
"setelah ini kita jalan-jalan, dan membeli corndog, tteopoki, ramyeon, soju" ucap Keyzia mendaftar semua kesukaan nya
"setuju" ucap Chanyeol, dan Keyzia terlihat kembali bahagia ketika bersama Chanyeol, seperti memiliki pemasok energi
"putri kita sudah memiliki keluarga baru, kau pasti bahagia melihat nya kini bisa bahagia" gumam Damian dalam hati, melihat putrinya bisa tersenyum bahagia, dan melupakan kesedihan nya
Keyzia dan Chanyeol meninggalkan rumah sakit untuk menghirup udara segar
"kalian tidak perlu khawatir kami yang menjaga Daddy" ucap Thomas dan akhirnya mereka berdua pun bisa jalan berdua lebih tepatnya kencan
"aku sangat ingin sekali makan ramyeon, setelah beberapa hari yang lalu menjalani diet" ucap Chanyeol yang menyeruput mie yang sudah dia tiup, dan Keyzia tersenyum melihat pria di hadapannya sangat senang, begitupun dengan dirinya keberadaan nya di sampingnya mengurangi rasa kesedihan
"sepertinya enak boleh aku menyicipi nya sedikit saja" ucap Keyzia dan Chanyeol pun menyuapi nya, dia meminum Soju yang Keyzia tahu jika dirinya sedang tidak baik-baik saja
"apa pun itu aku akan mendengarkan" ucap Keyzia dan dia pun tersenyum, lalu Keyzia memutuskan untuk pindah duduk di sampingnya
"sebenernya aku sangat takut jika bertemu dengan mafia, saat dia memegang pistol lalu mengarahkan ke diriku, dan setelah kejadian itu setiap malam selalu memimpikan hal yang sama, serta kenangan yang telah lama aku lupakan kini kembali terbayang di dalam mimpi" ucap Chanyeol menceritakan kejadian yang mengerikan saat masa lalu nya, ketika dirinya di usia 6 tahun pernah mengalami penculikan, dan di sekap selama 3 hari tanpa di beri makanan atau minuman serta di suruh bekerja dengan paksa, dan tidak hanya dirinya beberapa anak yang usianya sama dengan nya, jika mendapatkan uang sedikit dia akan mendapatkan hukuman, dan setiap malam diri nya selalu terbangun karena mimpi yang sama terulang
"kau jangan takut mereka pasti sudah tidak ada disini" ucap Keyzia yang mencoba untuk meyakinkan dirinya jika akan baik-baik saja, dan menyandarkan kepalanya di bahunya dan menepuk bahunya
"aku sangat lemah bukan karena takut dengan masa lalu, dan para mafia awal nya aku sangat takut tetapi aku sadar ada mafia yang baik, tetapi tidak untuk semua para mafia semua kejam" ucap Chanyeol dan membuat Keyzia ciut yang mengurungkan niat nya, melihat kondisi Chanyeol saat ini yang tidak memungkinkan, yang masih teringat kejadian dirinya di culik dan penyiksaan yang di dapat, setelah itu dia harus mendatangi Dokter psikologis untuk mengobati rasa trauma nya
"aku akan melindungi mu, aku berjanji" ucap Keyzia
__ADS_1
"seharusnya aku yang melindungi mu mu" ucap Chanyeol dan Keyzia tersenyum
"aku atau kamu, sama saja kita akan selalu saling melindungi" ucap Keyzia
"apa masih sakit luka di tangan mu" ucap Chanyeol yang melihat tangan Keyzia di balut oleh perban
"karena aku kesal seseorang yang ingin berniat mencelakakan Daddy, dan memecahkan cermin, tidak tahu jika serpihan cermin membuat tangan ku berdarah" ucap Keyzia, dan Chanyeol memahami kondisi dia saat ini terpukul tentang apa yang telah terjadi kepada sang Daddy nya, serta dirinya pasti akan memaklumi jika Keyzia akan melakukan hal itu, tetapi melukai dirinya tidak lah benar, meski mengetahui orang yang sangat berharga terluka
"apa mereka pesaing bisnis yang melakukan hal itu kepada ayah mertua" ucap Chanyeol dan Keyzia mengangguk sebagi jawaban, meski bukan mereka karena tidak ada yang berani menganggu dirinya
"kita minum sepuasnya malam ini" ucap Keyzia yang menuangkan Soju ke dalam gelas milik Chanyeol, begitupun dengan Chanyeol yang menuangkan Soju ke dalam gelas milik Keyzia
"aku tidak bisa menceritakan hal ini, dan menunggu waktu" gumam Keyzia dalam hati dia hanya bisa tersenyum miris
setelah kejadian itu kebahagiaan tidak lagi berlaku untuk Keyzia maupun Chanyeol
"dan makan siang nona" ucapnya lagi beberapa pramugari menata makanan di atas meja tepat di depannya, lalu memberi hormat ketika akan pergi setelah pekerjaan nya selesai
