
"panjang ceritanya Hyung" ucap Chanyeol, yang membuat Kim Min Seok memahami lalu mengajak nya pergi karena, melihat kedekatan Keyzia dan Sehun membuat Chanyeol merasa tersakiti
"apa yang sebenarnya terjadi kepada Keyzia, meski dia sudah mengingat lagi tentang dirinya sebagai Hana, kenapa sikapnya berubah" ucap Kim Min Seok, yang dia maksud Keyzia yang tak lain Hana sudah mengingat lagi kenangan dulu, dan Hana juga memiliki perasaan kepada Chanyeol, akan tetapi dia seakan kembali ke dirinya Hana yang menyukai Sehun
"Hana sebelum menghilang dia menerima sebuah paket, dan di dalamnya ada foto ku dengan wanita lain" ucap Chanyeol lalu menceritakan sedetail mungkin kepada Kim Min Seok
"sebaiknya kita harus segera mencari tahu siapa pengirim paket tersebut, dan juga siapa yang menculik Keyzia" ucap Kim Min Seok yang merasa geram, kepada seseorang yang mengirim foto Chanyeol dengan wanita lain, meski itu semua hanya rekayasa, dia juga memahami motif mereka tak lain hanya ingin menghancurkan hubungan Keyzia dan Chanyeol
"terimakasih Hyung sudah membantu ku" ucap Chanyeol
"kau dan Keyzia sudah ku anggap seperti adik ku sendiri, jadi jika butuh sesuatu kamu bisa meminta bantuan ku " ucap Kim Min Seok dan menepuk bahu untuk menguatkan
"baju mu basah, pakai ini" ucap Sehun dan dia memakaikan jaket ke Keyzia
"apa kau tidak kedinginan, baju mu juga basah" ucap Keyzia yang melihat jika tidak hanya baju milik nya yang basah terkena air saat bermain air, akan tetapi Sehun pun sama
"jika kau sakit maka, kita tidak akan bisa jalan-jalan nanti" ucap Sehun
"dan jangan lupa kau kalah tadi" ucap Keyzia dan mereka pun berjalan menuju ke hotel, akan tetapi di saat waktu yang tidak tepat tiba-tiba turun hujan, dan mereka segera berteduh di kedai
"hujan kalau turun selalu mendadak gak ngasih kode dulu" ucap Sehun
"memangnya hujan harus ngajak meeting dulu biar tahu kapan akan datang" ucap Keyzia membuat Sehun tertawa
"mungkin saja kita selalu meeting sebelum melakukan sesuatu, kenapa hujan tidak ini sungguh tidak adil" ucap Sehun dengan bahasa absurd nya
"terserah kau saja kau sama hujan tidak ada bedanya" ucap Keyzia
"kita berbeda hujan itu air dan aku manusia dimana letak kesamaan nya" ucap Sehun
"sama-sama tidak bisa di prediksi, hujan gak tau kapan akan turun dan kau jika berbicara tidak bisa di translate apa maksud nya" ucap Keyzia sambil tertawa
__ADS_1
"lucu seperti itu" ucap Sehun
"lucu karena aku tertawa" ucap Keyzia dan Sehun melihat wanita di sampingnya yang tertawa
"kenapa lihat terus nanti kau suka lagi" ucap Keyzia yang mengucapkan dengan asal, meski dia tidak tahu jika pria itu sedang menatap nya
"benar aku menyukai mu key" ucap Sehun tanpa sadar, akan tetapi Keyzia tidak mendengar suara Sehun karena suara gemuruh hujan
"dari dulu hingga sekarang, maaf jika egois" gumamnya dalam hati
"perut mu sudah bersuara kau pasti lapar" ucap Sehun dan Keyzia mengangguk sebagai jawaban, lalu mereka memutuskan untuk masuk ke dalam kedai makanan dimana mereka berteduh
"kau mau kemana" ucap Keyzia
"mau ke kamar mandi, mau ikut" ucap Sehun sambil memainkan kedua alisnya, seperti menggoda dirinya
"tidak, sana pergi nanti keburu ngompol lagi" ucap Keyzia
"memangnya aku masih bocah" ucap Sehun yang tidak terima jika dirinya akan mudah mengompol
"ayo key" ucap Sehun dan mengajak Keyzia untuk pulang, setelah membayar makanan yang mereka pesan tadi
