
"dia memilikinya, dia tersenyum sangat menakutkan" gumam Chanyeol yang masih bisa di dengar oleh Keyzia, yang meringis kesakitan dan memegang kepala nya, dia juga tubuhnya merinding ketakutan
"apa yang kau katakan sesuatu" ucap Keyzia yang berusaha menenangkan nya
"dia pembunuh yang ingin membunuh ku juga" gumam Chanyeol yang masih bisa di dengar, tetapi dia mengabaikan Keyzia
"aku akan melindungi mu tidak ada yang akan menyakiti mu, kita harus ke rumah sakit' ucap Keyzia yang ingin mengajak nya ke rumah sakit
"jangan sentuh aku, dan kau segera pergi dari sini tinggalkan aku sendirian, itu sangat membantu ku" ucap Chanyeol yang menghempas kan tangannya dengan kuat, dia terlihat sangatlah pucat, dia takut mengatakan jika memiliki ingatan tentang wanita di hadapannya, kini dia merinding rasa ketakutan
"kau terlihat pucat biar ku antar ke rumah sakit" ucap Keyzia yang sangat mengkhawatirkan kondisi Chanyeol saat ini, akan tetapi dia selalu mendapat kan sikap kasar dari Chanyeol
"tidak perlu, kau lebih baik pergi dadi sini ku mohon" ucap Chanyeol
"aku tidak akan meninggalkan mu dengan kondisi seperti ini, saat nya minum obat" ucap Keyzia yang ingin memapah tubuhnya akan tetapi dia menolak niat baik nya, dia pun berusaha untuk berjalan menopang tubuhnya
"kau harus pergi dari sini" ucap Chanyeol tetapi Keyzia masih pada pendiriannya, hingga akhirnya Chanyeol pun pasrah, akan tetapi bersikap acuh dan tak menganggap keberadaan Keyzia disana
"mau aku bantu atau mau aku temani kemana" ucap Keyzia yang ingin membantu dirinya, akan tetapi mendapatkan penolakan meski Keyzia memasak makanan kesukaan nya, akan tetapi tidak pernah sekali pun menyicipi dan memilih makan di luar, terkadang Keyzia memesan makanan untuk nya agar Chanyeol tidak perlu makan di luar, karena dia tahu jika Chanyeol todak menyukai masakan nya, akan tetapi Chanyeol selalu mengabaikan makanan darinya
Keyzia kini setiap hari ikut dirinya ke tempat kerja, dan kemanapun Chanyeol pergi seperti kegiatan nya sebagai asisten, terlebih dia mengutamakan membantu Chanyeol akan tetapi selalu mendapatkan penolakan dari nya, dan lebih memilih untuk meminta bantuan kepada asisten yang sesungguhnya yang tak lain
"Soo Young tolong temani aku ke Billboard" ucap Chanyeol yang memangil Kim Soo Yoong lalu mengabaikan Keyzia
"tapi" ucap Kim Soo Yoong yang ingin menolak karena merasa tidak enak terhadap Keyzia, dengan melihat tatapan tajam dari Keyzia membuatnya takut untuk mengiyakan, akan tetapi Chanyeol mengancam dirinya
"baik" ucap Kim Soo Yoong lalu mengikuti langkah kaki Chanyeol di belakang nya
"maafkan aku nona bukan maksud ku untuk" ucap nya lagi yang menunduk hormat kepada nya, akan tetapi Keyzia berusaha tetap tersenyum di depan hadapannya
"bilang ke dia untuk tidak mengikuti kita pergi, jika dia melanggar maka dia akan tahu apa yang terjadi setelah itu" ucap Chanyeol yang memberi pesan untuk Keyzia yang tahu, jika Keyzia akan mengikuti kemana pun mereka berdua pergi, dan Kim Soo Yoong pun mengangguk paham
"nona mohon maaf kan aku" ucap Kim Soo Yoong yang berbalik ke arah Keyzia
__ADS_1
"aku sudah tahu" ucap Keyzia yang menahan rasa sakit hati,mendengar apa yang di katakan Chanyeol terdengar jelas, dia pun pergi ke ruangannya
"setelah itu temani aku ke suatu tempat, dan mereka ada beberapa staf yang akan membantu" ucap Chanyeol yang tahu jika Kim Soo Yoong ingin menolaknya yang beralasan jika dirinya sibuk membantu member yang lain
"baik, tapi" ucap Kim Soo Yoong, akan tetapi Chanyeol mengabaikan dirinya, hingga wanita itu mengantarkan Chanyeol pulang dan dia tidak mengabari dirinya
"kenapa lama sekali kemana mereka" gumam Keyzia kini merasa gelisah, karena Chanyeol memberi nya perintah agar tidak mengikuti dirinya, Chanyeol tidak kunjung kembali sudah berapa lama dirinya menunggu
"kau menunggu siapa sampai sekarang belum pulang" ucap Baekhyun yang melihat Keyzia masih belum pulang
"aku menunggu Chan kenapa dia belum datang juga" ucap Keyzia
"mungkin dia sudah pulang coba hubungin dia, tadi dia pergi di temani siapa" ucap Baekhyun