"nona harus makan dan tidak boleh melewatkan lagi, itu pesan dari tuan" ucap pria itu, dan dia pun mendapatkan tatapan tajam dari wanita itu lalu membungkuk hormat, pergi kembali ke tempat nya untuk melanjutkan pekerjaan nya
"makan" gumam wanita itu yang seakan-akan tidak memiliki selera untuk makan, dia memutuskan untuk membuka laptopnya, hal-hal yang di lakukan di masa lalunya kini kembali lagi, untuk selama satu bulan secara konsisten, setiap malam dia mencari mangsa yang pantas untuk di kirim ke langit, atau lebih tepatnya membunuh para manusia kotor, dan menghancurkan perusahaan yang ingin bermain dengan nya, tak lain mereka yang ingin meretas perusahaan miliknya. tetapi mereka tidak menyadari jika Keyzia seorang peretas nomor 1 di dunia, tetapi tidak yang mengetahui akan hal itu, dan berasumsi jika dia mempunyai koneksi yang handal dalam meretas
"selamat datang Nona" ucap seluruh pegawai yang menyambut kedatangan nya beserta para petugas keamanan, dan dia pun berjalan memasuki gedung tersebut yang di hiasi dengan karpet merah
__ADS_1
"setelah ini berkumpul di ruang auditorium" ucap Robert dengan tatapan dingin sama hal nya dengan Keyzia. Kini usaha Keyzia semakin berkembang dan sudah beberapa negara, Amerika, Indonesia, Korea, Jepang, China, Australia, Inggris, Paris, dan kini Kanada, serta berencana akan membuat di Italia, negara impiannya, harta kekayaan nya tidak di ragukan lagi, jika dia mau membeli bumi dia mampu dan tidak akan mengurus kekayaan yang di miliki nya, atau dia mampu membeli beberapa planet jika bosan berada di bumi
Tatapan dingin nya begitu terasa ketika sampai di perusahaan nya yang baru di bangun di negara Kanada, dia pun memasuki lift khusus untuk menuju ke ruangan CEO, sedangkan Robert berada di ruangan tidak jauh dari ruangan milik Keyzia
"key baik-baik saja disini Daddy tidak perlu khawatir" ucap Keyzia dengan nada datar nya
"kapan kembali ke sini Momo sangat rindu" ucap Damian, karena sudah satu bulan dia belum kembali ke Korea, dan selama itu juga dirinya selalu sibuk keliling dunia, menghabiskan waktu nya untuk pekerjaan terkadang dia ikut balap liar, atau bermain-main di club' malam menghabis kan waktu nya disana
"Minggu depan key pulang" ucap Keyzia dan terdengar suara hembusan nafas pria paruh baya tersebut
"key Daddy sangat rindu dan sudah satu bulan setelah kejadian itu, key tidak pulang kesini" ucap Damian yang seperti frustasi
"Daddy key tidak mau mengungkit lagi" ucap Keyzia dan membuat Damian mengangguk paham, dengan permintaan atau perintah dari putri semata wayangnya
"Daddy cuman punya kamu di dunia ini, key putri satu-satunya Daddy apa kau tidak merasa kasihan, atau merindukan daddy" ucap Damian berusaha membujuknya agar mau pulang
"key ada meeting bersama para karyawan" ucap Keyzia yang ingin mengakhiri panggilan tersebut
"key jangan lupa makan dan istirahat, Daddy tahu kamu pasti sangat sibuk" ucap Damian yang mengetahui nya dari Robert tetapi hanya hal itu tidak untuk hal lain, dia tidak bisa melaporkan tanpa sepengetahuan atau permintaan Keyzia
"selamat siang dan selamat untuk kalian telah menjadi bagian dari perusahaan K'hw company, saya akan membacakan peraturan meski sudah tertera di surat kontrak kerja" ucap Robert kharisma yang terpancarkan membuat banyak karyawan wanita menyukai dirinya lebih tepatnya tergila-gila, dia membaca peraturan perusahaan yang harus di laksanakan oleh para karyawan
"dan nona tidak menyukai karyawan yang bertindak arogan, untuk para senior tidak berlakukan menyeleweng kan jabatan atau bertindak arogansinya di perusahaan ini" ucap asisten Robert, sedangkan Robert kini telah menjadi wakil Keyzia
__ADS_1
"dan nona mengajak kita semua untuk makan malam, yang adakan di restoran baru di buka tak lain dekat perusahaan" ucap nya lagi, tak lain restoran tersebut milik Keyzia sendiri, membuat mereka bahagia dan beruntung menjadi karyawan di perusahaan ternama tersebut
"selamat bekerja" ucap Keyzia dan mereka bertepuk tangan, setelah itu Keyzia turun dari podium