The Mafia Queen

The Mafia Queen
Hana meninggalkan dia selama nya


__ADS_3

Chanyeol merasa sangat familiar dengan kalimat 1 Minggu, dia teringat bayangan


"bagaimana jika kita menghabiskan waktu musim panas, untuk di apartemen saja" ucap Hana tiba-tiba


"apa aku tidak memiliki kegiatan pada musim panas" ucap Chanyeol yang menanyakan jadwal nya kepada sang asisten nya dan juga berstatus sebagai istri nya


"tidak ada, karena kita memiiki hari libur 1 Minggu, dan apa kau lupa" ucap Hana dan dia mengangguk paham, tetapi dia juga merasa lupa jika dirinya mendapat kan libur selama musim panas, akan tetapi dia juga percaya dengan Hana karena dia juga yang mengatur jadwal nya


"apa kau tidak ingin untuk berlibur ke tempat yang kau inginkan" ucap Chanyeol menawarkan untuk berjalan-jalan, tetapi Hana menggeleng sebagai jawaban


"tidak, karena kita hanya punya waktu 1 Minggu dan aku hanya ingin menghabiskan waktu itu untuk kita berdua" ucap Hana dan dia mengangguk setuju


kini dia teringat dengan kalimat _satu minggu_


"Hana dimana Hana apa dia masih disini, dimana dia aku tidak melihat dia dari tadi" ucap Chanyeol yang kini baru mengingat nama Hana sang istri nya, dan membuat mereka bingung menjelaskan dari mana


"kalian tidak bertemu dengan Hana, dia tadi yang membangunkan ku, apa dia pergi ke minimarket, sebaiknya aku harus menjemputnya, dia pasti tidak membawa dompet lagi" ucap Chanyeol lagi, mereka saling menatap satu sama lain


"Hyung apa yang harus kita lakukan" gumam D.O yang bertanya kepada Kim Min Seok


"Chan kau harus banyak istirahat karena kau baru bangun dari koma, dan Hana dia sudah meninggal" ucap Suho dan membuat Chanyeol tidak percaya apa yang dia dengar


"Hyung" ucap Baekhyun, D.O, Kai, dan Zitao bersamaan, yang merasa jika sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk mengatakan hal yang sebenarnya, terlebih dalam kondisi seperti saat ini, dan dia baru bangun dari komanya


"yang di lakukan Suho benar, jika kita menyembunyikan nya itu tidak akan membuat nya merasa tenang setidaknya dia harus tahu kebenaran nya" timpal Sehun

__ADS_1


"dan tiga kita membuat dia kembali semangat" ucap Kim Min Seok, yang melihat Chanyeol tertegun


"Chan kau harus bisa belajar menerima kenyataan bukan hanya kau tetapi kita juga merasa kehilangan dia" cuap Yifan, dan Chanyeol menangis dalam dingin teringat pertemuan mereka selama satu Minggu


"Hyung kau harus kuat dan kita harus belajar menerima kenyataan saat ini" ucap Kai


"kalian pasti sedang bercanda, dan itu tidak lucu sama sekali" ucap Chanyeol dan mereka pun memeluk dia memberikan dukungan


"Hyung ini mimpi dan tadi aku bertemu dengan Hana, dan dia terlihat baik-baik saja" ucapnya lirih membuat mereka semakin sedih melihat keadaan Chanyeol dan di balik pintu kedua orang tua Chanyeol melihat mereka yang berusaha memberikan dukungan untuk putra nya


"dia mengalami kecelakaan dan mereka identitas nya sesuai dengan Hana tetapi dia terbakar sehingga kita segera mengubur jasadnya" ucap Jong Dae


"kenapa tidak menunggu ku, sebelum berpisah dengannya seharusnya aku ingin melihatnya untuk terakhir kalinya, tetapi aku yakin jika dia bukan Hana" ucap Chanyeol


"tetapi dia masih ada di hati kita" ucap Baekhyun


"kita harus memberikan mereka waktu" ucap ayah Chanyeol kepada istrinya dan dia mengangguk setuju karena mereka harus saling menguatkan satu sama lain


seorang wanita cantik yang tertidur pulas berada di atas kasur yang memiliki ukuran king size, yang kini berada di dalam kamar yang bernuansa gelap, dia pun bangun dan segera membersihkan diri, dan setelah itu dia segera mengenakan pakaian formalnya


"morning Daddy, morning kak Jess" ucap wanita cantik itu berjalan menuruni anak tangga, yang menuju ke arah nya


"morning too putri kesayangannya Daddy, bagaimana pagi mu" ucap sang Daddy, pria paruh baya yang berusia 50 tahun tetapi tetap terlihat mudah karena ketampanannya


"morning too adek es kutub ku, terlihat sangat rapi pagi ini kau mau pergi kemana tidak mungkin untuk kerja" ucap Jessica yang masih suka menggoda sang adiknya

__ADS_1


"seperti biasa Daddy" ucap nya sambil tersenyum tak lupa mencium kedua pipi sang Daddy dan juga dia mencium kedua pipi kakak perempuan nya, yang kini wanita cantik itu terlihat sibuk menata makanan di meja makan


"kau mau pergi kerja" ucap Jessica, dan dia menggeleng sebagai jawaban


"aku akan pergi ke kantor dan bukan untuk bekerja, kau lupa jika perusahaan itu milik ku" ucap nya dengan senyum Devil nya


"kau ke kantor hanya untuk mencari mangsa lagi" ucap Jessica seperti bisa membaca dalam pikirannya, dan seperti biasa dia mencari manusia yang tidak pantas untuk hidup, dan sang Daddy hanya menggeleng kepala melihat sifat putri bungsu nya yang memiliki hobi membu_nuh


"kau semakin pintar saja, kak" ucap Hana dengan senyum menyeringai


"memang benar adek ku yang cantik jelita, tapi sayang adek ku memiliki hobi yang memang berbeda dari yang lainnya" ucap Jessica tetapi tidak di gubris oleh nya, sedangkan dia menikmati makan pagi saat ini


"kau tidak ingin mengajak ku dalam permainanmu" ucapnya lagi sepertinya dia juga ingin bermain seperti dulu


"dan kau lupa jika mereka sudah mengenal mu" ucap nya dengan entengnya karena dia sekali bermain mencari masalah, sedangkan dia mengangguk paham


"baiklah aku akan berperan seperti biasa" ucap nya dan dia pun mengangguk setuju


"apa kalian tidak ingin berlibur akhir Minggu ini" ucap sang Daddy


"sepertinya seru bagaimana jika kita berlibur ke Paris," ucap Jessica dengan semangat


"bagaimana dek kau setuju" ucapnya lagi dan menunjuk wajah menggemaskan, meski dia tidak mudah terpengaruh, karena dia ada jadwal balap liar


"aku ada urusan penting" ucap wanita itu dan Jesicca mengangguk paham

__ADS_1


__ADS_2