
"Tapi kamu jangan khawatir dia sudah membaik, dokter juga sudah memberikan obat untuk dia, jadi kamu gak perlu merasa bersalah ini hanya musibah" ucap Chanyeol untuk meyakinkan dirinya jika tidak sepenuhnya kesalahannya, tetapi dia masih merasa jika ini memang tanggung jawab nya
"Mari ikut dengan ku" ucap Chanyeol mengajak dia keluar menuju ke suatu tempat
"Kita akan pergi kemana, sekarang sudah malam" tanya Hana dia melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 7 malam dan pria itu masih diam lalu mengajak masuk ke dalam mobil, lalu menancapkan gas keluar dari area mansion
50 menit sampai
"Sungai Han" gumam Hana yang masih bisa di dengar oleh Chanyeol
"Bagaimana indah bukan" ucap Chanyeol dan dia mengangguk setuju, keduanya pun berjalan jalan menikmati suasana malam itu, dan disana banyak sekali para remaja yang bersenang-senang
"Karena kamu sudah membawa ku kesini jadi aku akan mentraktir mu tunggu sebentar tidak ada penolakan" ucap Hana dan dia pun pergi tanpa menunggu jawaban darinya dan dia pun sama juga menuju ke suatu minimarket
Dia kembali lebih dulu sebelum dia datang dan dia membawa kantong plastik berisi beberapa kaleng minuman dan cemilan
Dan Hana pun datang membawakan beberapa makanan
"Kau sangat menyukai korndog lihat" ucap Chanyeol mengambil tisu lalu mengelap saos yang di sudut bibirnya yang belepotan
Dan membuat dia salah tingkah lalu segera mengambil dari dia
"Aku bisa sendiri, terimakasih" ucap Hana mencoba seperti biasa, dan pria itu hanya tertawa
"Kau seperti anak kecil jika sudah menyangkut korndog sesuka itu dengan makanan itu" ucap Chanyeol
__ADS_1
"Kau tahu makanan ini termasuk masuk ke dalam menu makanan terfavorit jika waktu kuliah aku harus menabung dari uang gajian agar bisa membeli jajanan ini" ucap Hana menceritakan masa lalu yang harus bertahan hidup, dia merasa nyaman di dekat pria itu sehingga dia bisa bercerita tentang kehidupan yang dulu meski dia hanya bisa menceritakan tentang masa kuliahnya karena sebelumnya dia tidak bisa mengingat karena kecelakaan yang membuat nya tidak bisa mengingat kenangan yang dulu-dulu
Setelah puas bermain disana mereka memutuskan untuk pulang, dan Chanyeol mengantar kan dirinya ke apartemen nya
Keesokan harinya seperti biasad i sibukkan dengan kegiatan karena lusa akan di adakan konser, dan Sehun sudah bisa ikut latihan bersama mereka meski dia harus banyak istirahat
Dan konser berjalan sangat sukses para fans EXO sangat puas dengan penampilan mereka, dan di lanjut dengan fans meeting
Dan di saat itu suasana kacau karena salah satu staf merasa kehilangan barang berharga nya
"Dompet ku juga hilang" ucap staf yang lainnya setelah melihat tas miliknya, dan yang lainnya pun, juga segera mengecek tas Mereka masing-masing, dan ada 3 staf yang merasa dompet miliknya juga menghilang
"Coba cek dia karena dia lah bertugas disini" ucap Seo In Rang menunjuk ke arah Hana yang terdiam dan kini menjadi pusat perhatian
"Aku tidak mencuri dompet mereka, dan memang aku disini tetapi dia menyuruh ku untuk kesini membantu dia" ucap Hana yang menunjuk ke arah salah satu staf yang kehilangan dompet nya
"Benar aku meminta bantuan mu karena aku lihat kamu tidak sibuk, tetapi aku tidak tahu jika kedatangan mu membuat dompet kami hilang"ucap staf wanita menjelaskan kronologi dan kini dia ikut menyudutkan dirinya sebagai pelaku, dan mereka kini yakin jika Hana lah pelakunya dari keterangan wanita itu
"Jika memang benar tolong kembalikan dompet kami, jika butuh kau bisa meminta dengan baik jangan seperti ini" ucap staf wanita dan staf pria itu juga mengangguk setuju karena dia juga korban
"Sungguh aku tidak mengambil dompet kalian"ucap Hana membela dirinya tetapi tidak ada yang percaya
"Mana ada maling ngaku aku menyesal meminta bantuan kepada mu" ucap staf wanita itu membuat mereka geram dengan Hana yang masih tidak mengaku, salah satu dari mereka merampas tas miliknya lalu mengeluarkan apa saja isi barang di dalam sana dan benar disana ada 4 dompet
"Ini milik ku" ucap ketiganya lalu mengambil dompet mereka masing-masing lalu mengecek isinya
__ADS_1
"Ternyata benar dia mengambil coba kita lihat dengan mata kepala kalian masing-masing jika dia pelaku nya" ucap staf wanita itu dengan nada mengintimidasi
"Coba kalian cek barang kali uangnya sudah di ambil" ucap Seo In Rang yang ikut mengomentari, membuat Hana semakin tersudut
"Kenapa uang ku berkurang pasti kau sudah mengambil nya bukan mana kembalikanlah segera" ucap staf wanita itu dengan tatapan membenci, dan kedua nya pun sama merasa uang yang di dalam dompet nya berkurang, dan mereka pun juga ikut bersorak dia sebagai pencuri dan keduanya meminta untuk di kembalikan uang nya karena juga merasa kehilangan
"Sungguh bukan aku" ucap Hana yang kini tidak bisa membendung air matanya karena mereka semakin menyudutkan dirinya, mereka pun semakin gencar menyoraki sebagi pencuri dan salah satu dari mereka menyiramkan air es ke tubuhnya dan di ikuti yang lainnya, ketiga wanita itu diam-diam tersenyum, melihat Hana tidak berdaya
"Ada apa ini kenapa ramai sekali" ucap Suho yang tiba-tiba datang dan melihat keramaian disana dan di ikuti yang lainnya, dan Sehun menghampiri nya lalu melepaskan jas nya, seketika Chanyeol mengurungkan niatnya karena Sehun lebih cepat darinya
"Ada alasan apa kalian, menyiramkan air es ke dia" ucap Chanyeol dengan tatapan tajam hingga menusuk ke hati
"Jawab kalian" ucap ulang Baekhyun sedangkan Sehun membantu nya berdiri
"Apa kalian sudah tidak punya telinga untuk mendengar dan mulut untuk menjawab" ucap Sehun dengan tatapan tajamnya
"Dia sudah mencuri dompet para staf dan tidak mau mengaku jika dia pelakunya" ucap salah satu mereka yang berani bersuara
"Apa buktinya jika dia pelaku nya" tanya Kai yang merasa geram dengan tingkah mereka main hakim sendiri
"Kami sudah menjadi bukti dan dompet itu keluar dari tas miliknya di saat menggeledah" ucap staf pria yang sepertinya menjadi saksi disana, dan mereka pun ikut setuju menjadi saksi
"Kenapa kalian menyudutkan dia belum tentu dia pelakunya" ucap Chanyeol yang masih kekeh membela dirinya
"Apa itu benar kau yang mengambil dompet mereka" tanya Suho tetapi dia hanya diam tidak tahu harus menjawab bagaimana karena buktinya sudah di tangan mereka, meski menjelaskan bagaimana pun mereka tidak akan percaya dengan penjelasan dia
__ADS_1