The Mafia Queen

The Mafia Queen
bertemu teman lama


__ADS_3

Dua wanita tiba-tiba menghampiri dirinya, dan membuatnya tertunduk menatap ke lantai, terlihat dia menahan ketakutan


"Sudah lama kita tidak bertemu wahai teman ku Hana" ucap ejek wanita cantik terlihat dari atas sampai bawah pakaian dan aksesoris yang dia kenakan barang branded, dan membuat wanita di sampingnya nya tersenyum mengejek


"Teman lebih tepatnya dia pesuruh sejak kapan kita berteman dengan dia" timpal nya sambil memandang remeh dirinya


"Kau jangan begitu" ucapnya sambil menyentuh dagunya ketika dan lebih tepatnya dia memegang dagunya ke atas agar menatap ke arah mereka


"Kau membuat dia takut jangan seperti itu, orang yang melihat kita mengira nya melakukan pembullyan terhadapnya kau tak mau itu terjadi dan merusak nama kita" ucapnya lanjut


"Benar juga sapa kita dong sebagai teman yang sudah lama tidak bertemu lagi sepertinya baru kemarin kita berpisah kau sangat bahagia sekali" timpal teman nya, dan keduanya pun mengajak paksa dirinya ke suatu tempat yang tak lain tangga darurat karena disana jarang ada orang, dan seperti dulu mereka menyiksa dia, seperti waktu dulu


"Kau sengaja menghindari kami dan merasa bebas ketika sudah lulus ini yang kau nanti bukan menjauh dari kami" ucap Jung So Ah dengan menjambak rambut panjangnya dan dia pun meringis kesakitan tetapi dia mengabaikan akan hal itu, karena sudah biasa pada waktu di bangku kuliah, ponsel nya berdering dan dia pun segera mengangkat nya


"Baik aku akan kesana" ucap Hana lalu mengakhiri panggilan tersebut


"Mau kabur kamu" bentak Seo In Rang sambil mendorong tubuhnya hingga terpental ke dinding


"Tidak tapi ini panggilan darurat aku harus kembali" ucap Hana

__ADS_1


"Kau semakin berani dengan kita berjanji menjawab semenjak ada mereka kau sudah tidak patuh lagi kepada kami" ucap Seo In Rang


"Tidak ini memang pekerjaan ku sebagai asisten mereka jadi aku mohon biar kan aku pergi" ucap Hana meminta belas kasih, seperti biasa dia harus berlutut di kaki jika ingin di bebaskan dan mereka tidak melepaskan nya begitu saja, mereka menyuruh nya membeli kan kopi untuk mereka berdua tetapi bukan dari kantin akan tetapi cafe yang berada di luar, dan dia pun menurutinya karena tidak ingin semakin panjang


Ketika dia pergi keduanya tertawa jahat, dan menghina


"Tumben dia lama sekali apa terjadi sesuatu terhadap dirinya" gumam Kai yang masih bisa di dengar oleh Chanyeol


"Dia bilang akan terlambat jadi mungkin belum selesai" timpal Chanyeol dan dia pun mengangguk paham


"Dia sudah dewasa gak perlu khawatir dan masih di dalam gedung mana mungkin terjadi sesuatu" timpal Suho dan memang benar apa yang bisa di takutkan


"Sebaiknya kita segera pergi jika tidak ingin terlambat" ucap Sehun dan di angguki oleh Suho


"Tapi bagaimana dengan Hana" tanya D.O


"Dia akan menyusul" jawab Sehun dengan entengnya


"Apa dia tahu dimana lokasi nya" tanya Min Seok yang juga ikut khawatir

__ADS_1


"Apa kalian lupa dia asisten kita dan pasti tahu" Jawab Suho dan mereka pun mengangguk paham, mereka pun segera keluar dari ruang makeup setelah selesai lalu menuju ke lift untuk turun ke lantai satu, dan bertemu dengan Hana yang sedang membawa dua gelas kopi


"Ini yang dinamakan urusan penting" ucap Sehun dengan tatapan tajam


"Ternyata urusan pribadi mu lebih penting dari pada tugas mu sebagai asisten kami" timpal Suho keduanya nampak kecewa atas kelalaiannya


"Tenang Hyung mungkin manajer menyuruh dia membeli kopi" ucap Kai berniat membelah dirinya


"Maaf sudah membuat kalian menunggu lama" ucap Hana merasa bersalah dan D.O pun menepuk bahunya


"Tidak apa-apa sebaiknya kau segera titipkan kepada OB agar di antar ke ruangan Manajer" ucap D.O


"Benar kata dia akan ku panggil OB dan kau pastinya capek" ucap Chanyeol air keringat yang membasahi keningnya terlihat dia tidak sempat mengelap nya, dan dia pun membantu nya, mereka pun tersenyum menatap dia berbeda dengan dua pria yang berhati dingin sedingin kutub yang tidak akan bisa mencair


Seseorang menyapa Hana lalu menghampiri dirinya


"Hay Hana" sapa kedua wanita itu yang tak lain kedua teman nya


"Lama kita tidak bertemu terakhir ketika kelulusan kuliah" ucap Seo In Rang memeluknya seperti sangat akrab

__ADS_1


"Dan kita akhirnya bisa bertemu disini" timpal Choi So Ri dia juga memeluk dirinya tak lupa membisikkan sesuatu dan hanya dia saja yang bisa mendengar


__ADS_2