The Mafia Queen

The Mafia Queen
alergi


__ADS_3

"tidak lama kau akan menyusul ibu mu" gumam Seo Young Eun dalam hati, seperti tertawa di dalam hati, mereka diam-diam memperhatikan dia dengan harapan yang sia-sia


"aku sepertinya harus pergi dulu" ucap Keyzia yang berpamitan, setelah mendapatkan pesan dari anak buahnya, dan segera menancapkan gas mobilnya menuju ke suatu tempat. Di perjalanan dia merasakan sesuatu yang aneh pada sekujur tubuh nya, dan sering kali merasakan gatal dan beberapa kali dia menggaruk nya, dan ketika dia sampai di tujuan sebuah mansion berukuran besar dan interior sangat indah



"Selamat datang Queen" sapa mereka dan membungkuk hormat


"Mereka sudah berada di ruang bawah tanah" ucap salah satu pria yang tak lain tangan kanannya, ketika Keyzia keluar dari mobil dengan wajah yang sangat pucat, dia juga seperti berusaha menahan rasa gatalnya


"Queen apa sebaiknya istirahat karena sepertinya" ucap nya yang sangat khawatir dengan keadaan queen nya yang terlihat tidak baik-baik saja, tetapi dia tidak menggubris nya karena tujuan awalnya tak lain menemui pria itu. Ketika dia menuju ke ruang bawa tanah dimana pria itu di sekap dan di ikuti beberapa anak buahnya beserta tangan kanannya, menuju ruang bawah tanah tiba-tiba Keyzia kehilangan kesadaran, karena tidak tahan lagi dengan sesak yang di rasakan setelah gatal, dan kini membuat nya susah untuk mengatur pernafasan, membuat nya dia ambruk pingsan, dan pria itu tak lain tangan kanannya dengan sigap menangkap tubuhnya, dan segera membawa ke kamarnya dan peralatan medis yang sudah tersedia disana, setelah dia mendapat kan perawatan intensif dan kini dia sudah kembali normal, kini dia pun sadar dan bangun, melihat di dekatnya sosok yang pria yang sangat familiar bagi nya, yang menatap nya dengan senyuman seketika dia tersenyum lalu memeluk nya, tiba-tiba perasaan rindu yang teramat dia rasakan


"kenapa kamu bandel sekali, sudah tahu jika tidak boleh makan itu aku sangat mengkhawatirkan mu" ucap pria itu dengan tersenyum hangat menatapnya, yang sibuk merapikan rambut poninya, dan dia hanya tersenyum dan kembali memeluk nya


"akhirnya aku berhasil menemukan mu, maaf sudah terlambat" ucap nya lagi dan wanita itu menggeleng kepala sebagai jawaban dan menangis tersedu-sedu


"jangan pergi lagi tetap lah disini, selama ini aku yakin jika kamu akan segera menemukan ku" ucapnya dan pria itu mengelus pipinya dengan lembut, nampak keduanya memendam rasa rindu yang teramat dalam


"aku tidak tahu jika cinta sejati memang benar adanya, bukan di drama atau novel tetapi di dunia nyata pun ada" ucap pria itu yang memasuki kamar sambil tertawa mengejek dan menggangu suasa

__ADS_1


"kenapa kau datang kesini, apa tujuan mu yang sesungguhnya" ucap pria itu dengan bersiaga melindungi wanita nya karena dia membawa senjata tajam


"karena wanita yang kucintai selama ini telah memilih mu pria seperti mu yang lemah, dari pada aku yang memiliki kekuasaan" ucap pria yang mereka kenal dengan nada sombong, tiba-tiba datang dengan pakaian yang berlumuran darah, seperti dia sudah bertarung


"jangan sentuh dia aku tidak ingin kau menyentuh nya" ucap pria itu berusaha untuk melindungi Wanita nya


"apa kau yakin melawan sedangkan kau saja tidak memiliki sesuatu untuk di jadikan senjata untuk mengalahkan ku" ucap pria itu, dan membuat wanita itu tidak bisa menahan amarahnya, ingin sekali dia membunuh nya dengan tangannya, akan tetapi dia tidak ingin membuat pria nya mengetahui siapa dirinya sebenarnya


"aku akan melindungi dia karena dia istriku" ucap pria itu dan pria itu semakin dekat ke arah mereka berdua


"apa kamu bisa, aku akan membantu mu, aku tidak ingin membuat mu terluka" ucap wanita itu seakan takut apa yang terjadi kepadanya


"ku mohon kamu jangan tinggalin aku lagi" ucap wanita itu dengan menangis histeris derainya air mata, ketika melihat darah yang keluar tanpa henti dari kepala pria itu, dan semakin membuat dia tidak sadarkan diri


"aku mohon bertahan lah" ucap nya lagi, berusaha untuk membuat nya tetap sadar, dan dia berteriak-teriak memanggil anak buahnya, dan tangan kanannya akan tetapi tidak ada satu pun yang menghampiri nya, dan pria itu semakin tertawa kemenangan


"aku tidak akan membunuh mu, dan jangan berteriak lagi, karena mereka sudah mati di tangan ku, jadi ku mohon jangan berteriak nanti tenggorokan kamu bisa sakit, karena aku ingin mendengar suara merdu mu" ucap pria itu yang ingin menyentuh nya, akan tetapi dia segera menepis nya, karena merasa ji_jik dengan pria itu


"jangan sentuh aku atau aku akan membunuhmu, secepatnya aku akan membunuhmu" ucap wanita itu dengan penuh kebencian dan dendam, matanya yang memerah

__ADS_1


"aku akan kembali lagi untuk menjemput mu my girl" ucap pria itu setelah berhasil membunuhnya, dia pun juga tersenyum penuh kemenangan, dan pria itu pun keluar dari kamarnya


"aku akan membalas nya" ucap wanita itu hati nya penuh dengan amarah dan dendam kepada nya, dan dia kembali menangis melihat pria itu tidak sadarkan diri tepat di pelukan nya


"Hana kamu harus ingat itu" gumam nya yang masih bisa dengar, dan dia melihat jika pria itu masih menutup mata


"Chan kamu harus bertahan hidup apa kau lupa dengan janji kita" ucap nya lagi tetapi tidak ada respon, dia kembali menangis tersedu


"Chan" gumamnya ketika bangun tanpa sadar dia memanggil nama Chanyeol, dan dia melihat tidak siapapun seseorang disana, karena dia sudah melarang mereka untuk menghubungi siapapun meski dia Thomas, Max, atau Damian beserta Jessica dan Dokter Leon, dia pun menyentuh pipinya dan merasakan pipinya terasa basah, bekas air mata dan dia tidak sadar jika telah menangis dan dia pun segera mengelap nya


"Queen apa masih ada rasa sakit" ucap pria itu dan dia menggeleng kepala sebagai jawaban


"alergi" gumam Keyzia dalam hati


"Queen kemarin pingsan dan baru sadar sekarang, dan apa queen memakan makanan laut karena aku merasa jika Queen alergi dengan makanan tersebut, dan ini sudah kedua kalinya" ucap nya lagi dan membuat dia bingung, sejak kapan dia memiliki alergi terhadap makanan laut, karena sebelumnya dia pertama kali memakan makanan tersebut


"jika Queen terlambat maka berakibat fatal, dan juga ini sudah kedua kalinya" ucap nya tetapi dia tetap diam dan dia memberi tahu obat apa saja yang harus di konsumsi


"dimana dia" ucap Keyzia dan dia pun segera mengantar kan Queen nya menuju ke tempat di mana pria itu di sekap, dia hanya mematuhi perintahnya

__ADS_1


__ADS_2