The Mafia Queen

The Mafia Queen
ada kesempatan


__ADS_3

Setelah kepulangan mereka dari liburan mendadak, kini hubungan Chanyeol dan Hana semakin memiliki peningkatan, dan saling menunjukkan kasih sayang dan perhatian satu sama lain, tetapi hanya berada di lingkungan luar kantor


"Kenapa kau cemberut begitu, apa yang sedang membuat mu begitu murung, bilang kepada ku" ucap Chanyeol yang sedang memperhatikan raut wajah Hana


"Aku sangat iri kepada mu" ucap Hana dengan wajah yang jutek, terkesan menggemaskan bagi Chanyeol dan dia hanya tertawa


"Kenapa kau hanya tertawa semakin terlihat tampan, mulai saat ini kau hanya boleh tertawa tersenyum di depan ku" ucap Hana yang kini mulai posesif kepada Chanyeol


"Jika aku tidak tersenyum maka pekerjaan tidak akan cepat selesai, dan selalu mengulang kembali, semuanya pasti terkena masalah dan bukan hanya aku semuanya terkena imbas, dan termasuk kau juga sebagai asisten pasti akan bekerja untuk membantu ku" ucap Chanyeol yang membenarkan fakta jika dirinya bekerja dan juga dia adalah publik figur


"Benar juga, kenapa juga kau selalu terlihat tampan, dan itu membuat ku jengkel yang melihat ketampanan mu" ucap Hana yang sangat menggemaskan, dia pun tertawa dia buatnya, kini dia tahu jika saat ini dirinya di selimuti dengan kecemburuan


"Ingat aku milik mu dan kamu milik ku" ucap Chanyeol dan dia mengecup sekilas bibir merah ranum Hana


"Dan bukan hanya itu saja, kau sangat serakah sekali semuanya kamu ambil" ucap Hana yang terlihat kesal, dan membuatnya semakin bingung


"Maaf kan aku jika membuat mu marah" ucap Chanyeol


"Kau bukan hanya tampan, kaya, terkenal, tetapi kau jago masak, dan aku hanya bisa makan masakan mu, kau multitalenta, pasti di luar sana banyak yang ingin mendaftar menjadi istri mu, dan jika tahu kau punya istri mungkin mereka bersedia menjadi kedua" ucap Hana yang membuat nya ingin tertawa


"Dan aku hanya ingin memiliki 1 istri yaitu kamu Park Hana, dan aku tidak keberatan jika harus masak untuk istriku karena ayah ku dulu juga memasakkan untuk ibu ku" ucap Chanyeol mengingat jika sang ibunya juga tidak jago masak dan berkat suaminya yang mau mengajari dia untuk memasak, meski dia tidak menyuruh sang istri untuk bisa masak, karena mereka juga bisa memperkejakan urusan dapur dan kebersihan rumah, dan Hana ingin mendengar cerita kedua mertuanya


"Aku juga ingin belajar masak, supaya bisa membuatkan makanan kesukaan mu" ucap Hana dengan bersemangat


"Baiklah aku akan mencarikan kelas memasak untukmu, dan jangan khawatir tidak akan mengganggu jam kerjamu" ucap Chanyeol dan Hana mengangguk setuju, dan dia teramat senang jika Chanyeol tidak melarang nya untuk bekerja


"Sepertinya jika mengambil kelas memasak akan membuat ku semakin sibuk dan jam istirahat ku pasti berkurang" ucap Hana dan Chanyeol setuju dengan pendapat dia


"Bagaimana jika kamu belajar masak dengan ku saja" ucap Chanyeol dan Hana mengangguk setuju memang ini yang dia tunggu belajar masak dengan Chanyeol bukan orang lain


