The Mafia Queen

The Mafia Queen
dia mengingat kejadian semalam


__ADS_3

"aku tidak menyangka akan sebahagia ini rasanya" ucap Hana dan dia tersenyum menatap nya, membuat dia semakin tampan dan Hana fokus melihat bibir merah ranum milk nya membuat nya salah fokus, dia berusaha menelan ludah nya dan teringat dia melihat sepasang kekasih, yang sedang berci_uman di pojok kamar mandi dan membuat nya menginginkan hal yang sama, tiba-tiba dia tanpa sadar mencium bibir Chanyeol, beberapa detik dia menyadari apa yang telah lakukan dan segera melepaskan


Dan Chanyeol pun melanjutkan apa yang di lakukan Hana, mencium kembali dari bibir turun ke leher, dan dia meminta izin untuk melanjutkan dan Hana mengangguk sebagai jawaban, malam yang panjang mereka lalui bersama, dan apa yang hindari dari hubungan suami-istri, yang memang harus di lakukan oleh sepasang suami istri


Keesokan harinya Hana bangun sangat siang, untuk pertama kalinya dapat tidur sangat nyenyak, dia merasa jika semalam dia bermimpi dan mimpi itu terasa nyata yang sedang memeluk seorang pria, dia sosok pria yang sangat membuat nya merasa kesal, tidak karuan, dan semalam dia tidak bisa mengontrol diri saat minum dan membuat nya mabuk berat, dan dia hanya ingat jika semalam masih bersama para sahabatnya, dan kini dia sudah berada di apartemen miliknya, dia ingin bangun dan tersadar kan meraba tubuhnya terasa ringan, dia melihat dirinya sendiri jika sudah tak memakai baju, dan melihat jika pakaian nya sudah terlepas dari tubuh nya, dan tertata rapi di kasur, dia berusaha mengingat kembali apa yang dia perbuat semalam, ketika minum dia selalu mengecek ponselnya yang tidak pesan maupun panggilan dari seseorang, dia merasa kesal dan melihat jika sinyal di ponselnya masih bagus, terlebih dia mendapatkan pesan jika tidak bisa pulang masih ada urusan, membuat nya semakin kesal dan dengan arogan dia meminum wine beberapa botol, meski sudah tahan oleh para sahabatnya, dia semakin menggila berjoget dan minum dan berujung dia mabuk berat, setelah itu dia tidak ingat apapun, dia pun segera memakai pakaiannya, dan ingin melihat siapa yang berada di dapur, karena terdengar seseorang yang sibuk memasak, kini dia merasa jika dia tidak sendirian di apartemen, dan kemungkinan Oh Na Ri menemani dia semalaman, tapi kenapa dia bertelanjang


"Dia pasti nari ah, tetapi kenapa dia melepaskan semua pakaianku tanpa sisa, atau jangan-jangan aku sendiri yang melakukan hal gila" gumam Hana dalam hati, memikirkan jika tanpa sadar dialah yang melepaskan baju karena gerah dan mana mungkin Oh Na Ri berbuat seperti itu kepada nya, dia pun segera mandi terlebih dahulu karena tubuhnya merasa sangat lelah, seperti habis melakukan olahraga malam, dan dia tidak ingat apapun tentang semalam setelah dia mabuk parah

__ADS_1


"Aku seharusnya tidak minum banyak semalam" gumam Hana dalam hati, lalu dia membersihkan diri, dan segera memakai baju santai dia pun berjalan menuju ke dapur, dia sangat terkejut pria itu berada di hadapannya, yang sibuk menata makanan


"Pagi Hana, kamu pasti lapar dan aku sudah membuat makanan kesukaan mu, ini sup pereda mabuk kamu pasti butuh itu" ucap Chanyeol yang menyiapkan untuk dirinya, dan kini dia sedikit demi sedikit mengingatkan kejadian semalam, Chanyeol hanya tersenyum melihat wajah bingung Hana, mungkin dia merasa malu karena dirinya bangun terlalu siang dan tidak bisa membuat kan dia makanan atau malu untuk hal lain


Dan kini dia mulai teringat jika saat itu dia mabuk berat dan para sahabatnya membawa nya pulang, terlebih dia berbicara melantur kesana-kemari tentang dia, yang tidak di sebutkan nama nya, lalu dia pun menghampiri dia merasa malu jika dia tahu telah membicarakan dirinya, dan Chanyeol juga ingat semalam tidak sengaja mendengar dirinya di bicarakan oleh Hana, meski tidak menyebutkan namanya karena tahu itu dirinya


"kamu baik-baik saja" ucap Chanyeol dan kini keduanya sangat dekat, karena dia menepuk punggung dia dengan sangat hati-hati, dan dia kembali tersedak karena kembali ingat jika bukan hanya ciuman di bibir, tetapi pengakuan cinta dan hal yang lebih gila lagi dia sudah melakukan hubungan suami-istri, dan membuat nya merasa sangat malu

__ADS_1


"kamu baik-baik saja kenapa wajahmu sangat merah, apa kau demam" ucap Chanyeol yang merasa khawatir, dan dia pun segera mengecek suhu tubuh Hana, dan membandingkan dengan suhu tubuhnya


"kau demam sepertinya kita harus ke rumah sakit, kau pasti lelah semalam" ucap Chanyeol tetapi tidak ada reaksi apapun dari Hana, dia merasa jantungnya berdetak kencang


"aku baik-baik saja, mungkin aku butuh istirahat lagi, terimakasih makanannya aku akan kembali tidur lagi" ucap Hana yang merasa canggung dan dia pun mengangguk paham, meski dia sangat khawatir


"jika butuh sesuatu panggil saja, aku masih ada beberapa pekerjaan yang harus ku selesaikan" ucap Chanyeol dia hanya mengangguk sebagai jawaban, di dalam kamar dia menutup kepalanya dengan batal dan berteriak agar dia tidak mendengar

__ADS_1


"kenapa aku bodoh sekali, kenapa bilang kalo aku mencintai dia, dan tahu jika cinta pertama nya sudah kembali, dia akan menganggap ku wanita aneh atau apalah, istri yang akan di depak oleh suaminya dan kembali dengan wanita nya, kenapa semalam aku mabuk parah dan membuat ku bertingkah" gumam Hana dalam hati mengumpat atas kebodohan dirinya, karena tahu Chanyeol tidak mengatakan apapun, dia hanya tersenyum tidak menjawab apapun meski dia tahu dia masih melupakan sesuatu


__ADS_2