
Mereka bertiga pun berdiskusi melalui pesan di group
#Yerebun
*Choi young do*
Bagaimana?
*Oh na ri*
???
*Hana*
???
*Kang tae mo*
???
*Choi young do*
Serius🥹
*Oh na ri*
Ini juga serius
*Oh na ri*
kenapa???
*Kang tae mo*
Kenapa???
*Hana*
Me too
*Choi young do*
Serius🤯😡
*Oh na ri*
Young do lagi ngambek tapi di liat dia biasa saja, malah sibuk nyemil sambil mainan ponsel
*Choi young do*
Tau 😭😡🤯
*Kang tae mo*
Gak ikutan🪳
*Oh na ri*
Jangan marah, sini lanjut makan lagi🐀
*Choi young do*
Tega banget di suruh makan 🐀😭
*Hana*
🤣🤣🤣🤣
*Kang tae mo*
Iya kenapa? Buruan gak enak juga kalo kita sibuk mainan ponsel di depan orang
*Choi young do*
Emang dari tadi kita lagi bersama siapa? Hantu?
*Oh na ri*
Enak saja? yang benar dia pangeran ku tuan dawson, aku yakin dia jodohku, eun sang aku akan sering sering main ke kantor mu🥰
_membuat ketiga sahabat nya merasa mual dan memuntahkan semua isi di perutnya_ (bercanda)
*Choi young do*
Tadi aku tidak salah dengar, ada seseorang berbicara, jika pria bernama jansen dia adalah jodohnya🫠
*Oh na ri*
Mau ku timpuk pakai piring🤺 sini kalau berani by one🫡
__ADS_1
*Choi young do*
Setuju🏃🏿♂️🫡
*Kang tae mo*
Serius, apa yang ingin kau katakan tadi?
*Choi young do*
Cara nya untuk membayar tagihannya?
*Hana*
Sedang mengetik
*Kang tae mo*
Oh......
Kirain kenapa
*Oh na ri*
Santai saja tinggal tanya, terus bayar
*Hana*
Sedang mengetik
*Choi young do*
Bagaimana siapa yang bertanya?
*Hana*
Sedang mengetik
*Oh na ri*
Biar aku saja🖐️
*Hana*
Sedang mengetik
*Kang tae mo*
*Oh na ri*
Bukan modus, tetapi ini adalah langkah awal untuk menuju kesuksesan
*Kang tae mo*
Sukses mendapatkan jodoh, benar apa betul?
*Oh na ri*
Kedua nya adalah jawaban benar
*Kang tae mo*
Bukan teman ku🫣
*Choi young do*
Dari tadi ini yang memang perasaan ku, apa hanya aku? apa gimana, hana dari tadi mengetik tetapi tidak ada pesan
*Kang tae mo*
Mungkin dia sudah mengirim tetapi melalui telepati, benar apa betul?
*Choi young do*
Mengetik terus, tetapi gak ada yang masuk, aku kira ponsel milik ku yang tidak ada sinyal?
*Kang tae mo*
Terus ini kau mengirim chat pakai apa? Pakai sinyal cinta?
*Oh na ri*
Sedang mengetik
*Hana*
Diem yuk buruan, ramai ku timpuk pakai kursi satu satu
*Choi young do*
__ADS_1
Baiklah sudah di putuskan jika hana yang akan menanyakan 👏
*Kang tae mo*
Setuju, biar cepat selesai👏
*Oh na ri*
Kalian, tunggu saja nanti🤯🤯🤯🤺
*Choi young do*
Kabur
*Kang tae mo*
Kabur
Mereka sesekali tersenyum ketika melihat ponsel milik mereka masing masing, yang tak lain saling mengirim pesan dan membalas pesan yang di lakukan di group chat, karena hal sepele, dan biasanya mereka menggunakan isyarat telepati
"Tuan mohon maaf sebelumnya, saya mau bertanya berapa tagihan total milik kami?" Tanya hana
"Aku sudah membayar semua tagihan dan mungkin di bawa oleh jansen, kalian tidak perlu mengganti uang nya, anggap saja makan malam ini saya mentraktir" ucap Dawson
"Terimakasih sudah mentraktir kami makan malam, jika ada waktu kami akan mentraktir balik anda tuan" ucap oh na ri yang sangat bersemangat dan dia mengangguk setuju dengan ajakan dia, mereka pun segera berpamitan, meski dia masih ingin bersama Hana, tetapi dia tidak bisa menahan merek untuk tetap bersama nya
"Selamat malam tuan" ucap mereka
"Kalian jangan memanggil dengan sebutan tuan, apa aku terlihat sangat tua" ucap dawson, dan membuat oh na ri tertawa kecil, menganggap jika pria tampan bernama Kelvin Dawson bukan hanya tampan tetapi menggemaskan, semakin membuatnya mengagumi dirinya, sedangkan Hana dia hanya tersenyum menanggapinya dia hanya menghargai
"Kalian bisa memanggil ku dengan sebutan kelvin" ucap kelvin dan mereka lun setuju
"Kita lanjut ke club malam" ucap oh na ri
"Setuju" ucap ketiganya bersamaan, mereka pun kini menuju ke club malam yang terkenal di kotanya
"Kalian minum apa?" tanya Kang Tae Mo
"Wine" ucap Choi Young Do
"Wine" ucap Oh Na Ri
"Flower wine" ucap Hana, dan Kang Tae Mo pun memanggil pelayan, dia memesan minuman dan beberapa cemilan
