The Mafia Queen

The Mafia Queen
game will start


__ADS_3

Pintu gerbang terbuka lebar dan sebuah mobil hitam sport memasuki mansion mewah, dan di sambut oleh para mafionso yang berjaga


"Morning King" sapa mereka dan pria itu mengangguk lalu melanjutkan perjalanan nya menuju ke mansion utama


"Good Morning queen, good morning King Daddy, good morning queen Jess" sapa Thomas, pria bule yang memiliki wajah tampan khas bule rambut pirang menyapa penghuni mansion


"Morning kau sudah makan, jika belum makanlah bersama kami" ucap Daddy dengan senyuman, sudah menganggap dia seperti putranya sendiri


"Morning too bang, makanlah bersama kami, kau pasti belum makan" ucap Jessica yang menawarkan dia untuk makan bersama karena dia juga menganggap dia seperti kakak sendiri, meski mereka tidak memiliki ikatan keluarga sedangkan wanita cantik yang memiliki paras datar dan dingin hanya fokus makan


"Daddy tahu saja jika aku belum makan, tapi sebelum nya Queen boleh minta tolong nggak?" Ucap Thomas menatap penuh harap ke arah wanita yang hanya diam


"Memang Abang butuh bantuan apa ke queen" ucap Jessica yang menimpali bukan wanita yang di panggil Queen tersebut, sepertinya sangat mendesak


"Izinkan aku untuk di pindahkan tempat kerja, jika bisa di luar kota atau luar negeri atau di tukar dengan Max" ucap Thomas membuat mereka merasa bingung, sedangkan wanita itu sudah tahu apa yang diinginkan oleh pria itu dan alasan dia ingin di pindahkan


"Memang ada apa dengan tempat kerja mu yang sekarang, kau punya masalah atau terlalu susah bukan kah aku sudah biasa mengurus perusahaan ketika key sakit, dan banyak yang membantu mu" ucap Daddy dan pria itu mengangguk paham tetapi tetap merasa tidak bersemangat


"Bang aku juga biasa membantu kamu, bang Max juga dan Daddy juga sering membantu mu, kenapa tiba-tiba ingin pindah tempat kerja, dan bukannya baru 1 bulan di sana" ucap Jessica yang merasa bingung


"Bukan itu yang alasan ku, tetapi ada salah satu karyawan wanita disana yang sangat genit sekali, membuat ku tidak nyaman, kau tahu jika Abang mu ini sudah punya wanita, dia sangat cemburu tetapi sangat menggemaskan sekali jika melihat dia kesal, tetapi aku juga takut jika dia tahu dan pasti dia terbang datang kesini dan hari pernikahan kita belum lama aku takut dia kelelahan" ucap Thomas menjelaskan kronologis nya, dan juga dia sudah memiliki kekasih yang harus di jaga perasaan nya, dan mereka mengangguk paham, jika memang banyak wanita karyawan maupun klien wanita yang akan memiliki perasaan untuk Thomas, tetapi dia tidak ingin mengkhianati wanita nya, tetapi bukan merasa kasihan Jessica maupun sang Daddy nya tertawa melihat ekspresi pria itu


"Kasihan sekali kamu" ucap Daddy sambil tertawa


"Yang aku tahu Abang selalu cuek, tetapi kenapa masih banyak yang suka sama pria ini, heran sekali sama para wanita yang masih suka pria yang aneh seperti Abang kayak gak ada pria lain saja" ucap Jessica membuat pria itu kesal

__ADS_1


"Karena Abang punya Daddy yang tampan dan adek Queen yang cantik jadi menular ke Abang" ucap Thomas dengan bangganya membuat Jessica ingin mual tetapi hanya ingin menggoda dia


"Baiklah aku akan bantu tanpa harus Abang pindah tempat kerja" ucap nya tiba-tiba bersuara dan membuat mereka menatap ke arahnya, yang tiba-tiba berubah pikiran yang dia kini ingin membantu sang Abang nya, meski tahu dia akan membantu tetapi harus bisa meyakinkan dia


"Daddy akan mendukung semua keputusan mu" ucap Daddy yang sudah bisa menebak isi pikiran putrinya


"Aku juga ingin tahu apa rencana mu dek" ucap Jessica yang penasaran


"Nanti kalian akan tahu" ucap nya dengan enteng tak lupa senyum devil nya


"Terimakasih queen" ucap Thomas yang memeluk dia karena merasa bahagia, dan tanpa ada penolakan dari dia, dan mereka pun melanjutkan makan pagi bersama


