
Keyla meninggalkan ruang kepala sekolah dan menuju rooftrot, disana dia berkutat dengan ponsel nya, membereskan semua berkas berkas perusahaan, memasuki jam istirahat keyla pun langsung menuju ke kantin
karena kantin sudah rame keyla pun memilih duduk di bangku pojok keyla, setelah memesan makana dan makanan nya pun datang keyla pun menikmati makanan nya, dan dua sejoli mendekati bangku keyla
"bruak"suara gebrakan meja
"he anak baru, ini bangku milik kita"ucap sombong rambut pendek yang tidak lain tania
"minggir, anak miskin gak pantes sekolah disini"usir si gadis rambut panjang yang tak lain stella
"kau key keyla kan, mantan sahabat ku, eh bukan"ucap tania
"bukan dia wanita bermuka dua dan perebut kekasih sahabat sendiri, dia bukan kah keyla cewek simpanan om om, dia pasti sudah meninggal"ucap stella
"keyla yang ku kenal dia pasti meniru ibu nya yang menjadi ******"ucap tania
"dia tuli apa gimana"ucap stella, geram stella karena dari tadi keyla tak menghiraukan mereka
"udah"tanya keyla dingin
"dasar wanita cabe"ucap tania dan menampar pipi keyla
"mending cabut dari sekolah sini"ucap stella yang hendak ingin menarik tangan keyla dan dengan cepat di tahan oleh seseorang
"sudah cukup, stella kamu bikin keributan dan jangan mempermalukan diri mu"ucap vanya, yah dia vanya
"jangan ikut campur kakak tiri, atau aku aduin ke papi"ucap stella
"aku tidak takut"ucap vanya
__ADS_1
keyla yang melihat pertengkaran mereka memilih meninggalkan drama antar kakak dan adik tiri
keyla menuju parkir dan meninggalkan sekolah dia lebih memilih pergi ke markas, dan melampiaskan kekesalan nya disana
"selamat datang queen"ucap ramah penjaga markas
"queen, dia sudah di ruang penyiksaan"ucap anton, dan queen mendengarkan penuturan tersebut, tersenyum smirk
queen tidak memperdulikan tangan kanan nya dan pergi menuju ruang penyiksaan
"bruak"suara pintu terbuka
"si si siapa kamu, dan dan aku dimana?"tanya seseorang pria dan tergagap
"kau tak ingat"ucap keyla dengan senyum devil
"ak ak aku tidak mengenal mu, dan kenapa aku ada disini, dan siapa kamu"ucap pria tersebut
"akk aku bukan aku, aku cuman di suruh untuk menyebar kan, bukan bukan aku pelakunya"ucap pria tersebut dengan susah payah menelan air ludahnya
"siapa"ucap keyla
"aku tidak ingat, dan aku mohon lepas kan, aku cuman di suruh"ucap pria tersebut ter bata bata, keyla mengerti jika lelaki tersebut berbohong
"pembohong"sarkas keyla
"tidak, aku tidak berbohong itu sudah lama, jadi aku sudah lupa"ucap pria tersebut
"mau main main, dulu rupanya"ucap keyla dengan senyum smirk, anton yang melihat nya memahami dan mengambil katana nya
__ADS_1
"ctar"suara katana, dan membuat tangan pria tersebut terluka dan mengeluarkan darah segar
"akh sakit, aku mohon jangan lakukan, aku sudah lupa"ucap pria tersebut
"masih berbohong"ucap keyla"pisau"ucap keyla dingin
"cetak cetak "suara pisau yang memotong kedua tangan pria tersebut
"akh sakit dasar iblis, kau bukan manusia, tapi kau iblis, wanita ******, dan pantas saja lelakimu meninggalkan mu, dan sahabat mu juga"ucap pria tersebut, keyla memahami jika semua itu michel dan tania
"kalau kau tidak mau menjawab pistol ini akan mengakhiri hidup mu"ucap keyla dingin dengan senyum devil
"dia michel, tania dan stella"ucap pria tersebut
"dor dor dor" tiga tembakan tepat 2 kali pada kepala, dan sekali pada jantung seketika pria tersebut mati
"urus"ucap keyla dingin
"baik queen"ucap anton, keyla meninggalkan ruang penyiksaan dan menuju ke kamar nya dan membersihkan diri, karena banyak noda darah yang bercucuran
"ternyata kalian bertiga yang sudah memfitnah ku dan akan ku balas kalian bertiga"ucap keyla dengan senyum devil nya
setelah 30 menit membersihkan diri dan memakai baju dia pun hendak kembali ke mansion
"dek kau disini, aku cari di sekolah katanya satpam kau pulang duluan, apa kau baik baik saja, aku dengar kamu bertengkar dengan mereka"ucap jessy yang tau jika keyla sedang dia rasakan
"hmmm"dehem keyla
"dek, aku akan selalu bersama mu"ucap jessy dan memeluk keyla, keyla yang ingin mengeluarkan air mata tetapi dia tahan, dan melepaskan pelukan nya
__ADS_1
"kau mau kemana sekarang sudah sore"ucap jessy
"mami"ucap keyla dingin dan meninggalkan jessy