"aku sudah beberapa kali menghubungi dirinya akan tetapi tida ada respon, dan juga dia di temani asisten kalian" ucap Keyzia dan kini dia mengangguk paham, dan Keyzia berusaha menghubungi Chanyeol akan tetapi tidak ada balasan
"lalu kenapa kau kesini" ucapnya lagi
"aku kembali karena ada sesuatu yang tertinggal" ucap Baekhyun dan Keyzia mengangguk paham
"mau aku temani" ucap Keyzia dan dia mengangguk sebagai jawaban, karena merasa menyenangkan jika ada yang menemani dirinya
"maafkan sikap Chan yang saat ini mungkin efek dari amnesia" ucap Baekhyun dan dia mengangguk paham, karena merasa jika dirinya juga melakukan hal yang sama, ketika dirinya mengalami amnesia dan menyadari, jika dirinya lebih kejam dari pada sikap Chanyeol kepada nya, dengan penuh kata ancaman
"dulu kau juga seperti Chanyeol ketika amnesia, akan tetapi Chan sangat sabar menghadapi perubahan sikap mu waktu itu" ucap Baekhyun yang mengingat kejadian ketika Keyzia mengalami amnesia, serta bersikap dingin hanya kepada Chanyeol
"mungkin ini juga balasan atas sikap ku kepada Chan pada waktu itu, dan jika kau amnesia jangan berubah menjadi menyebalkan" ucap Keyzia yang membuatnya mengerutkan keningnya
"apa yang kamu takutkan jika aku bersikap dingin kepada mu" ucap Baekhyun
"tidak ada teman mengobrol karena oppa paling menyenangkan jika di ajak mengobrol, dan juga sering membantu ku dari dulu hinggas sekarang" ucap Keyzia yang tersenyum mengingat jika Baekhyun sering membantu dirinya, hingga mempermudah pekerjaan nya begitupun dengan Baekhyun yang tersenyum
"jika tahu seperti ini aku memilih untuk amnesia dari dulu, dan bersikap dingin lalu kau tidak meminta bantuan kepada ku" ucap Baekhyun yang ingin menggoda dirinya
__ADS_1
"tenang saja aku akan membantu mengingat, agar oppa tidak amnesia" ucap Keyzia dan membuat Baekhyun tertawa
"kau curang key, dulu kau sangat dingin ketika amnesia dan melupakan aku dan kita" ucap Baekhyun
"tetapi aku gak terlalu menyebalkan bukan tetap imut di mata kalian" ucap Keyzia yang kini bisa melupakan kesedihan nya
"sangat menyebalkan sekali kau waktu itu key, aku pernah berjanji jika kau berjanji akan aku jewer telinga mu" ucap Baekhyun yang mengingat perkataan nya waktu itu
"dan sekarang apa masih berlaku, dan maafkan sikap ku waktu itu" ucap Keyzia yang merasa bersalah dengan perubahan sikap nya
"karena kamu kembali kehidupan mu yang dulu, bisa di maklumi" ucap Baekhyun dan Keyzia merasa lega
"akan tetapi untuk yang ini masih berlaku dong" ucap nya lagi, lalu menjewer telinga Keyzia, dan dia pun tidak terima kemudian keduanya saling kejar-kejaran
"aku senang melihat mu kini bisa tersenyum lagi key" gumam Baekhyun dalam hati, yang kini melihat Keyzia bisa tersenyum lagi
"pasti Chan menunggu mu, aku ingin mentraktir mu minum karena sudah menemani ku" ucap Baekhyun
"jika ada waktu oppa harus mentraktir ku minum" ucap Keyzia dan Baekhyun mengangguk paham, lalu keduanya berpisah
"aku mengira kau tidak pulang malam ini" ucap Chanyeol yang melihat Keyzia pulang sangat larut
"apa kau menunggu ku" ucap Keyzia yang kegirangan karena tahu jika Chanyeol menunggu dirinya
"aku bukan menunggu mu dan juga aku sangat bahagia jika kau tidak pulang, kapan kau akan pergi dari sini" ucap Chanyeol yang acuh
"apa kau lupa jika kita berdua adalah pasangan suami istri, dan kemana pun kau berada aku akan mengikuti mu" ucap Keyzia dengan tatapan tulus membuat Chanyeol terhipnotis, dengan wajah cantik Keyzia meski dia tak memakai riasan tebal
"kenapa dengan ku" gumam Chanyeol dalam hati
"terserah kau saja akan tetapi kau harus segera pergi, aku merasa tidak nyaman kau berada disini" ucap Chanyeol yang pergi begitu saja
"sabar key, dulu kau pernah seperti ini" gumam Keyzia dalam hati yang teringat perkataan dari Thomas, Max, Jessica, Leon serta Damian, mengingat kan waktu dirinya mengalami amnesia yang bersikap sangat keterlaluan kepada Chanyeol
__ADS_1
"sesakit ini yang di rasakan, aku memilih sakit luka yang berdarah, daripada rasa sakit yang tidak berdarah" gumamnya lagi merasakan rasa sakit di bagian hati