"Kita kesana" ucap Choi Young Do yang melihat jika ada tempat kosong untuk mereka
"Kalian bisa mabuk sepuasnya karena ada kami disini yang akan menjaga melindungi dan mengantarkan kalian dengan selamat" ucap Choi Young Do
"Kau jangan takut jika mabuk malam ini, kita minum sepuasnya" ucap Kang Tae Mo
"Kau juga Hana" ucap Oh Na Ri
"Yang benar saja, ingat ketika kita minum dan kalian bertiga mabuk, siapa yang bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi?" tanya Hana berniat menyindir mereka dan hanya bisa tertawa mengingat kejadian setiap minum terlalu banyak, dan cuman Hana yang tidak pernah mabuk
"Itu cuman sekali dan aku pernah tidak mabuk parah, dan masih membantu mu, di saat mereka mabuk" ucap Kang Tae Mo
"Aku juga" timpal Oh Na Ri
"Sama aku juga" ucap Choi Young Do
"Dan itu hanya sekali, selebihnya aku semuanya yang mengurus kalian di saat mabuk, dan tidak sia-sia selama ini aku bekerja paruh waktu" ucap Hana dan teringat jika selama ini Hana lah yang mengurus mereka jika minum terlalu banyak sehingga membuat nya mabuk, dan bukan hanya itu terkadang mereka membuat kekacauan dan Hana lagi yang turun tangan
"Baiklah kami akan mentraktir mu minum sepuasnya" ucap kang Tae Mo yang di angguki mereka berdua
"Hanya minum" tanya Hana dan mereka paham maksud Hana
"Baiklah pesan makanan sepuasnya tenang kami traktir" ucap Choi Young Do
"Kami boleh minum sepuasnya" tanya Oh Na Ri dan mereka melihat ekspresi Hana yang terlihat sedang menimbang keputusan, dan berharap jika akan mau
"Setuju, untuk malam ini kalian bisa mabuk sepuasnya" ucap Hana yang mengangkat gelas miliknya yang berisi wine, dan mereka ikut serta, semakin malam tempat itu ramai pengunjung yang datang, dan alunan musik DJ membuat mereka sangat bersemangat untuk berjoget di tengah-tengah
"Hana kita kesana yuk, sepertinya seru" ucap Oh Na Ri
"Tenang ada kami berdua jadi bisa menjaga kalian" ucap Kang Tae Mo
"Kalian kesana lah duluan aku akan menyusul" ucap Hana
"Aku akan menemani Hana kalian kesana duluan" ucap Choi young do, dan keduanya mengangguk paham, karena tahu jika meninggalkan Hana sendirian akan membuat semakin berbahaya
"Kau juga kesana, aku mau mengirim pesan, dan setelah itu aku akan menyusul" ucap Hana untuk meyakinkan dia
"Kau yakin" tanya Choi young do dan dia mengangguk yakin, dan akhirnya dia pun menuruti keinginan Hana
"Aku akan memantau dari kejauhan jika ada yang macam-macam, atau ingin menculik mu, meski dia hanya ingin mengajarkan bicara jangan di hiraukan, kau bisa langsung berteriak yang kencang atau melempar kan sepatu mu ke arah kami" ucap Choi young do membuat Hana di buat tertawa, dia sangat posesif kepada nya dari dulu hingga sekarang, dan itu juga alasan kenapa dirinya tidak memiliki seorang kekasih
"Baiklah tuan Young do" ucap Hana dan memberikan hormat dan pria itu tersenyum lalu pergi meninggalkan dirinya sendiri, dan kini dia mengambil ponselnya di dalam tas, dia berharap seseorang mengirim beberapa pesan atau panggilan tidak terjawab berkali-kali ketika dia tidak membalasnya, ketika dia membuka ponsel banyak notifikasi nama dia di layar ponselnya, dia sengaja mengabaikan ponsel nya berharap dia akan mencari dirinya
Seketika senyuman nya pudar seketika, dari beberapa pesan yang masuk tidak ada nama dia, dan dia menuangkan wine ke dalam gelas beberapa kali
__ADS_1
"Ngapain juga nunggu pesan dari dia, memang aku siapa, sekarang dia pasti bersama kekasih nya, ngakunya sahabat" gumam Hana dalam hati, dia tersenyum miris, dia tahu statusnya dan dia melihat ke arah taman temannya, yang terlihat asik berjoged membuat dia ingin ikut serta, mereka semakin mabuk dan Hana tidak henti hentinya menambah botol wine, dan ketiga temannya merasa Hana bukan Hana yang di kenal selama ini, dia tidak akan mau mabuk
"Hana kau berhentilah jangan minum terlalu banyak, bisa-bisa perut mu sakit" ucap Kang Tae Mo yang merasa sangat khawatir