
Di hari pertama dia berkerja sebagai asisten, sudah di sibukkan dengan kegiatan terlebih boyband EXO terlalu padat jadwal, dan kini dia bisa bernafas lega, bisa sampai di rumah sederhana nya
"Kenapa pulang sangat malam sekali, bahaya kalo gadis pulang sendirian apalagi dia masih jomblo" ucap wanita paruh baya yang menggoda putrinya, dia menyambut kedatangannya lalu dia pun berhamburan memeluk wanita itu
"Eomma" ucap Hana dengan lesu
"Kamu bau sekali cepat mandi, tadi sudah ku siapkan air hangat untuk mu dan eomma akan memanaskan makanan untukmu" ucap sang ibu nya lalu membawa nya masuk ke dalam, lalu dia segera mandi setelah selesai dia segera menuju ke ruang makan, dan sang ibu menyiapkan makanan sederhana di meja makan, dan dia pun menyantapnya dengan lahap dan wanita itu tersenyum menatap dia
"Kamu pasti lelah harus bolak balik naik bus terus jalan kaki untuk sampai ke rumah" ucap sang ibu
"Hana baik-baik saja dan tidak capek, jadi Eomma jangan khawatir, anggap saja Hana pengen olahraga" ucap Hana dengan tersenyum dan wanita itu mengelus kepalanya dengan lembut
"Bagaimana kalau kau mencari apartemen dekat tempat kerja kamu saja" ucap sang ibu dan itu seperti hal yang mustahil baginya, karena dia tahu jika tidak mau menumpang tempat tinggal dengan sahabatnya meski dia memaksa untuk tinggal bersama di Seul, dan itu membuat nya harus bolak balik naik bus, dari jaman dia kuliah sedang kan sahabat nya dari keluarga konglomerat sehingga dia bisa menyewa apartemen di Seoul, sedangkan Hana dari keluarga sederhana sehingga dia tidak mampu menyewa apartemen dan dia juga dulu kerja part time di sela-sela padatnya jam kuliah nya
__ADS_1
"Kamu tidak perlu khawatir eomma sudah menyiapkan uang untuk menyewa" ucap sang ibu seperti tahu apa yangd i takutkan oleh putrinya semata wayangnya
"Eomma tidak suka jika Hana kembali ke rumah" ucapnya di buat seduh membuat sang ibu nya merasa bersalah, meski dia hanya niat menggoda sang ibu nya
"Hana eomma sedih jika kamu ninggalin eomma sendirian di rumah, tapi eomma akan lebih sakit lagi jika melihat mu sakit" ucap sang ibu membuat nya merasa bersalah karena membuat sang ibu sedih niat hati menggoda tetapi berakhir seperti ini
"Eomma Hana hanya bercanda, eomma jangan sedih, Hana ikut sedih" ucap Hana lalu memeluk sang ibunya
"Apartemen harus yang sederhana dan tidak mahal" ucap Hana dan sang ibu pun setuju
menunggu hari yang tepat kedua wanita itu akan mencari apartemen yang dekat dengan tempat kerjanya, terlebih sekarang dia harus pindah tempat kerja sehingga membuat nya berpisah dengan kedua sahabatnya, karena EXO lebih aktif di studio nya dan juga di luar ruangan, perjalanan ke luar kota hingga perjalanan luar negeri
kini tiba saat nya dia libur kerja dimana mereka juga tidak memiliki jadwal dia bisa menemani sang ibu nya untuk mencari apartemen meski selama ini dia selalu menghindar dan tinggal di apartemen sahabatnya untuk menghindari dari sang ibu nya
__ADS_1
dia pun menjemput sang ibu di halte bus, wanita paruh baya yang terlihat masih cantik di usianya 45 tahun, dia membawa tas koper
"ahjumma eomma"panggil ketiga nya yang tak lain Hana di temani dengan kedua sahabatnya
"ahjumma apa kabar" sapa pria tampan yang usianya sama dengan Putri nya
"aku baik-baik saja bagaimana dengan mu" ucap wanita itu mereka terlihat sangat dekat
"sepertinya biasa makin tampan bukan" jawab nya membuat wanita itu tertawa
"kau tidak ada berubah tetap jelek" timpal wanita di sampingnya membuat dia terhibur
"bagaimana jika kita pergi dari sini eomma pasti lelah" ucap Hana melihat sang ibunya sepertinya kelihatan lelah dan mereka pun setuju, lalu mereka pun segera meninggalkan tempat itu
__ADS_1