"Bagaimana mulai sekarang kita masak, soalnya perut ku mulai lapar" ucap Hana dan Chanyeol pun menyetujuinya, dan mereka pun segera menuju ke dapur dan mengambil bahan makanannya, dan memulai dari pelatihan dasar, cara mengupas, cara memotong, dengan perlahan-lahan dia melatih Hana, bukan Chanyeol yang suka menggoda istrinya, dan terlihat keduanya sangat bahagia

__ADS_1


"Selamat makan" ucap Hana yang bersemangat karena ini untuk pertama kalinya dia masak dengan Beberapa macam menu


"Apakah kau akan menemui ibu ku" ucap Hana yang melihat Chanyeol yang terlihat rapi, dan dia mengangguk sebagai jawaban


"Aku ingin melihat kondisinya dan dia juga pasti ingin menanyakan tentang putri nya" ucap Chanyeol memang benar adanya


"Bagaimana keadaannya, dia selalu mengirim ku pesan seperti biasa dan kami berkomunikasi seakan dia terlihat baik-baik" ucap Hana yang memang sang ibu dan dia selalu mengirim pesan jika memiliki waktu


"Ibu mu tidak ingin membuat mu khawatir dengan kondisinya, tetapi aku akan berjanji untuk secepatnya menemukan pendonor ginjal baru" ucap Chanyeol, tiba-tiba ponsel miliknya berdering dan melihat nama ayahnya tertera di ponsel nya, lalu segera menerima nya


"Baik kami akan kesana" ucap Chanyeol yang setelah mengakhiri panggilan tersebut


"Kau mau ikut ke rumah sakit" ucap Chanyeol dan Hana mengangguk setuju tanpa ragu, dan dia pun segera mengganti pakaian setelah pria itu memberi kode agar dia segera mengganti pakaiannya


Terlihat Hana sangat bersemangat untuk bertemu sang ibunya, dan Chanyeol mengelus kepalanya dengan lembut


Dan mereka sampai di rumah sakit, dan menuju ruang operasi, karena sebelumnya Chanyeol mendapatkan panggilan jika mereka sudah menemukan pendonor ginjal, dan ketika akan melakukan operasi seketika Anastasia mengalami kritis, operasi pun terancam di tunda karena kondisi pasien dan tetapi kini sudah bisa melakukan operasi setelah melewati masa kritisnya


"Kamu jangan khawatir, ibu mu kini sudah melewati masa kritis nya dan dia akan sembuh dengan ginjal yang baru, dan ini cocok dengan ginjal ibu mu" ucap ibu Chanyeol, dan membuat Hana sangat bahagia mendengar kabar tersebut, tidak lama kemudian lampu operasi tidak menyala dan menandakan jika operasi telah selesai kedua dokter spesialis pun keluar untuk menemui keluarga pasien


"Opersi berjalan lancar, kalian bisa menemui pasien setelah di pindahkan" ucap dokter pria yang terlihat sangat tampan yang membuka masker dan di sampingnya seorang Dokter cantik yang terlihat


"Terimakasih dokter telah menyelamatkan ibu ku" ucap Hana yang begitu sangat bahagia dan di sampingnya Chanyeol memeluk pinggangnya, dan dia pun bersandar di bahunya membuat mereka salah fokus, dan nampak kedua orang tua Chanyeol sangat bahagia melihat keduanya nampak semakin dekat


"Terimakasih dokter" ucap ayah Chanyeol dan ibu Chanyeol


"Ini sudah tugas kami, dan permisi kami masih ada urusan kalian bisa menemui pasien" ucap dokter Jess


"Terimakasih dokter Jessica" ucap Hana yang menggenggam tangan nya


"Terimakasih dokter Lee dokter Jess" ucap Chanyeol

__ADS_1


"Ini sudah menjadi pekerjaan sebagai seorang Dokter, untuk berusaha menyelamatkan pasien" ucapnya dan mereka pun berpisah kedua dokter tersebut melanjutkan pekerjaannya, sedangkan mereka menuju ke kamar rawat Anastasia, mereka sangat bahagia kini harapan Hana bisa berkumpul akan terwujud


