The Mafia Queen

The Mafia Queen
mengabaikan


__ADS_3

"kamu tidak perlu khawatir, dan tidak perlu merasa bersalah karena aku mempercayai mu" ucap Damian dan dia mengajak mengobrol berdua dengan Chanyeol, dan menyuruh Thomas dan Max menjaga Keyzia, dan mengabaikan keberadaan Jessica dan Leon


"jadi selama ini key" ucap Damian setelah mendengar penjelasan dari Chanyeol dan dia mengangguk sebagai jawaban


"Benar jika selama ini key masih belum mengingat tentang dirinya sebagai Hana, dan karena foto itu juga yang membuat kami salah paham, memang aku akui pada waktu itu juga kesalahan ku, maaf kan aku ayah mertua" ucap Chanyeol dan kini Damian membenarkan firasat Thomas dan Max, jika sikap Keyzia masih sama dengan sikap nya yang dulu, jika dirinya mengingat dirinya Hana, dan mungkin dia akan membalas dendam terhadap mereka yang telah berani menculiknya. sudah dua hari Keyzia tidak sadarkan diri, dan Chanyeol setia menemani setelah selesai kerja dia mendatangi rumah sakit


"Chan kau juga harus istirahat biar aku dan Max yang akan menjaga key" ucap Thomas melihat Chanyeol baru datang dari kerja


"tidak aku baik-baik saja, ini sudah menjadi tugas ku menjaga key, terimakasih sudah menemani nya" ucap Chanyeol


"key adalah adik kami berdua, dan kau adalah adik ipar kami" ucap Max


"dan kau harus memanggil kami berdua bang seperti key" ucap Thomas dan Chanyeol mengangguk sebagai jawaban, dan merasa bahagia mereka menerima dirinya


"ayah mertua sebaiknya istirahat, biar aku yang menemani key malam ini" ucap Chanyeol


"benar yang di katakan Chan, Daddy pasti lelah biar kan aku menemani Chanyeol disini" ucap Max


"Daddy pulang dengan ku, key aman disini ada Chan dan Max" ucap Thomas dan akhirnya dia pun mau pulang bersama Thomas, dan kini hanya tersisa Chanyeol dan Max


"Kamu jangan khawatir key adalah wanita kuat, dia lebih kuat dari ku" ucap Max mencoba meyakinkan dirinya


"yah aku tahu, dulu dia Hana wanita yang ku kenal, pekerjaan keras akan tetapi suka ceroboh dalam bekerja" ucap Chanyeol yang mengingat kenangan dulu, ketika Keyzia atau Hana bekerja sebagai asisten


"sungguh, aku ingin tahu tentang key" ucap Max bersemangat mungkin dengan bercerita tentang Keyzia, ketika menjadi Hana dia akan juga ikut mendengarkan


"maksud ku ceritakan tentang Hana" ucap nya lagi, dan Chanyeol dengan senang hati menceritakan masa lalu Hana, karena Max adalah kakak Keyzia yang paling dekat dengan dirinya


"key sangat beruntung memiliki suami seperti mu, dan aku tidak khawatir jika key bersama mu" ucap Max

__ADS_1


"karena aku juga sudah mencari tahu tentang mu, hati mu baik luar dan dalam semuanya bukan untuk menjaga image" gumam nya dalam hati


"dan kalian juga sudah menjaga Keyzia selama ini, sebelum bertemu dengan ku" ucap Chanyeol, dan keduanya memutuskan untuk pergi ke kantin rumah sakit, karena Max tahu jika Chanyeol tidak sempat makan setelah kerja tadi, dan seorang perawat menjaga Keyzia ketika mereka pergi


"maaf kan aku key, ku mohon segeralah bangun sebentar lagi salju akan turun, kau bilang pada ku ingin sekali membuat boneka dari salju" gumam Chanyeol menggenggam tangan Keyzia, rasa sakit hatinya melihat Keyzia yang terbaring di atas kasur tak sadar kan diri


"aku akan membuat kan mu boneka salju yang besar" ucap nya lagi, tidak terasa dia meneteskan air matanya dan dia pun tertidur di samping nya, tanpa dia sadari jika jari tangan Keyzia bergerak


