
"maaf sudah membuat mu pulang lebih awal" ucap Chanyeol
"tidak, aku juga merasa bosan lebih baik kita pulang lebih awal" ucap Keyzia, kini mereka perjalanan menuju apartemen, karena hari ini teman-teman Chanyeol akan berkunjung, sehingga mereka memutuskan untuk pergi ke apartemen
"Hay Key" ucap Suho, Baekhyun, Sehun dan D.O
"kalian sudah datang, masuk lah" ucap Keyzia yang menyambut kedatangan mereka
"kemana Hyung key" ucap Sehun karena melihat dirinya datang sendirian
"Chan lagi di dapur, kenapa kalian repot-repot bawa makanan sendiri" ucap Keyzia yang melihat Sehun dan D.O membawa beberapa kantong plastik, dan Suho membawa kotak pizza
"yah buat kita makan key, ada-ada saja pertanyaan nya" ucap Baekhyun dengan watados nya
"terserah kau saja Baek" ucap Keyzia yang malas debat
"Baek Baek Oppa, aku lebih tua dari mu" ucap Baekhyun yang tidak terima di panggil nama
"kalian pasti lelah, aku akan membawa kan kalian minuman" ucap Keyzia mengabaikan Baekhyun lalu pergi membantu Chanyeol
"sabar Hyung, Key kembali seperti Hana yang dulu kita kenal" ucap D.O
"kembali ke mode jail" ucap Sehun
"aku akan membantu mereka" ucap Suho dan mereka mengangguk paham
"maaf, aku tidak bisa menemani kalian lebih lama" ucap Keyzia
"tidak apa-apa key" ucap D.O
"hati-hati di jalan key" ucap Sehun
"jika terjadi sesuatu segera hubungi aku" ucap Chanyeol yang mengantarkan Keyzia ke lobi, dia pun mengendarai mobilnya menuju ke suatu tempat, lalu memarkir kan mobilnya
"key" sapa seseorang yang tak lain Oh Na Ri, yang telah menunggu nya
"maaf sudah membuat mu menunggu lama" ucap Keyzia yang menghampiri temannya
"tidak juga, aku baru sampai seperti mu, meski 5 menit yang lalu" ucap Oh Na Ri sambil tertawa, dan keduanya menuju ke bioskop dan melihat jadwal film yang akan tayang
__ADS_1
"kita terlambat filmnya sudah tayang dari 10 menit yang lalu" ucap Oh Na Ri melihat jadwal tayang film, begitupun dengan Keyzia
"bagaimana jika kita nonton jadwal yang berikutnya" ucapnya lagi
"setuju masih ada 2 jam, kita bisa jalan-jalan setelah membeli tiket" ucap Keyzia dan dia mengangguk setuju, dan mereka pun mengantri untuk mendapatkan tiket
"kita masih waktu 2 jam apa lebih baik kita berkeliling, bagaimana" ucap Oh Na Ri dan Keyzia pun mengangguk setuju pendapat Oh Na Ri, dan berkeliling memasuki toko pakaian, toko makeup, dan toko sepatu
"key bagaimana menurut mu" ucap Oh Na Ri yang mengambil dua pilihan setelan baju, dan menunjukkan kepada Keyzia
"sebelah kanan cocok untuk warna kulit mu" ucap Keyzia dan dia pun setuju karena dari awal dia ingin memilih nya, dan dia juga ingin menanyakan pendapat dari Keyzia
"pilihan kita sama" ucap Oh Na Ri dan Keyzia hanya tersenyum karena dia tahu Oh Na Ri sudah menginginkan dari awal
"kenapa kau mengembalikan, bukannya itu cocok untuk mu" ucap Keyzia yang melihat Oh Na Ri mengembalikan pakaian tersebut ke tempat nya
"sepertinya aku tidak jadi beli, aku cari yang lain saja, ini ukurannya terlalu besar" ucap Oh Na Ri
"harga segitu cukup buat aku makan seminggu" gumam nya dalam hati yang menelan ludah
"kita tanya ke pegawainya mungkin ada yang ukurannya untuk mu" ucap Keyzia tetapi Oh Na Ri menolaknya
"baiklah jangan lupa kau traktir aku" ucap Keyzia dan Oh Na Ri menjawab nya dengan jawaban oke
"maaf kan ini ada potongan harga, jika ingin membelinya kami akan membawa nya ke kasir" ucap pelayan dengan penuh ramah
"sungguh ini ada potongan harga, jadi berapa" ucap Oh Na Ri dengan bersemangat
"dari harga 500 ribu won jadi, 200 ribu won" ucap pelayan wanita tersebut, membuat Oh Na Ri dengan cepat berubah pikiran akan membeli satu setelan baju tersebut, tanpa dia sadari jika dari awal Keyzia memperhatikan ekspresi Oh Na Ri yang semula bahagia dan berubah, dia pun diam diam menghubungi seseorang untuk memberikan diskon kepada Oh Na Ri, tanpa dia tahu jika mall tersebut sudah menjadi milik Keyzia
"akhirnya kita bisa berkencan lagi seperti dulu, keberuntungan ku selalu ada dapat potongan harga, sekarang kau mau beli apa aku akan traktir, tetapi aku ingin membeli sepatu yang sama bagaimana" ucap Oh Na Ri yang merasa sangat bahagia, dan Keyzia menyetujui permintaan sahabat nya, mereka pun kini memasuki toko sepatu
"key ini seperti nya bagus" ucap Oh Na Ri yang mengambil sepatu dengan model dan warna yang sama, dan memakainya begitupun dengan Keyzia
