
keyla langsung tidur, tania dan stella memanfaatkan waktunya di luang ini ingin menindas keyla dan mereka menuju bangku belakang di mana keyla duduki
"hey cewek pembawa sial"ucap tania
"wanita gak tau malu"ucap stella
"pantas saja mami nya meninggal karena ulahnya kek gini"ucap tania
mendengar seseorang memanggil nama mami nya dia pun terbangun dan menggebrak meja seketika emosi nya tidak terbendung
"kau berani sekali"ucap stella dan melayangkan tangannya, secepat kilat tangan stella di tahan dan dia menampar pipi stella hingga terjatuh tersungkur ke lantai, tania dan para murid terkejut dan takut akan sikap keyla
"kau berani nya, kau tidak tau siapa aku, orang terkaya no 3"ucap sombong stella
"dan kau tidak tau aku dari keluarga terkaya nomor 4"ucap tania sombong dan ingin memukul keyla tetapi dengan cepat keyla menjambak rambut tania dan mendorongnya keyla pergi begitu saja
keyla berjalan dan tidak sengaja menabrak seseorang
"maaf"ucap keyla dingin tanpa melihat lawan nya
"hmmm"dehem dingin pria tersebut yang tak lain kalvin, keyla pun tak menghiraukan nya dan bergegas pergi ke suatu tempat
"sangat menarik"gumam kalvin melihat keyla pergi begitu saja
keyla pergi menuju ke suatu tempat yang tak lain ruang rooftrot, setelah beberapa waktu dia pun bergegas ke kantin karena dia merasa lapar
banyak siswa yang bergerombol, dan keyla tidak menghiraukan dan dia bergegas ke tempa duduk setelah ia memesan
"maaf kan aku kak, aku tidak sengaja"ucap seduh seseorang
"mata 4 tapi masih saja bisa nabrak, situ gak tau betapa mahalnya sepatu ku"ucap sombong stella
__ADS_1
"dan kamu hanya murid beasiswa disini, kalo tau orang tua ku, maka beasiswa mu bakalan di cabut"ancam tania
"kak maaf kan aku, tadi kakak yang"ucap seseorang terputus karena stella melayangkan tangannya dan menampar, gadis tersebut tersungkur ke tanah
"apa mau menyalahkan aku, kamu nya aja yang punya mata 4 masih kurang aja"ejek stella
"makanya kalo miskin jangan sok bersekolah disini"ucap tania dan menyiram es teh yang ada di sampinganya, pemilik nya pun tidak berani membantah karna dia juga takut
stella yang ingin menuangkan bakso ke kepala gadis tersebut, keyla yang melihat nya tersebut merasa jengah dan menghampiri dan merebut mangkok bakso tersebut dan mengambil semangkok bakso yang ada di sampingnya
segera dia menyiramkan kedua bakso tersebut ke wajah stella dan tania, mereka merasa kepanasan dan kepedesan
"dasar cewek aneh, sakit beg*k"umpat stella yang menahan sakit di wajah nya
"aduh panas wajah ku"ucap tania yang mengibas tangannya ke wajahnya
"panas pedes nih"ucap keyla dan mengambil se ember air bekas cucian lalu menyiram nya kepada mereka
"terimakasih kak sudah membantu ku"ucap gadis tersebut, keyla tak menjawab dia lalu pergi menuju ruang rooftrot dan tidak lama kemudian nama dia di panggil
keyla pun bergegas ke ruang kepala sekolah dan disana ada darwin, mona dan mami papi tania, setelah kejadian itu stella maupun tania memanggil kedua orang tuanya dan mendatangi sekolah
"bruak"suara pintu terbuka semua terkejut ketika mereka melihat seseorang yang datang
"kenapa dia masih hidup"gumam lirih yang masih bisa didengar oleh keyla, dan dia pun hanya tersenyum smirk
"maaf key sudah memanggil anda"ucap kepala sekolah membungkuk hormat, semua terheran
keyla langsung menaruh 1 koper yang berisi uang di atas meja, mereka semua tercengah melihat koper yang berisi uang tersebut
"apa apa an ini, saya tidak terima, karena telah melukai putri semata wayang saya"ucap papi tania
__ADS_1
"bagi untuk kalian anggap saja kompensasi untuk kelakuan ku kepada anak kalian"ucap remeh keyla dan lalu pergi meninggalkan mereka
keyla keluar dari ruang kepala sekolah, dan tidak sengaja menabrak seseorang, keyla tidak berkata hanya diam dan berlalu pergi tetapi tangannya di tahan dengan cepat keyla menghempaskan
"mau kemana kamu" ucap dingin seorang guru yang tak lain pak kalvin
"pulang"ucap keyla yang tak kalah dingin
dengan cepat kalvin menarik tangan keyla langsung mengajak nya ke kelas
"masuk"ucap dingin pak kalvin
keyla tak memperdulikan dia berlalu pergi dari hadapan pak kalvin dan masuk ke dalam. kelas untuk mengambil tas dan kembali keluar kelas, pak guru yang mengetahui jika keyla pemilik sekolah hanya diam tidak berani melarang, pak kalvin geram yang melihat tingkah keyla
"kenapa anda membiarkan dia keluar di jam pelajaran"ucap tegas pak kalvin
"dia mungkin lagi sakit biarkan dia pulang"ucap pak guru lebih memilih berdamai karena dia mengetahui jika kalvin guru baru dan tidak mengetahui jika keyla pemilik sekolah
keyla keluar dari kelas dan melewati kalvin begitu saja, dengan cepat kalvin menggendong tubuh keyla dan menuju ke ruang UKS
keyla yang kalah kekuatan dengan kalvin, setelah sampai di ruang UKS, kalvin menurunkan keyla ke atas brankar
"jika kau sakit maka beristirahat lah"ucap kalvin, dengan cepat keyla turun dari brankar dan menginjak kaki kalvin dan dia pun merasa kesakitan
dan dengan cepat keyla pergi meninggalakan kalvin yang kaki nya kesakitan, dia pun menuju ke tempat parkir dan mengambil mobil dan mengambil mobil
selang beberapa waktu dia pun menuju ke markas dan dia mendapat sambutan oleh para manfionso yang berjaga
"queen semua sudah siap"ucap fernand, dan keyla menganggukan kepalanya berlalu pergi menuju ruangannya
"rumah sakit telah di jaga oleh beberapa manfionso, tidak pergerakan yang mencurigakan keadaan tuan kenzo dan keuda orang tuanya aman"ucap thomas masuk ke dalam ruangan tersebut dan keyla menganggukan kepala dan thomas pergi dari ruangan tersebut
__ADS_1