
Sedangkan disisi lain, di sebuah ruangan yang besar dan luas seorang pria tampan namun dingin dan juga kejam sedang berkutat dengan laptopnya.
Ya dia adalah Kim Taehyung umur 25 tahun CEO dari perusahaan Kim Company. perusahaan terbesar ke 2 di dunia, ya kalian tahu kan perusahaan terbesar pertama di dunia itu perusahaan siapa?
Perusahaan Choi star Crop.milik sehun, bucin memang kedua orang tua starla sampai-sampai perusahaan saja di namai nama anaknya. Ya karena starla anak satu-satunya di keluarga choi.tapi tidak untuk nama panjangnya karena itu privasi.
Taehyung juga seorang Mafia, mafia yang kejam dan di takuti di korea. dia juga berbisnis dalam bidang bawah tanah seperti penjualan senjata dan semacamnya.
Tok.. tok.. tok..
"Masuk!!" Terdengar dingin dan tegas. dan orang tersebut langsung masuk toh sudah dapat izin dari bos nya.
"Tae! " ucap orang tersebut. terdengar lancang karena tidak memanggil bos nya dengan sebutan tuan atau semacamnya.
karena dia sahabatnya si Park Jimin, pria pendek namun tampan ygy.
"Ada apa jim!" ucap tegas taehyung
"Astaga santai tae, aku hanya ingin bertanya padamu" ucap jimin
"Katakan!!" ucap taehyung, ya beginilah taehyung yang tidak mau bertele tele dalam berbicara.
"Aku dengar kau mau menjalin kerjasama dengan perusahaan terbesar itu apa benar?" tanya jimin.
"Ya, kenapa?" tanya taehyung balik
"Tae, yang benar saja! terbilang sulit untuk bekerja sama dengan perusahaan itu, tidak sembarangan orang di terima bekerjasama dengannya"
"Kau meragukanku jim!?"sarkas taehyung
"Aishh tidak tae tapi..ah sudahlah semoga saja di terima"ucap jimin karena tidak mau nanti berdebat dengan sahabat kejamnya itu
" Itu pasti kau tenang saja!"ucap taehyung
"memang kau ingin bekerja sama dengan perusahaan itu untuk apa?" tanya jimin
"Aku ingin membangun Restoran mewah di sini." ucap taehyung
"Restoran? disini sudah banyak restoran mewah dan mahal kenapa kau ingin membangun restoran? "tanya jimin
"Hanya ingin" jawab taehyung cuek
"Hanya ingin? astaga tae, kau kan bisa bekerja sama dengan perusahaan lain tanpa di tolak, kenapa kau ingin bekerja sama dengan perusahaan itu hanya karena ingin membuat restoran! " ucap jimin
__ADS_1
"Kau kan tau jim!! perusahaan itu terkenal,dan otomatis kalau kita bekerja sama dengan mereka restoran ku akan ramai!!"
"Hahh baiklah aku mengerti" ucap jimin, terlampau malas untuk berdebat dengan bos sekaligus sahabatnya ini.
"Hmm" ucap taehyung
"Ini sudah waktunya makan siang, kau sudah makan tae?" tanya jimin
"Tidak" jawab taehyung
"Makan dulu tae, setidaknya perutmu itu tidak kosong, ayo kita makan di luar" ajak jimin
"Tidak jim! jika kau ingin pergilah, aku bisa makan sendiri nanti" ucap taehyung
"Terserah, tapi jangan lupa makan tae kalau kau tidak ingin sakit" ucap jimin, taehyung hanya berdehem dan jimin pun keluar dari ruangan bos kejamnya itu untuk mengisi perutnya.
Taehyung pun kembali fokus ke laptopnya, sampai bunyi HP yang bergetar mengalihkan pandangannya.
Drrtt.. drrtt..
"Halo" ucap tegas taehyung.
"Maaf mengganggu tuan, senjata yang akan di kirim ke Amerika tiba-tiba di rampok oleh sekelompok orang"
"Apa!! bagaimana bisa!! kenapa kalian tidak becus untuk menjaga senjata saja apa kalian ingin mati sekarang hah!!" ucap taehyung marah
"Maaf kan kami tuan, kami akan mencarinya dan membawa senjata itu kembali secepatnya tuan" ucap orang itu takut.
