
Keyzia pun mengajak mereka berkeliling untuk melihat keindahan pulau Jeju, hanya berdua sedangkan tuan Damian kini memilih istirahat karena usianya tidak mudah, dan mudah lelah
"Di sini bukan hanya indah tetapi membuat hati merasa nyaman, cocok untuk jadikan tempat pernikahan" ucap Jessica dan Keyzia mengangguk paham
"Kak Jess dulu kau ingin mengenal kan aku dengan seseorang yang spesial di hidupmu, apa kau akan mengajak nya ke acara pernikahan ku nanti" ucap Keyzia tiba-tiba, dan Jessica hanya tersenyum pahit, dia teringat jika dulu sebelum dia mengalami koma
"Kau adalah seseorang spesial di hidup ku key, karena mu juga aku bisa bertahan hidup sampai sekarang, bisa merasakan kasih sayang sebuah keluarga dan Daddy yang menerima ku selayaknya putri kandung" ucap Jessica dengan jujur, Keyzia merasa senang tetapi juga merasa kesal
"Aku masih ingat, jik dulu kau pernah mengatakan ingin mengenal kan aku dengan teman pria mu, kenapa aku tidak pernah melihat mu bersama seorang pria" ucap Keyzia mengingat jika dulu dia ingin mengenal kan seorang teman pria Jessica, akan tetapi di saat tidak tepat Keyzia mengalami sakit yang parah, membuat dia selalu lemah, dan mengurungkan niat nya untuk memperkenalkan mereka berdua
"Jangan bilang bang Thomas dan bang Max mereka berbeda atau anak buah mafionso" ucapnya lagi, seakan tahu isi pikiran sang kakak, ketika dia ingin menjawab pertanyaan Keyzia
"Ketika kau koma, aku dan dia sudah lama berakhir, meski belum aku tahu jika hubungan ku dengan dia belum resmi, akan tetapi aku merasa jika kita tidak akan bersama" ucap Jessica yang tersenyum kecut mengingat lagi kenangan buruk nya, dan Keyzia menggenggam erat tangan nya memberikan kekuatan
"Maaf aku tidak ada di samping mu di saat kau membutuhkan aku" ucap Keyzia dan dia mengangguk sebagai jawaban
"Kau ada di samping ku, mendengar keluhan ku, meski tidak bisa merespon atau mendengar, akan tetapi jika kau bangun pasti hanya deheman yang kau jawab, aku sudah menebaknya" ucap Jessica sedikit kesal, akan tetapi dia sangat merindukan sang adiknya yang memiliki sifat datar dan dingin, dan sekarang pun dia menjawabnya dengan deheman, dan ekspresi datar nya
"Mulai lagi kambuh deh kutub es nya" ucapnya lagi seketika terdiam, dan akhirnya mereka tertawa
"Jika dia membuat mu sedih aku akan membalas nya, kau tahu aku tidak suka orang terdekat ku sedih" gumam Keyzia yang masih bisa di dengar oleh dirinya
__ADS_1
"Jangan sakiti dia, cukup aku yang menderita melihat nya bahagia bersama orang lain, aku akan rela melepaskan nya, karena aku tahu dia adalah pria baik" ucap Jessica dengan tersenyum terpaksa, dan memohon agar Keyzia tidak mencari tahu tentang pria masa lalu, yang membuat sang kakaknya tersakiti
"Kau sungguh mencintai pria itu" ucap Keyzia dan dia mengangguk sebagai jawaban
"Pria itu cinta pertama ku, dia yang pertama kali mampu membuka pintu hati ku" ucap Jessica dan dia mengangguk sebagai paham
"Kalian ngobrolin apa serius amat" ucap Damian yang tiba-tiba datang
"Daddy membuat kami kaget saja" ucap Jessica yang merasa terkejut, dengan kehadiran Daddy nya secara tiba-tiba, sedangkan Keyzia hanya tersenyum melihat sang kakak masih suka terkejut, mereka bertiga pun menikmati liburan di Jeju, karena keesokan harinya mereka berdua akan kembali ke negaranya, sedangkan Keyzia masih menetap di Jeju karena harus menemui seseorang, dia pun memutuskan untuk berjalan-jalan hanya seorang diri, dan dia salah fokus melihat seorang pria asing duduk di tepi tebing yang curam, terlihat dia seakan-akan ingin bunuh diri
"Aku akan membantu mu mempercepat kematian mu" gumam Keyzia yang tersenyum miring, yang merasa ingin mendekati pria asing itu dan lalu segera mendorongnya, karena dia juga membuat pemandangan Jeju sedikit tercemar atas keberadaan dirinya, tanpa di sadari pria asing itu dia semakin dekat tanpa terdengar suara jejak suara, dia pun terdiam tidak berkutik, pria asing itu beberapa kali bergumam memanggil nama, terdengar suaranya sangat putus asa
"Lepaskan aku" ucap pria asing itu tanpa melihat seseorang yang menarik dirinya