"sepatu ini ukurannya sesuai dengan kaki ku" ucap Oh Na Ri yang memakai sepatu dengan ukuran yang sama dengan kakinya
"yang ini sepertinya kekecilan" ucap Keyzia dan Oh Na Ri pun mengecek
"benar ukurannya milik mu lebih kecil" ucap Oh Na Ri karena ukuran sepatu mereka berdua sama
__ADS_1
"aku akan bertanya kepada pelayan, untuk menayangkan ukuran sepatu yang sama dengan milik ku" ucap nya lagi, tetapi tidak ada pelayan satu pun yang menggubris dirinya
"key kita tunggu sebentar semua pelayan lagi sibuk melayani yang lainnya" ucap nya lagi dan Keyzia mengangguk paham, dan sudah 20 menit mereka berdua menunggu, dan Oh Na Ri melihat
"key maaf sudah membuat mu menunggu" ucap Oh Na Ri yang merasa tidak enak, dan juga 30 menit lagi film mereka akan tayang
"tidak apa-apa kita tunggu saja mereka" ucap Keyzia
"sampai kapan mereka mengabaikan" gumamnya dalam hati, dia kembali bermain ponsel, karena dia juga melihat jika pelayan mengabaikan nya, dan mencari pelanggan yang berpenampilan elite, sedangkan Oh Na Ri dia terlihat sederhana
"mau tanya sepatu ini ada ukuran yang lebih besar, sepatu ini tidak cukup untuk teman ku" ucap Oh Na Ri yang menunjuk kan sepatu milih Keyzia, tetapi dia mengabaikan lalu menyambut orang lain, dan sudah 3 kali dia mendapatkan penolakan, dan Oh Na Ri melihat pelayan wanita yang sudah melayani customer lalu menghampiri nya
"key dia sudah selesai aku menghampiri nya, kau tunggu saja disini" ucap Oh Na Ri, dan dia mengangguk setuju
"minta tolong cari kan ukuran sepatu ini, yang lebih besar lagi" ucap Oh Na Ri yang menunjukan sepatu milik Keyzia
"selamat datang, bisa saya bantu" ucap pelayan wanita tersebut mengabaikan dirinya, dan membuat seseorang tertawa
"kasihan sekali habis di kacang in, dari tadi gak ada yang melayani, dari penampilan nya saja, sudah keliatan" ucap Choi Sang Ri, dan pelayan wanita tersebut ikut tertawa yang memandang remeh penampilan Oh Na Ri
"aku tidak ingin berdebat dengan mu, dan aku cuman ingin minta tolong dari tadi semuanya sibuk dan kau bukannya bisa membantu ku" ucap Oh Na Ri
"apa kau mau melayani wanita seperti ini, apa kau yakin dan ku lihat kau menyambut ku, sudah jelas ada dia" ucap Choi Sang Ri
"aku dan teman-teman ku semua sudah tahu jika wanita ini tidak mampu membeli, karena dari tadi keliling tapi tidak ada satu pun yang di beli" ucap pelayan Wanita tersebut dengan entengnya
"kau kesini hanya berkeliling tanpa membeli, dan mata kamu tidak buta membedakan mana orang miskin dan orang kaya, dia pasti tidak mampu membeli sepatu disini, dan hati hati saja mungkin dia berniat mencuri" ucap Choi Sang Ri dengan tatapan mengejek
"aku kesini untuk membeli bukan berniat mencuri" ucap Oh Na Ri yang tidak terima jika dirinya di tuduh sebagai pencuri, dia mencari keberadaan Keyzia agar tidak di seret ke dalam urusan nya
"kau mencari siapa, atau kau jangan-jangan memang berniat mencuri" ucap Choi Sang Ri yang melihat Oh Na Ri, yang seperti sedang celingak-celinguk mencari seseorang, dan lebih terkejutnya dia menyuruh pelayan tersebut menggeledah isi tas Oh Na Ri
"mau apa kamu tas ku tak ada apa-apa hanya barang ku" ucap Oh Na Ri yang tas miliknya ingin di rebut oleh pelayan wanita tersebut, kini mereka menjadi pusat perhatian, dan mereka mengira jika Oh Na Ri adalah pencuri, karena ada pelayan toko memaksa untuk menggeledah isi tas miliknya
"dia tidak mau memberikan tas nya kepada ku, karena ketahuan mencuri" ucap pelayan wanita yang meninggikan suara nya dan membentak, seperti sedang mengintrogasi seorang pencuri, dan Benyak yang menyuruh agar dia memberikan tas nya untuk di cek, tetapi Oh Na Ri semakin takut karena kini menjadi pusat perhatian, sedangkan Choi Sang Ri pelayan toko tersebut tersenyum penuh makna, seperti semuanya sudah di rencanakan
"wanita ini mau mencuri dan untung nya dia mengetahui gerak gerik mencurigakan, dan tertangkap basah dan wanita ini berusaha untuk kabur " ucap Choi Sang Ri yang kini beralih memfitnah Oh Na Ri, dan pelayan wanita tersebut mengiyakan, suasana semakin ramai dan Oh Na Ri tidak bisa berkutik, karena di serang dua orang dan juga dirinya semakin terpojok dengan tuduhan, karena mereka juga ingin menghubungi pihak keamanan
"key" gumam nya dalam hati melihat semua mata tertuju kepadanya dengan tatapan kebencian dan hinaan
__ADS_1