The Mafia Queen

The Mafia Queen
pria asing


__ADS_3

Hana semakin takut jika terjadi sesuatu kepada Chanyeol, dia melihat ke arah Hana untuk tersenyum dia tidak ingin membuat dia semakin kalut


"Aku yakin kalian memiliki maksud tertentu, kenapa bos kalian ingin membawa dia" ucap Chanyeol membuat mereka ingin tertawa, dan karena tidak ingin membuang waktunya, yang berjalan ke arah mobil yang masih ada Hana, dan Chanyeol pun mencoba menahannya dan itu membuat dia kesal yang ingin menghalangi jalannya, dengan sigap dia memberikan pukulan yang keras, tepat mengenai perutnya membuat dia terhuyung jatuh


"Mending kamu diam, dan jangan cari masalah" ucap pria asing itu


"Urus saja dia, karena wanita itu tidak mungkin bisa melawan" ucap pria yang lainnya yang beranjak menuju ke mobilnya


"Dan ingat jangan pernah sentuh atau membuat dia lecet jika tidak ingin nyawa kita menjadi taruhannya oleh bos" ucap pria itu, dan dia mengangguk paham karena mereka bukan lah lawannya


"Tenang kami tidak akan menyakiti wanita itu" ucap pria asing itu


Pria itu kini berjalan menuju ke arah mobilnya, terlihat Hana merasa ketakutan dia juga melihat jika Chanyeol kesakitan karena ulah pria asing itu


"Nona sebaik nya kau keluar jika tidak ingin nyawa pria itu melayang" ucap pria itu penuh ancaman dan karena tidak ingin terjadi sesuatu kepada Chanyeol, dia pun akhirnya menuruti kemauan dia dan akhirnya, ketika akan membuka Chanyeol memberikan pukulan telak dan membuat pria itu meringis kesakitan, dan ingin membalasnya


"Hana aku baik-baik saja kamu tetap di dalam, jangan keluar, aku mohon" ucap Chanyeol dan membuat Hana bingung harus berbuat apa, karena satu sisi dia tidak ingin melihat Chanyeol semakin terluka, pria itu pun membalaskan pukulan yang dia terima dan dengan cepat dia menahan tangan yang mengarah ke wajahnya, Chanyeol pun menendang perut nya dan membuat nya terhuyung jatuh, dia semakin murka dan bangkit melawan dia, beberapa pukulan Chanyeol bisa dia menghindar, dan memberikan pukulan telak, akan tetapi di saat salah perhitungan dia mengenai Bogeman tepat mengenai pipinya, dan Hana semakin takut terjadi sesuatu kepada nya ketika ketiga pria itu turun dari mobil, lalu menghampiri mereka dan ingin bermain keroyok

__ADS_1


"Aku baik-baik saja" ucap Chanyeol dan tersenyum mencoba meyakinkan dirinya, meski dia tidak bisa mendengarnya tetapi dari gerak bibir nya dia bisa tahu


"Dia mencari masalah sebaiknya cepat bunuh saja dia" ucap pria itu


"Chan" gumam Hana dalam hati dia menangis tersedu dia tahu maksud mereka, mereka pun bermain keroyokan membuat Chanyeol kalah, dan dia pun berlumuran darah segar karena pukulan keras yang dia dapat, dan tiba-tiba sebuah mobil hitam berhenti tepat di belakang mobil nya, dan 3 pria asing keluar dari mobil tersebut membuat Hana semakin takut, jika mereka akan menyakiti Chanyeol, dan Hana kini menangis histeris melihat kondisi Chanyeol, dia seakan-akan ingin keluar dan menolong Chanyeol, tetapi Chanyeol berusaha untuk menahan agar dirinya tidak keluar tetap di dalam, tetapi dia tidak ingin kehilangan dirinya, dan memutuskan untuk keluar dari mobil


"Berhenti kalian jangan sakiti dia" teriak Hana yang tidak tahan dengan kondisi Chanyeol


"Akhirnya keluar juga" ucap pria itu merasa kesal membuat mereka harus membuang waktu, akan tetapi dia tidak bisa menyentuh wanita itu dan ketika ingin menarik paksa, ketiga pria asing yang baru datang lalu menyerang mereka, dan kini mereka melakukan pertarungan dan ketiga pria itu lebih kuat, dan salah satu dari mereka membantu Chanyeol untuk berdiri dan membawa nya ke dalam mobil, membuat Hana semakin takut