"Apa kau sudah gila, kau mau bunuh diri jangan disini, karena kau bisa membuat tempat ini" ucap Keyzia yang merasa kesal, jika pria asing itu jadi bunuh diri di tempat itu maka akan mengakibatkan dia harus pindah tempat untuk melakukan acara pernikahan nya, karena disana akan ramai di datangi para wartawan atau polisi untuk mengamankan lokasi bunuh diri, itu akan menganggu acara pernikahan nya
"Jika kau ingin bunuh diri sebaik nya kau lakukan di tempat lain jangan disini" ucap Keyzia lagi, dan membuat terkejut pria itu tiba-tiba memeluknya dirinya
"Hana apa ini kamu, akhirnya kamu kembali lagi, aku sangat merindukan mu, kita sebaiknya pulang, aku sudah mencari mu kemanapun tetapi tidak ada hasil, dan aku yakin kau pasti akan datang menemui ku" ucap pria asing itu yang masih memeluknya dan membuat Keyzia sangat geram, karena pria asing itu bukan berterima kasih karena di bantu, akan tetapi dia mendapat kan perlakuan tidak menyenangkan dari pria asing itu, yang secara tiba-tiba memeluknya
"Lepaskan atau kau akan mati dalam tangan ku" gumam Keyzia penuh ancaman tepat di telinga nya
__ADS_1
"Hana aku sangat merindukan mu, jangan tinggalkan aku lagi kumohon, selama ini aku sudah berusaha mencari mu kemana pun, kau pergi sangat lama dan meninggalkan ku sendirian" ucap pria asing itu bukan takut dengan ancaman nya, akan tetapi beberapa kali dia memanggil nama Hana, nama yang sangat asing baginya, dan dia mengingat lagi selama ini dia berusaha untuk menemukan keberadaan istri nya, akan tetapi tidak ada hasil, wanita itu seperti di telan bumi
"Kau segera lepaskan atau" ucap Keyzia yang ingin memberikan nya pelajaran, akan tetapi sekarang seketika pelukannya terasa melonggar dan berat yang tadi berasa erat kini sudah tidak
"kenapa dia terasa berat sekali" ucap Keyzia yang beberapa kali memanggil pria asing itu, akan tetapi tidak ada jawaban, dan menyadari jika pria asing itu kini tidak sadarkan diri, atau lebih tepatnya dia pingsan, dan kini tugas anak buahnya untuk mencari tahu tempat tinggal nya, lalu mengantar kan ke tempat istirahat nya, karena Keyzia tidak ingin bertemu lagi atau berurusan dengan pria asing itu, yang telah berani memeluk dirinya, dan berencana untuk memberi nya pelajaran karena telah mengganggu Keyzia Howren Wales, putri dari tuan Damian Howren Wales, keluarga terkaya nomor 1 di dunia, karena Keyzia memberikan semua hartanya kepada sang Daddy
"Cari tahu dia dan segera bawa dia ke tempat tinggal nya" ucap Keyzia memerintahkan anak buahnya
"Baik nona" ucap mereka kompak, lalu Keyzia pun segera meninggalkan tempat itu
"kenapa aku bisa ada disini" gumam pria itu yang merasa bingung, karena dia ingat jika berada di luar hotel, dan berusaha untuk mencoba mengingat lagi
"aku yakin tadi Hana, kemana dia sekarang aku harus mencarinya" gumamnya yang ingin beranjak dari kamar, dan meyakini jika wanita yang di temui tadi yang tak lain wanita selamai ini dia cari, dia pun mengelilingi untuk mencari keberadaan wanita yang dia rindukan, dan berkeliling lagi untuk mencari wanita itu akan tetapi tidak hasil
"apa kau melihat seorang wanita yang mengantarkan ku ke kamar ku" ucap nya menanyakan ke salah satu pegawai hotel tersebut, dia menunjukkan foto di ponselnya dan dia menggeleng kepala sebagai jawaban, dan dia masih berusaha untuk mencari nya lagi
"tuan tadi saya lihat seseorang yang memapah tubuh anda yang sedang pingsan, lalu membawa nya kemari" ucap salah satu cleaning servis yang memang melihat kejadian itu, dan membuat dia semakin meyakini jika penolong nya adalah wanita itu
"apa kah dia orangnya yang menolong ku" ucap nya dengan bersemangat menunjukkan foto di ponselnya, akan tetapi bukan anggukan jawaban yang dia inginkan
"bukan tuan" ucap nya dan menjelaskan apa yang di lihat tadi, bukan seorang wanita akan tetapi beberapa pria yang tak lain tamu hotel dimana dia bekerja, kini dia mulai frustasi jika benar dia tadi hanya bermimpi tetapi terasa nyata, wanita yang dia peluk tak lain wanita yang selama ini dia cari
__ADS_1