"key sekarang masih hujan" ucap Keyzia
"benar tetapi kita ada ini" ucap Sehun yang mengambil payung yang ukurannya besar muat untuk tiga orang
"kapan kau membelinya, dan pantas saja tadi lama dan juga baju mu basah kembali" ucap Keyzia
"ayo, jika berlama-lama disini membuat mu semakin kedinginan" ucap Sehun dan dia mengangguk paham, lalu mereka menggunakan payu untuk berdua dan berjalan menuju ke hotel
"kenapa beli satu, lihat kita berdesakan seperti ini" ucap Keyzia
__ADS_1
"key ini payung sisa satu tadi dan ukuran nya cukup sudah besar, dan payung ini muat untuk 3 orang" ucap Sehun
"kau salah payung ini cukup untuk 7 orang" ucap Keyzia menyangkalnya
"hah, ada-ada saja kamu, mana bisa muat 7 orang" ucap Sehun
"mereka kalau jalan miring-miring" ucap Keyzia dan membuat Sehun tertawa
"kau dari mana key, kenapa baju mu basah aku sudah siapkan air hangat" ucap Chanyeol yang melihat Keyzia yang kini sudah sampai di kamar, dengan pakaian sedikit basah dan juga jaket yang di gunakan nya tak lain milik Sehun
"mau aku siapkan makanan, kamu pasti lapar" ucap nya lagi
"tidak perlu, aku sudah makan" ucap Keyzia dengan sikap datarnya dan Chanyeol mengangguk paham, akan tetapi dia tetap menghubungi staf hotel untuk membuat kan sup penghangat, ketika akan mengambil ponselnya tiba-tiba pintu kamarnya bersuara ada ketukan
"maaf mengganggu waktu istirahat nya , kami mengantar kan pesanan untuk kamar 4656" ucap pelayan wanita yang mendorong meja makan
"baik terimakasih" ucap Chanyeol yang membiarkan wanita itu masuk, dan menatanya di meja makan
"selamat menikmati" ucap pelayan wanita tersebut lalu keluar dari kamar, dan bertepatan Keyzia keluar dari ruang kamar mandi dengan setelan baju santai, dan melihat beberapa makanan di meja, dia merasa geram karena Chanyeol memesan makanan tanpa persetujuan dirinya
"key bukan aku yang memesan makanan itu mungkin orang iseng, jadi jangan dimakan" ucap Chanyeol karena dirinya tidak merasa memesan makanan untuk Keyzia, akan tetapi dia berencana akan menghubungi mereka, dan ponsel milik Keyzia berdering dan panggilan dari Sehun, lalu dia pun menerima panggilan dari dari
"terimakasih untuk makanannya " ucap Keyzia lalu menutup panggilan tersebut, lalu Keyzia menikmati makanan tersebut
"jadi makanan itu dari Sehun" gumam Chanyeol dalam hati, karena Keyzia mau menerima makanan tersebut jika dari Sehun, dan jika makanan tersebut dari dirinya dia akan menolak nya, karena sebelumnya Keyzia juga selalu menolak pemberian darinya
"key aku sudah memesan kan untuk mu" ucap Chanyeol dan akan tetapi Keyzia selalu menolaknya
"key aku sudah membuat makanan kesukaan mu" ucap Chanyeol yang memasakkan makanan kesukaan Keyzia, akan tetapi reaksi nya tak lain menolak, dan juga Chanyeol membelikan jajanan kesukuan dirinya, akan tetapi dia tetap menolak nya
"maaf kan aku key, jika aku telah berbuat salah" ucap Chanyeol karena merasa jika keberadaan nya sudah tak di lihat oleh Keyzia
__ADS_1
"key apa yang membuat mu berubah, aku akan memperbaiki dan jangan pernah meninggalkan aku dan juga jangan ada kata perpisahan di antara kita" ucap Chanyeol karena dia merasa jika Keyzia ingin meninggalkan dirinya, dan juga Damian meminta agar jangan ada pikiran untuk meninggalkan Chanyeol, atau melepaskan dia
"diam dan jangan berbuat sesuatu untuk ku, hidup lah selayaknya sebuah patung, dan kau tidak tahu siapa aku jadi diam" ucap Keyzia terdengar seperti sebuah ancaman