"Mau apa kamu, jangan sakiti dia, atau aku tidak akan tinggal diam" ucap Hana penuh penekanan dan tatapan tajam, jika dia tidak main-main dengan apa yang dia ucapkan, meski dia merasa jika dia tidak bisa melawan mereka, pria asing itu tidak marah atau melakukan kekerasan kepadanya, dia yang masih menatap intens dan kini tersenyum menambah ketampanan nya


Dan ini kesempatan untuk bisa kabur, jika kemungkinan dia akan berubah pikiran, dia pun melakukan mobil nya segera menuju apartemen, karena jika dia membawa nya ke rumah sakit, maka akan banyak yang mengetahui identitas Chanyeol dan kemungkinan berita tentang Chanyeol akan tersebar, bukan hanya dirinya maupun Chanyeol yang mendapat kan masalah akan tetapi para member akan terkena imbas


Sebelum pulang dia menyempatkan untuk pergi ke apotek, dan segera mengobati lukanya, dia membantu untuk berjalan, karena pria itu merasa menahan sakit, di bagian sekujur tubuhnya


"Duduklah aku akan membantu mengobati luka mu" ucap Hana dan dia pun mengangguk paham, dan dia menanyakan bagian tubuh mana yang sakit

__ADS_1


"Kau mau apa kenapa membuka baju" ucap Hana yang terkejut jika pria itu tiba-tiba akan melepaskan pakaiannya


"Kata kamu mau membantu mengobati, dan seluruh tubuh ku pasti banyak memar luka, dan ini terasa sangat sakit" ucap Chanyeol memang benar adanya, Hana pun mengangguk paham, melihat Chanyeol berusaha untuk melepaskan pakaiannya tetapi dia masih dalam kondisi terluka, membuat nya susah untuk melakukan sendiri, dan akhirnya Hana pun membantu untuk melepaskan bajunya, dia melihat tubuh kekar dan otot milik Chanyeol membuat nya susah menelan air liurnya


"Hati-hati nanti keluar tuh air liurnya" ucap Chanyeol yang ingin menggoda istrinya dana membuat Hana malu dia pun memukul di area badan Chanyeol yang memiliki luka lebam


"Hentikan Hana kau membuat nya semakin sakit bukan sembuh" ucap Chanyeol sambil tertawa


"Kau juga kenapa suka sekali menggoda ku" ucap Hana, dia hanya tertawa dan dia pun segera mengoleskan salep di bagian tubuhnya


"Kamu menangis, maaf sudah membuat mu menangis" ucap Chanyeol yang merasa bersalah, membuat Hana menangis, dia melihat Hana sibuk membersihkan lukanya, dengan berlinang air mata


"Aku memang menangis tetapi bukan karena kamu, tadi di jalan banyak debu dan aku lupa memakai kacamata, jadi mata ku kemasukan debu" ucap Hana yang masih fokus mengobati lukanya, ketika pria itu bertanya dia sangat kesal hingga menakan luka yang masih basah, dan dia meringis kesakitan


"Maafkan aku, pasti sakit maaf" ucap Hana yang terlihat sangat khawatir dia meniup keningnya dan kini mereka sangat dekat, dan Hana menyadari jika jarak mereka sangat dekat


"Aku sangat mencintaimu istri ku" ucap Chanyeol mengungkapkan perasaannya, dan membuat pipi Hana merona

__ADS_1


"Aku juga sangat mencintai mu suamiku" ucap Hana, kini bibir mereka berdua mendekat dan melakukan kissing dia pun membalasnya, dan memejamkan matanya ketika tangan Chanyeol sudah tidak bisa di kondisi kan, dan dia pun menerima perlakuan manis dari suaminya, dia seakan-akan menginginkan lebih


"Hana kenapa kau memejamkan mata, sebaiknya buka mata mu, itu lebih baik" ucap Chanyeol dan membuat dia malu, dia belum siap untuk melihat tubuh polos miliknya maupun milik Chanyeol, dia hanya menggeleng kepala karena merasa malu meski sudah pernah melakukan


__ADS_2