harus kembali, karena disini bukan lah dunia mu" ucap Hana membuat Chanyeol bingung


"kamu sangat lucu sekali jika ini bukan dunia memang ini dunia di bawa alam sadar" ucap Chanyeol dan Hana membetulkan apa yang di dalam pikiran nya


"benar disini bukan dunia mu yang sesungguhnya, kau harus segera kembali mereka pasti menunggu mu, kasihan eomma Appa dan yang lainnya, yang telah menunggu mu, dan kita sudah bersenang-senang kini saat nya kau kembali" ucap Hana meski terlihat dia sangat berat dan berlinang air mata


"dunia apa ini sebenarnya kenapa kita berbeda" ucap Chanyeol yang masih belum percaya

__ADS_1


"sekarang kau di dalam alam sadar dan aku juga yang memanggil ku untuk ke alam mu, kau harus segera kembali karena kau masih memiliki peluang untuk hidup" ucap Hana menjelaskan sedetail mungkin jika Chanyeol memanggil dirinya untuk datang


"aku tidak ingin kembali, karena disini aku merasa bahagia terlebih ada kamu, aku tidak ingin kita berpisah lagi" ucap Chanyeol menolak permintaan Hana


"aku mohon kau harus kembali" ucap Hana


"jika disini bukan dunia ku tetapi kau ada disini maka aku akan memilih untuk tetap berada disini, apa kau ingin meninggalkan kan aku lagi" ucap Chanyeol yang semakin membuat nya menangis


"tidak, aku juga tidak ingin berpisah dengan mu" ucap Hana dan akhirnya mereka tetap bersama lagi, karena Hana juga tidak ingin berpisah dengan nya, mereka pun menjalani kehidupan seperti biasa dan nampak keduanya sangat bahagia


"kau baik-baik saja" ucap Hana yang melihat Chanyeol menahan rasa sakit di bagian dadanya


"aku merasa sakit di bagian dada ku, aku juga tidak tahu kenapa tiba-tiba merasa sakit" ucap Chanyeol yang kini memegang dadanya yang terasa sakit, dan Hana beberapa kali melihat dia merasa kesakitan kini dia menyadari apa yang sebenarnya terjadi


"aku baik-baik saja kau jangan takut" ucap Chanyeol yang melihat jika Hana kini berlinang air mata


"kau harus segera kembali" ucap Hana meski Chanyeol menolaknya, tetapi dia tetap pada pendiriannya, karena hanya dirinya yang tahu cara untuk kembali, dia pun segera menarik ganggang pintu dan keluar sebuah cahaya, dan pun segera masuk ke dalam cahaya tersebut, dan tiba-tiba menghilang masuk ke dalam cahaya tersebut


"Hana Hana Hana" ucap Chanyeol berteriak memanggil nama wanita itu berulang-ulang kali tetapi tidak ada hasil


"jika kau ingin kita bersama kau harus masuk ke dalam cahaya tersebut" ucap suara yang seperti suara Hana


"baik Hana aku akan kesana" ucap Chanyeol dia pun segera berjalan menuju ke cahaya tersebut, dan dia tidak bisa melihat dan hanya sebuah cahaya, dia juga seperti mendengar suara samar-samar seseorang memanggil namanya, dan juga terdengar suara tangisan yang sangat familiar


"Hana Hana Hana" ucap Chanyeol dan dia pun membuka matanya secara perlahan, dan merasakan cahaya yang masuk kedalam matanya seperti cahaya yang dia rasakan waktu lalu


"Chan putra ku akhiri nya kau bangun" ucap sang ibunya yang terlihat matanya sembab karena terlalu sering menangis dan begitupun di sampingnya sang ayah menatap senyum kepada nya


"Chan akhirnya kau bangun juga" ucap Min Seok


"Hyung akhirnya kau bangun juga" ucap Kai yang dia lihat jika bukan kedua orang tua nya, tetapi mereka juga ada terlihat mereka sembab dan dokter pun berada di sana lalu mengecek denyut nadinya yang kini normal


"ini suatu keajaiban pasien berhasil melewati masa komanya" ucap dokter tersebut dan membuat mereka merasa lega, dan kedua orang tua nya pun mengikuti dokter tersebut kini hanya tersisa teman-teman nya


"koma, sejak kapan" ucap Chanyeol yang merasa bingung karena merasa jika tidaklah merasa sakit atau kecelakaan


"kau mengalami koma sudah 1 Minggu" ucap Suho

__ADS_1


"1 minggu" ucap Chanyeol yang merasa semakin bingung dan merasa sangat familiar


__ADS_2