The Mafia Queen

The Mafia Queen
imigran ilegal


__ADS_3

"Hyung pesan ini lagi" ucap Sehun menunjukkan ponsel miliknya kepada Suho, dan membuat nya kedua matanya membulat dengan sempurna, seperti membaca sebuah pesan ancaman


"*apa kau tidak tahu siapa yang membuat mu seperti ini, dan membuat mu masuk ke dalam rumah sakit jangan pernah mendekati Keyzia" gumam Suho membaca isi pesan


"*jika bukan kau atau teman-teman kalian, akan ku pastikan wanita itu yang akan menderita" gumam Sehun selanjutnya, dan terlihat foto mereka berdua yang mendatangi hotel dimana Keyzia menginap


"Hyung key sepertinya dalam bahaya apa yang harus kita lakukan" ucap Sehun ketika melihat foto Keyzia bersama dirinya, kini mereka merasa telah di awasi


"kita tetap tenang, dan jangan sampai key tahu" ucap Suho dan dia mengangguk paham


di ruang berbau amis dua pria dengan wajah penuh luka sedang tidak sadarkan diri, lebih tepatnya keduanya nampak pingsan dan tidak hanya itu, kedua nya terpasang plester untuk menutup mulut


"selamat datang Queen" ucap mereka menyambut kedatangan wanita dengan pakaian serba hitam dan tatapan dingin, yang kini memasuki ruangan tersebut, dan seorang pria berada di belakang nya pun menerima ember berisi air dingin, lalu menyiram kan nya mengenai kedua pria tersebut dan membuat nya merintih kesakitan, dan tertahan karena kedua mulut nya tertutup oleh plester, dan Robert membuka plester tersebut dengan kencang


"kenapa kalian mengurung kami" ucap pria pertama, kedua nya nampak terluka parah dan darah pun mengalir karena terkena air


"lepaskan dan biarkan kami pergi " ucap pria kedua meringis kesakitan, dan keduanya pun membulat kan kedua bola matanya, ketika mengetahui dimana mereka berada


"sekarang kita berada di markas mafia, dan aku yakin wanita ini adalah tangan kanan atau pemimpin mereka" gumam pria satu

__ADS_1


"dari yang kulihat jika wanita ini adalah pemimpin" gumam pria kedua


"siapa" ucap Keyzia dengan tatapan tajam


"apa tujuan kalian menculik kami berdua, dan kenapa mereka melukai ku dan dia" ucap pria pertama yang menatap tajam ke arah anak buah Keyzia, karena mereka lah yang menghajar kedua pria tersebut yang kini menjadi tawanan


"lepaskan dan aku akan melupakan kejadian hari ini" ucap pria kedua, keduanya mengoceh serta bernegosiasi untuk segera melepaskan nya, dan Robert mendekati Keyzia dan memberikan sebuah pisau


"siapa" ucap Keyzia untuk keduanya kalinya karena bukan menjawab, akan tetapi mereka berdua mengoceh kesana kemari, dan Keyzia pun menggores kan ke bagian pipi mulus pria kedua


"apa kau sudah gila" ucap pria kedua yang meringis kesakitan, sedangkan Keyzia hanya tersenyum menyeringai, membuat mereka merinding melihat senyuman Keyzia


"jawab siapa yang menyuruh kalian menganggu mereka" ucap Robert, tetapi mereka menyangkalnya karena merasa tidak pernah menganggu siapapun, dan sebuah layar muncul dan memperlihatkan video aksi kedua pria yang tak asing, keduanya yang menggangu Sehun di lokasi syuting, mengakibatkan dia terbaring di rumah sakit, dan juga menggangu Baekhyun serta member yang lainnya, dan juga pengirim ancaman


"itu inisiatif kami berdua karena membenci mereka" ucap pria pertama, tak hanya menyangkalnya akan tetapi menghina mereka


"apa kau juga fans fanatiknya, jangan deh mereka penipu" ucap pria kedua, dan mendengar perkataan mereka yang menyinggung seluruh member EXO dan membuat nya geram, lalu Keyzia pun mendekati pria pertama, tanpa bersuara menusukkan pisau tersebut tepat mengenai paha nya, lalu menarik nya langsung dan darah pun berceceran


"kau psikopat" ucap pria kedua yang tidak terima perlakuan Keyzia kepada temannya

__ADS_1


"aku tidak suka jika harus mengulangi pertanyaan yang sama" ucap Keyzia dan memainkan pisau yang berlumuran darah dengan lihai


"meski kalian merenggut nyawa kami berdua, kau tidak akan mendapatkan jawaban yang ingin kau dengar" ucap pria pertama yang meski meringis kesakitan, tetapi tetap menutup mulut, karena tahu jika nyawa mereka akan tetap melayang, dan rasa kesetiaan


"baik" ucap Keyzia lalu Keyzia mengganti pisau dengan katana dan mengayunkan ke tubuh pria kedua, dan bukan hanya teriakan menggelar di ruangan tersebut, darah pun mengenai wajahnya dan suara teriakan kesakitan membuat Keyzia bahagia


"kau bukan manusia" ucap pria kedua dengan menahan rasa sakitnya


"thanks" ucap Keyzia dengan percaya dirinya seakan-akan dia mendapat kan sebuah pujian


"meski kau menyakiti kami, mereka akan di ganggu meski bukan dari kami berdua, dan masih banyak orang seperti kami" ucap pria pertama


"karena kami hanya di suruh dan mendapatkan hadiah jika bisa mengganggu mereka" ucap nya lagi, karena kini giliran dirinya mendapat kan penyiksaan dari Keyzia


"kami mendapatkan pesan anonim, dan akan mendapatkan imbalan dan juga fasilitas" ucap pria kedua dan memang benar adanya jika mereka bukan anak buah, akan tetapi orang suruhan, dan juga semua nya menggunakan identitas palsu mereka seperti penyelundup, karena sebelumnya Keyzia sudah bisa meretas, akan tetapi hasilnya sangat mencurigakan


dan Keyzia pun menebas kepala mereka masing-masing, dan menggelinding ke lantai


Keyzia pun keluar dari ruangan menuju ke kamarnya dan membersihkan diri, bekas darah yang mengenai pakaian nya, setelah itu dia akan mencari tahu siapa yang bisa memasukkan orang-orang imigran ilegal atau pendatang gelap, dengan menggunakan identitas palsu

__ADS_1


__ADS_2