The Mafia Queen

The Mafia Queen
TMQ 62


__ADS_3

ketika keyla akan ke indonesia dia mengajak bersama nya untuk menjadi dokter pribadinya, leon hanya menuruti keinginan adik kecilnya, karena dia mengerti jika dia tidak bisa beradaptasi dan dengan mudah menerima dokter baru


keyla menemani vanya sepanjang malam dan tidak sekali pun meninggalkan vanya, sudah 7 hari vanya tidak ada perkembangan, keyla tetap menjaganya


keyla selalu di samping vanya dan di temani oleh jessy, dan sudah seminggu keyla dan jessy tidak masuk sekolah, jessy yang sibuk dengan urusan perusahaan dan tidak pernah hadir ke sekolah


kenzo, kenia dan arga sangat cemas atas hilang kabar keyla dan jessy susah untuk di hubungi, kenzo dan kenia selalu menyempatkan mendatangi mansion keyla tetapi tidak ada satu pun orang


kenzo sangat frustasi, ketika beredar video dimana pengakuan jika key adalah keyla dan kebenaran tentang keyla terungkap, nama baik keyla sudah kembali bersih


tepat 2 minggu keyla selalu menemani vanya dia tidak memperdulikan kesehatannya, tangan vanya bergerak dan keyla melihat jika vanya akan sadar dia pun memanggil dokter leon, karena dokter leon selalu berjaga jaga di depan kamar vanya


"vanya kamu sudah sadar"tanya dokter leon


"keyla"lirih vanya, keyla yang ada di sampingnya pun mendekat


"kakak jangan banyak bergerak, kakak pasti sembuh"ucap keyla lirih dan mencium tangan vanya


"kakak sayang sama kamu, kamu adalah separuh jiwa kakak, dan kakak sangat mencintaimu melebihi seperti adik kandung"ucap lirih vanya dan meniti kan air mata


"aku tau kak, tapi kumohon kakak jangan tinggalin key"ucap lirih keyla


"maaf kan kakak key, mami sudah menunggu kakak di sana, jaga kesehatan kamu, mami sudah menunggu ku, aku ingin menemani mami dia sendirian disana dan dia berpesan padaku semua sudah berakhir"ucap lirih vanya dan dia kembali munutup matanya, keyla menangis histeris dokter leon pun mencoba untuk menopang jantung dan sia sia vanya menghembuskan nafas terakhir nya dia pun pergi meninggalkan keyla untuk selama lamanya

__ADS_1


dokter leon menutup vanya dan keyla pun tak sadarkan diri segera ia menggendong keyla menuju ruangan kesehatannya


jessy, thomas dan max yang melihat keyla tak sadarkan diri mereka sangat sedih, vanya pun di makam kan di dalam markas, tanpa kehadiran keyla karena dia dalam kondisi kesehatan yang menurun, hingga 5 hari keyla tak sadarkan diri


tepat seminggu keyla baru bisa membuka mata dan dia mencari kakak nya di ruang kesehatan dan nihil vanya tidak ada mencari, jessy yang melihat jika keyla keluar daru ruang kesehatan untuk mencari vanya dia pun menghampiri keyla


"vanya sudah tidak ada dek"tangis jessy dan memeluk nya, keyla hanya bisa menangis dalam pelukan jessy


"tidak kamu bohong kak vanya masih ada tadi dia yang membangunkan ku, kamu jangan berbohong, kau tau aku membenci kebohongan"bentak keyla dan dia pun melepaskan pelukan, jessy hanya terdiam


ketika keyla ingin masuk ke dalam lift untuk mencari vanya tubuhnya tidak stabil dan hingga mau jatuh dan dengan cepat leon menangkap badan keyla dia puj bergegas menuju ruang kesehatan


setelah beberapa jam keyla sudah sadar disana sudah ada jessy dan dokter leon yang siap menjaga nya


"dimana kak vanya, kenapa tak menunggu apa di sudah sembuh dimana dia apa dia tegah ninggalin aku lagi"ucap keyla lirih


"dek sebaiknya kamu makan dulu"ucap jessy, dan keyla menggelengkan kepala


"aku ingin ke kak vanya"ucap keyla lirih


"aku tak akan mengantarmu ke vanya jika kamu tak makan dulu, jika selesai aku berjanji setelah itu kamu akan bisa menemui vanya"ucap dokter leon dan keyla mengangguk, dokter leon pun menyuapi keyla dengan telaten, jessy thomas dan max melihat keyla seperti bukan leader yang mereka kenal, dia sangat manja dan seperti bocah yang seusianya


"selesai, maka tepati janjimu"ucap keyla dan menutup mulutnya, tingkah nya seperti anak kecil yang menggemaskan

__ADS_1


"baik aku akan menepati janjiku, setelah kamu minum vitamin dan kita akan ke vanya"ucap dokter leon menaruh makanan dan mengambil obat setelah itu keyla dan yang lain ikut ke makam vanya yang ada di markas, keyla menolak untuk memakai kursi roda, karena dia tidak suka jika di lemah tetapi leon tidak habis akal dengan cara dia menggendong keyla sehingga keyla tidak perlu berjalan kaki, karena keyla sangat rapuh


mereka sampai makam vanya yang ada di dekat taman, keyla berjongkok melihat tulisan nama vanya sisilia alexander


"kak vanya tunggu aku, dan beri tahu mami, bentar lagi key akan menyusul kalian"gumam dalam hati keyla


mereka semua tidak bisa membendung kesedihan dan akhirnya menitihkan air matanya, melihat queen nya, yang tak ada semangat hidup


mereka pun meninggalkan makam vanya, keyla pun kembali menuju mansion tetapi pergi ke restoran


ketika ingin masuk keyla tidak sengaja menabrak seseorang


"kamu kalo jalan pakek mata dong"


"orang miskin apa mampu makan disini"


"jangan hiraukan dia, kita datang kesini untuk bertemu client"


"benar jangan buang buang waktu meladeni wanita murahan, pasti dia ingin menemui tamunya"


erika melihat ada pelayan yang melewati mereka dan mengambil dengan seenaknya dan menyiramkan ke wajah keyla


"kamu pantas di gini in dan tak pantas datang ke retoran mahal ini"

__ADS_1


mereka bertiga adalah yang tak lain erika dan 2 keponakan nya, keyla hanya tersenyum smirk ketika


"queen mereka sudah masuk dalam jebakan"ucap pelayan tersebut yang tiba tiba berjalan di dekat keyla saat berdebat


__ADS_2