The Mafia Queen

The Mafia Queen
fitting baju


__ADS_3

Mobil Sehun berhenti tepat di depan pintu gerbang, karena Hana meminta berhenti di depan


"Mungkin penjaga rumah lagi istirahat aku tidak enak mengganggu mereka" ucap Hana dan Sehun pun mengangguk paham dan semakin mengagumi wanita itu, sejatinya dia takut jika dia pulang bersama pria asing, dan bukan bersama Chanyeol


"Baiklah segera istirahat" ucap Sehun dan dia mengangguk paham, lalu dia pun segera meninggalkan dia di depan rumah


"Bagaimana jika mereka menanyakan Chanyeol aku harus menjawab apa jika aku pulang sendirian dan dia tidak memberi tahu dimana sekarang" gumam Hana yang bimbang mau melangkah kakinya masuk atau akan jalan-jalan tetapi dia tidak tahu harus kemana dan dia pun berinisiatif untuk menghubungi Chanyeol dan menanyakan keberadaan nya, jika dia memilih untuk masuk sendirian, setidak nya dia bisa menjawab


"Jika kita berpisah dan Chanyeol akan kena masalah dengan orang tuanya" gumam Hana lagi menimbang kembali keputusan nya, dia tidak ingin Chanyeol terkena masalah, dia akhirnya memutuskan untuk menunggu pria itu karena khawatir, dan menanyakan keberadaan nya saja jika dia masih berkumpul bersama teman-teman nya dia akan memilih menunggu dia sampai selesai, ketika akan menghubungi tiba-tiba mobil Chanyeol berhenti di depannya, jendela mobilnya turun terlihat pria yang dia tunggu pun datang


"Masuklah di luar pasti dingin" ucap Chanyeol dan wanita itu mengangguk setuju lalu masuk ke dalam mobil


"Kamu sudah selesai bertemu dengan teman teman mu" tanya Hana karena dia juga pergi akan menemui teman-teman nya, penjaga rumah membukakan pintu gerbang dan mobil itu segera masuk ke dalam


"Belum tetapi aku sudah merasa lelah jadi memutuskan untuk pulang lebih awal" ucap Chanyeol dan dia mengangguk paham dia sangat beruntung tidak harus menunggu lama di luar jika seandainya rumah itu dekat dengan kafe dia akan memilih untuk menunggu di sana, mereka pun masuk ke dalam rumah bersamaan, tetapi lampu sudah padam menandakan mereka sudah masuk ke dalam kamar mereka masing-masing, Hana tertegun dan gemetar melihat kegelapan dan dia tiba-tiba memegang lengan tangan Chanyeol dan dia merasa jika Hana berkeringat dingin karena tangan yang di pegang merasa sedikit basah

__ADS_1


"Tolong nyalakan lampunya aku sangat takut dengan kegelapan" cicit Hana yang masih bisa di dengar oleh Chanyeol


"Baiklah tunggu disini" ucap Chanyeol tetapi dia menolak karena dia merasa sangat takut, dan akhirnya dia pun menggandeng tangannya membawa nya untuk menuju ke dinding untuk mengambil remote control dan Hana mengerat kan genggaman nya


"Kamu jangan takut ada aku disini" ucap Chanyeol yang mengelus kepalanya dengan lembut dan membuat Hana merasa nyaman dan sedikit perasaan ketakutan nya sedikit hilang, dan tidak lama mereka pun sampai di dinding tersebut lalu segera menghidupkan lampu


"mereka pasti sudah tidur dan biasa disini di matikan lampu jika istirahat" ucap Chanyeol karena merasa jika rumah sudah sunyi dan wanita itu mengangguk paham lalu baru menyadari jika dirinya masih menggenggam tangan sebelah Chanyeol dengan kedua tangan nya lalu segera melepaskan nya


"Maaf sudah membuat mu takut dan setelah ini aku akan memberi tahu jika lampu akan di nyalakan terus" ucap Chanyeol dia takut jika ibu Hana juga memiliki rasa takut dengan kegelapan seperti hana


"Terimakasih sudah mau mengantar kan aku dan kamu boleh mematikan lampu jika aku sudah berada di dalam kamar, dan aku akan segera tidur" ucap Hana


"Baiklah jika butuh sesuatu hubungi saja aku, dan selamat malam" ucap Chanyeol dan wanita itu menjawab ucapan malam lalu segera masuk ke dalam kamar nya, pria itu pun mematikan lampu disana dan segera menuju ke kamarnya dan memutuskan untuk membersihkan diri di dalam kamar mandi, sudut bibir nya terangkat ke atas dan membentuk senyuman membuat nya semakin tampan, mengingat hal-hal yang dia lihat tadi