"key sudah bangun, apa yang kamu rasakan saat ini" ucap Damian yang melihat putrinya sudah membuka mata, sedangkan Max masih tertidur dan Chanyeol sudah tidak ada disana, terlihat dia seperti orang bingung


"Daddy" ucap Keyzia memanggil ayah nya, dan Thomas berada di sampingnya tersenyum menatap Keyzia


"iya Daddy ada disini, kau butuh sesuatu biar di panggilkan perawat" ucap Damian, dan dia menggeleng kepala sebagai jawaban


"akhirnya kamu bangun key, Abang senang melihat kamu sudah membaik" ucap Thomas dan Max terbangun dan melihat Keyzia sudah sadar dari koma, sikap Keyzia banyak diam setelah mendapatkan pemeriksaan


"kamu lapar key, mau makan dulu" ucap Damian dan Keyzia menggeleng kepala sebagai jawaban


"lepas" ucap Keyzia dengan suara datarnya membuat semuanya menjadi sunyi, dan Chanyeol pun melepaskan pelukannya


"key, kenapa sikap kamu seperti itu ke Chan, dia suami kamu" ucap Damian


"dia sudah berkhianat, aku tidak mau melihat nya, suruh keluar" ucap Keyzia lalu kembali berbaring tidur dan menutup dengan selimut, membalikkan tubuhnya dan tidak ingin melihat wajah Chanyeol


"key, ini semua salah paham, tolong dengarkan penjelasan dari ku" ucap Chanyeol


"keluar" ucap Keyzia dengan tatapan tajam dan akhirnya Chanyeol pun keluar dari kamar


"key, apa yang sebenarnya terjadi kenapa sikap mu seperti tadi" ucap Thomas yang melihat sikap Keyzia yang kini berubah dan lebih tepatnya, dia menjadi Keyzia awal dia kenal, dingin dan tidak berperasaan

__ADS_1


"ini hanya salah paham, coba dengarkan dulu" ucap Max


"diam atau keluar" ucap Keyzia dengan tatapan dinginnya


"Daddy paham situas saat ini, tetapi percayalah ini tidak seperti yang ada dalam pikiran kamu" ucap Damian tetapi tidak di gubris oleh Keyzia, dan memilih untuk tidur


"kamu tenang saja, Key akan kembali seperti biasa" ucap Max berusaha menenangkan Chanyeol, kini Keyzia di temani oleh Damian


"key, bisa cerita ke Daddy" ucap Damian


"tidak ada" ucap Keyzia dan Damian tidak bisa memaksa kehendak nya


"kamu harus ikutin kata hati kamu, Chan tidak seperti yang kamu sangka, dia suami yang baik dan kau sangat menyayangi nya" ucap Damian dan Keyzia mengabaikan nya


"dia sudah mengkhianati ku Daddy" ucap Keyzia


"tidak, itu hanya salah paham" ucap Damian


"apa Daddy bisa membuktikan nya" ucap Keyzia dan iya dia tidak bisa, karena pada waktu itu dia hanya mengawasi Keyzia yang tak lain Hana, dan tentang Chanyeol terlewatkan sehingga tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi


"key, apa kau tidak ingin jalan-jalan ke taman" ucap Thomas dan Keyzia mengangguk sebagai jawaban, dan ketika melihat kedatangan Chanyeol dia mengabaikan nya


"Hay Key" ucap Chanyeol menyapa Keyzia, melihat pun dia enggan, apalagi menyapa dirinya tetapi Chanyeol tetap semangat


"kamu harus bisa mengambil hati key" ucap Max memberikan dukungan untuk dia


"kamu mau jalan-jalan boleh aku ikut" ucap Chanyeol tetapi dia mengabaikan nya


"key apa boleh Chan ikut dengan kita" ucap Max dan Keyzia mengangkat bahunya seperti acuh, Damian mendorong kursi rodanya dan tersenyum dan menepuk bahu Chanyeol

__ADS_1


"aku baik-baik saja ayah mertua" ucap Chanyeol dan Damian mengangguk paham, mereka pun kini menuju ke taman dan salju tiba-tiba turun, dan Keyzia tersenyum dan mengulur kan tangannya salju pun mendarat di tangannya


"musim salju di sini sangat indah bukan" ucap Damian dan Chanyeol menatap Keyzia yang terlihat sangat bahagia


__ADS_2