"Ya!! cepat cari sekarang orang itu dan bawa kembali senjatanya!! atau kalau kalian tidak menemukan secepatnya nyawa kalian lah taruhannya ingat itu!!" ucap taehyung dan langsung mengakhiri ucapannya tanpa menunggu jawaban dari anak buahnya.
"Brengsekk!! siapa yang berani menghalangi ku, akan ku bunuh siapapun itu" ucapnya
Sedangkan disisi lain seorang wanita cantik sedang tidur di kamarnya, ya itu adalah Choi starla seorang mafia queen red flowers.
Drrtt.. drrtt..
Karena suara handphone itu wanita cantik ini bangun dari tidurnya. dengan mata masih tertutup starla meraba-raba nakas disampingnya dan mengambil benda pipih itu
"Ya, halo" ucap starla dengan suara seraknya.
"Queen, kami menemukan senjata yang akan di kirim ke Amerika" ucap bawahannya
"Apa kalian mengambilnya?"tanya starla
__ADS_1
" Iya queen dan kami sudah membawa senjata ini ke markas"jawab sang anak buah
"Bagus, pastikan semua jejak hilang dan tidak bisa di lacak kau mengerti" ucap starla
"Ya queen kami sudah melakukannya, tanpa jejak" ucap sang bawahan
"Hmm" ucap starla dan mengakhiri ucapannya.
"Ke Amerika? Sudah pasti senjata itu untuk daddy, aku akan menelpon daddy dan mengatakan kalau senjatanya di rampok oleh putrinya kkkk" ucap starla sambil terkekeh.
Starla pun langsung mencari kontak daddy nya dan ..
"𝙔𝙖 𝙝𝙖𝙡𝙡𝙤 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙡𝙥𝙤𝙣 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮" ucap sang daddy dari sebrang sana.
"Kkkk apa daddy sudah sampai?" tanya starla
"𝘽𝙖𝙧𝙪 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙬𝙖 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜" tanya balik sang daddy.
"Tidak daddy, starla hanya ingin bertanya apa daddy memesan senjata dan akan di kirim sekarang ke Amerika?" tanya starla
"𝙄𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖? 𝙖𝙥𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙢𝙖𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝?"
"Tidak, hanya saja anak buah starla merampok senjata yang akan di kirim ke daddy kkkk" ucap starla sambil terkekeh.
"𝘼𝙥𝙖!! 𝙖𝙨𝙩𝙖𝙜𝙖 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞 𝙧𝙖𝙢𝙥𝙤𝙠 𝙨𝙞𝙝. 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮 𝙢𝙚𝙢𝙚𝙨𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙣𝙟𝙖𝙩𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙨𝙚𝙙𝙞𝙖𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙢𝙖𝙧𝙠𝙖𝙨 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙨𝙩𝙖𝙜𝙖.. " ucap sang daddy
"Hahaha baiklah maafkan starla daddy, sekarang daddy telpon saja penjualnya dan beritahu kalau daddy akan membayarnya dan memesan ulang oke" ucap starla
"𝙃𝙪𝙝𝙝.. 𝙗𝙖𝙞𝙠𝙡𝙖𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙨𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙥𝙪𝙩𝙧𝙞 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮, 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙚𝙨𝙖𝙣 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙣𝙟𝙖𝙩𝙖" ucap sehun
"Jangan lupa membayarnya dulu daddy, karena senjatanya di rampok putrinya kkk" ucap starla
"𝘽𝙖𝙞𝙠𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞𝙣𝙮𝙖. 𝙙𝙖𝙙𝙙𝙮 𝙩𝙪𝙩𝙪𝙥 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙩𝙚𝙡𝙚𝙥𝙤𝙣 𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙮𝙖𝙣𝙜" ucap sehun
"Ya daddy" ucap starla dan sehun pun mengakhiri panggilannya.
memang kalau menyangkut putri kesangannya sehun tidak akan bisa marah seperti sekarang walaupun sang putri merampok senjatanya sehun tidak marah hanya terkejut saja. bucin memang
CEO sekaligus pemimpin mafia..
𝙑𝘼𝙉𝙏𝙀 𝙈𝘼𝙁𝙄𝙊𝙎𝙊. Ya itu nama kelompoknya.
__ADS_1