The Mafia Queen

The Mafia Queen
TMQ 61


__ADS_3

"aku tak pernah menyesali key telah ingin membunuhmu, karena aku sangat membencimu sangat, meski kamu bukan pembunuh mami, bagi ku kamu hanya anak pungut yang telah membunuh stella adik ku meski kita berbeda rahim aku akan tetap mencintainya"ucap vanya menahan rasa sakit di hatinya, baginya dia tak pantas menempatkan maaf dari keyla dan ia menahan air matanya, betapa sakitnya dia berbicara seperti itu kepada adiknya


"kakak pasti berbohong, aku tau kakak hanya ingin membuat ku membenci mu, aku tak akan mengingat masa lalu biarkan kita akan memulai kehidupan yang baru"ucap lirih keyla dia juga menitihkan air mata, mereka semua yang melihat queen nya yang mengeluarkan air matanya untuk pertama kalinya mereka melihat keyla dalam keadaan terpukul, karena selama ini mereka mengenal keyla sebagai leader mafia yang kejam, tanpa belas kasih tidak memandang bulu, vanya juga semakin terpukul


"meski aku hidup atau mati aku akan tetap membencimu keyla, selama nya lebih baik bunuh saja aku"teriak vanya dan membuat keyla menarik pelatuknya dan menembakkan tepat di jantung vanya, vanya pun meninggal keyla pun jatuh ke lantai melihat kakak nya mati di tangannya


"aku menyayangi mu key"gumam vanya dan tersenyum


keyla pun segera bangkit dan memeluk kakak nya


"kenapa kakak berbohong"teriak histeris dan memeluk erat dia ingin menyelamatkan tetapi dia telat karena denyut nadinya telah berhenti


"cepat bawa kakak ku ke ruang kesehatan, jika kalian telat sedetik pun taruhan nyawa kalian"teriak keyla dan keyla sesegera mungkin membuka rantai yang mengikat kakak nya


tangan kanan keyla langsung menggendong tubuh vanya ke ruangan kesehatan

__ADS_1


keyla sangar terpukul, melihat kakak nya sekarat, vanya memasuki ruang kesehatan dokter pun baru datang langsung masuk ke dalam ruang kesehatan


semua dokter sudah berusaha untuk menyelamatkan nyawa vanya, operasi mengangkat peluru yang masuk ke dalam jantung berhasil di keluarkan


tetapi vanya memasuki masa kritis, keyla pun memasuki ruang kesehatan dengan pakaian yang masih berlumuran darah, keyla mendekatkan pada kasur vanya


"kak vanya harus bangun, jangan tinggalin keyla untuk kedua kalinya"ucap lirih keyla dan mencium tangan vanya jessy pun masuk melihat adiknya, melihat adiknya yang menangis membuat dia tidak berdaya, dia juga merasakan sakit yang keyla rasakan


"key sebaiknya kamu ganti baju dulu dan berisitirahat lah biar aku akan menjaga vanya"ucap jessy tetapi keyla menolaknya


keyla pun mengangguk jessy mendapatkan kode supaya membawa keyla ke dalam kamar nya untuk mengganti baju dan membersihkan diri, keyla sangat tak punya semangat hidup, keyla kembali seperti yang dulu ketika dia kehilangan mami angel


keyla dengan cepat membersihkan diri dan memakai baju santai nya dia berjalan menuju ruang kesehatan, ketika akan masuk dia pun jatuh, dan selamat ada dokter leon dia menahan keyla yang akan jatuh


"sebaiknya queen beristirahat dulu, jangan lupa makan, dan aku akan menyuapi mu, vanya biar di jaga oleh jessy, dia sudah ada di dalam bersama vanya"ucap leon dan keyla mengangguk menuruti perintah nya

__ADS_1


keyla dan dokter leon menuju ruang kesehatan dan disana sudah ada makanan untuk keyla, dengan telaten dokter leon menyuapi meski cuman beberapa suapan keyla menolak untuk melanjutkan makan, dokter leon pun memeriksa keyla, karena keyla selalu menolak jika akan di periksa, karena dokter leon selalu membujuk sehingga dia mau untuk di periksa kesehatannya


"queen seperti kamu harus benar benar berobat ,kesehatan mu semakin menurun"usul dokter leon


"hmmm"dehem keyla, dokter leon sangat mengerti jika keyla sangat keras kepala tentang kesehatannya, dia terlalu fokus untuk balas dendam dan mengembangkan usaha nya


"baiklah lebih baik kita kembali ke amerika secepatnya aku akan mengurus semua yang ada di sana dan segeralah sembuh"ucap dokter leon dan tersenyum tulus dia menutupi kesedihan karena dia tidak tegah melihat adik kecilnya terbaring sakit, keyla mengangguk mengerti seperti bocah yang di nasehati oleh kakaknya


jessy yang baru keluar kamar vanya dia pun melihat keyla dan dokter leon keluar dari ruang kesehatan


"dok apa queen sudah makan, dan apa yang terjadi dengan queen"tanya jessy bertubi-tubi tubi


"dia sudah makan dan queen hanya kelelahan saja sebaiknya perbanyak istirahat, semua sudah berakhir, kamu jaga queen"ucap dokter, keyla terdiam dan memilih pergi ke kamar vanya, keyla sudah mengancam dokter leon agar tidak memberitahu ke jessy atas penyakit yang dia derita


"baik dok, aku akan menjaga queen dengan taruhan nyawa ku sendiri"ucap jessy tanpa rasa ragu dan leon mengerti jika jessy sangat menyayangi keyla seperti adik kandung nya

__ADS_1


jessy memahami jika leon sangat menyayangi tulus kepada adiknya, dia lah penolong keyla di saat keyla ingin mengakhiri hidupnya, berkat leon juga keyla memiliki semangat hidup, keyla tidak pernah tersenyum, setelah kematian mami angel, dan untuk pertama kali keyla tersenyum tulus ketika dia bertemu leon dan dialah yang menyadarkan keyla


__ADS_2