Sebenarnya dia tidak bertemu dengan teman-teman nya akan tetapi mengikuti kemana pun mereka pergi, dia meninggal Hana dan berputar balik, ke tempat itu dan bersembunyi ketika Sehun datang dia merasa lega jika pria itu benar datang, ketika akan pergi dia memutuskan untuk mengikuti kemana pun mereka pergi, dan teringat kejadian yang lucu, dia tertawa bersama Sehun, dan yang membuat nya tidak bisa melupakan dan dia masih teringat wajah kebingungan Hana ketika di depan rumah, ekspresi ketika dia bingung jalan mondar-mandir dan berkali-kali memutar langka kakinya, terlihat sangat frustasi membuat dia semakin menggemaskan, ketika ingin menekan bel dia mengurungkan niatnya, dan kembali ke tepi jalan, dan begitupun beberapa kali dan celingukan melihat di sekitar seperti mencari sesuatu, tetapi dia tidak menemukan apapun hanya rumah mewah yang berjejeran disana, dan pemilik rumah disana dari kalangan konglomerat dan keluarga Park juga termasuk keluarga konglomerat dan sangat disegani, sehingga dia memutuskan untuk menghampiri nya karena merasa kasihan yang terlihat dia duduk di tepi jalan raya

__ADS_1


ketika akan kembali Hana akan di jemput oleh Sehun, karena tadi malam pria itu meminta agar mereka kembali bersama, dan Chanyeol pun setuju karena dia tidak merasa khawatir jika Hana pergi bersama pria yang dia kenal juga terlebih sangat dekat, Hana sudah meminta agar menurunkan dia di rumah yang di turunin semalam dan sebenarnya Chanyeol juga tahu tetapi dia berpura pura tidak tahu, yang berbeda dua rumah dari rumah orang tua Chanyeol, dan dia berjalan sedikit jauh, karena jarak setiap rumah sangat besar


dan pagi ini Hana dan Chanyeol akan melakukan fitting baju lebih awal yang sudah di persiapkan oleh ibu Chanyeol sebelum kembali ke Seoul, mereka segera menuju ke toko baju langganan ibu Chanyeol


"tuan nona selamat datang kami sudah menyiapkan yang sudah di pesan oleh nyonya" ucap pegawai toko dan di belakang pemilik toko baju yang memang terkenal di kota itu berada disana ikut menyambut mereka, dan mengikuti langkah kaki pria itu, Chanyeol yang masih mengenakan masker, agar tidak ada yang mengenalinya, dan hanya pemilik toko yang mengetahui identitas, karena dia sahabat ayah Chanyeol


"kau melupakan ahjusi Chan" ucap pria paruh baya tersebut dengan tiba-tiba dan kini Chanyeol baru mengingat jika dia adalah sahabat dekat ayahnya dan dulu sering bermain ke rumahnya sebelum dia debut


"apa kabar ahjusi sudah lama kita tidak bertemu" ucap Chanyeol lalu mereka berpelukan seperti hubungan mereka dekat


"apakah dia kekasih mu yang akan kau nikahi dia sungguh cantik beruntung sekali kau memiliki istri bule nanti keturunan kalian sangat tampan dan cantik karena kau juga tampan Chan" ucap pria tersebut dan keduanya hanya tersenyum menjawab nya, meski dia tidak tahu jika mereka di jodohkan bukan dari sepasang kekasih


"kalian memang pasangan sangat serasi dan pernikahan adalah momen dimana akan di lakukan oleh sepasang kekasih yang saling mencintai dan ingin mengikat satu sama lain, dalam suka maupun suka menerima kekurangan pasangan" ucap nya lanjut dia pun bercerita tentang dirinya menikahi mantan kekasihnya yang kini menjadi istrinya, dan membuat Hana sadar akan hal itu, tujuan pernikahan bukanlah hal main-main, mereka melewati sepasang kekasih yang sama dengan mereka yaitu fitting baju terlihat wanita maupun pria sangat bahagia, karena mereka tamu spesial dan akan di tempatkan yang berbeda juga, untuk menjaga privasi Chanyeol


sesampai nya Chanyeol bisa melepaskan maskernya karena hanya ada Hana, paman, dan dirinya saja serta sang istri pria itu berada disana untuk membantu hana

__ADS_1


__ADS_2