"Eomma segera bangunlah" gumam Hana dalam hati


"Kau harus istirahat setelah perjalanan jauh" ucap Chanyeol


"Aku baik-baik saja, melihat Eomma yang sudah melakukan operasi rasa lelah ku hilang" ucap Hana


"Kalian berdua harus istirahat pasti lelah perjalanan jauh biarkan kami yang menjaga nya" ucap ayah Chanyeol


"Benar apa yang di katakan ayah kalian, segera istirahat lah" ucap ibu Chanyeol


"Karena tidak ada yang lelah mungkin, kalian lapar biarkan aku dan Chanyeol yang akan mencari makanan" ucap Hana dan Chanyeol pun setuju, akhirnya mereka pun mencari makanan di kantin rumah sakit, karena Chanyeol pernah beberapa kali mengunjungi kantin tersebut ketika menjaga ibu mertuanya


"Kantin disini sangat bagus dan tempatnya sangat nyaman, membuat pasien atau keluarga pasien bakalan betah kesini, terlebih makanan nya juga menggoda selera semuanya, siapa yang memberi tahu mu kantin ini" ucap Hana yang memperhatikan sekitarnya, dan menikmati makanannya


"Dan tidak ada orang yang ingin menjadi pasien yang harus di rawat di rumah sakit, dan pertama kali datang kesini saat ibu mu masuk ke rumah sakit saat itu aku kelaparan dan tidak tahu letak kantin disini dan dokter Jess yang membantu ku mengantar ku ke kantin" ucap Chanyeol


"Dan mungkin aku akan menikmati fasilitas disini, jika menjadi pasien juga, seharusnya aku dulu di operasi disini dan mungkin aku tidak ingin pulang, apalagi dokter tadi sepertinya sangat tampan" ucap Hana membuat Chanyeol merasa cemburu, jika dia memuji pria lain di depannya meski dia mengenal baik dokter yang Hana maksud


"Dan aku tidak ingin kau menjadi salah satu pasien di rumah sakit ini, masih banyak rumah sakit terbaik, dan aku akan menjagamu supaya tidak sakit" ucap Chanyeol membuat Hana tersenyum mengetahui jika pria di hadapannya sedang cemburu, meski dia tidak sadar diri nya juga membuat nya cemburu meski jika di posisi dia akan menerima bantuan orang lain, setelah itu mereka membawa makanan untuk kedua orang tua mereka


"Kondisi pasien sudah berangsur membaik, sekarang dia membutuhkan istirahat setelah menjalankan operasi butuh beradaptasi dengan ginjal barunya" ucap dokter Lee yang kini bertugas, kini hanya tersisa mereka berdua sedangkan kedua orang tua Chanyeol berada di hotel, karena semua pakaiannya berada disana


"Terimakasih dokter Lee" ucap Chanyeol dan Hana tersenyum kepada nya dan membuat dirinya semakin posesif, memegang tangan nya di hadapan dokter Lee, Hana tahu jika Chanyeol sedang di landa cemburu dia pun membalas dengan memeluk lengannya, sedangkan dia hanya tersenyum melihat tingkah keduanya


"Baiklah saya permisi" ucap Dokter Lee berpamitan untuk pergi meninggalkan mereka berdua yang tahu jika mereka berdua adalah sepasang suami istri


"kau baik-baik saja, apa kau merasa kecewa" ucap seseorang wanita yang menepuk bahu dia


"untuk pertama kalinya aku melihat dia sangat bahagia, tersenyum tanpa rasa beban, hidup bebas tanpa harus ada yang di takutkan lagi, aku tidak bisa berbohong jika aku tidak merasa kecewa" ucapnya dan tersenyum penuh kepahitan dan dia pun memeluk nya memberikan semangat

__ADS_1


"masih ada kesempatan untuk kembali seperti semula" ucap nya


__ADS_2