Thomas pun menjelaskan jika wanita itu memiliki koneksi dan tidak mudah di pecat tanpa ada kesalahan yang jelas, dan juga wanita itu yang memiliki seseorang yang menjaga nya di perusahaan yang memiliki jabatan yang tidak main-main, sehingga dia memiliki kekuatan untuk menindas karyawan lain dengan mengandalkan latar belakang nya


"Dia hanya mengandalkan kekuatan orang dalam, sudah merasa paling hebat, aku juga ingin tahu siapa dia bang dan ingin sekali ikut bermain" ucap Jessica yang juga merasa geram jika ada orang yang memiliki sifat sombong, terlebih dia bukan apa-apa dan terlebih dia suka menindas orang lemah


"Kalian jika bersatu mengingatkan ku dengan masa lalu kita" ucap Thomas mengingat masa lalu mereka, permainan pertumpahan darah yang kini membuat Thomas sangat bahagia melihat keduanya bersemangat ketika sang dua queen turun tangan, sedangkan sang Daddy hanya geleng kepala melihat tingkah putra putrinya


"Aku juga merindukan masa lalu kita bang, tetapi bagaimana rencana kita" ucap Jessica


"Jadi aku akan berpura-pura menjadi kekasih bang Thomas dan datang ke kantor bersama dan kak Jess menyamar menjadi karyawan biasa" ucap nya dan melanjutkan rencana yang sangat matang, dan mereka mengangguk setuju dengan rencana yang di buat oleh dia, tak lupa senyum menyeringai keluar dan begitupun yang lainnya


"Daddy akan datang di ending cerita" ucap Daddy dan dia pun mengangguk sebagai jawaban


"Jadi mereka akan tahu siapa lawan yang mereka hadapi" ucap Thomas dan tersenyum menyeringai, dan kini mereka pun menjalankan tugasnya masing-masing, sebenarnya dia ingin mencari mangsa di perusahaan tempat kerja Jessica tetapi bertepatan dengan Thomas memiliki masalah di tempat kerjanya dan dia tahu jika pria itu selalu di goda dan beruntung nya dia tidak tergiur, dan akan selalu menjaga perasaan seseorang dan dia tidak mau kekasih Abang nya akan cemburu

__ADS_1


mereka pun kini menuju ke perusahaan, queen dan Jessica kini menjadi karyawan baru, dan salah satu dari mereka menyebarkan jika akan ada dua karyawan baru, salah satu dari mereka adalah kekasih Thomas yang tak lain direktur mereka


"jadi dia wanita yang sudah merebutnya dari ku" gumam wanita yang menatap benci kepada dia yang terlihat sangat mesra dengan Thomas


"game will start" gumam nya tersenyum miring, dia juga merasa ada ada seseorang wanita yang memperhatikan dia, dengan menatap penuh kebencian kepada nya, dia pun menghampiri mereka yang sedang asik mengobrol


"jadi jika kalian membutuhkan sesuatu atau kalian mengalami kesusahan langsung saja hubungi aku" ucap Thomas


"baik tuan terimakasih sudah menerima kami berdua untuk bekerja disini" ucap Jessica yang jago berakting, sedangkan Queen hanya tersenyum miring melihat seseorang yang menghampiri nya


"good morning tuan Thomas, saya dengar jika ada karyawan baru di perusahaan kita, apakah mereka" ucap wanita itu dengan riasan tebal


"mereka karyawan baru disini, dan dia adalah Angel karyawan baru beberapa bulan bekerja disini" ucap Thomas


"perkenalkan nama ku Angel kalian pasti karyawan baru disini, dan saya akan menemani mereka tuan untuk berkeliling, sebelum bekerja agar tahu tentang perusahaan kita bekerja" ucap Angel dengan ramah di depan Thomas


"baiklah ajak mereka untuk berkeliling" ucap Thomas lalu pergi meninggalkan mereka, tak lupa mengelus lembut kepala queen dan tersenyum hangat kepadanya, membuat Angel di bakar oleh api cemburu tetapi dia tetap tersenyum meski hatinya sedang tidak baik-baik saja


"mari ikut dengan ku" ucap Angel mengajak mereka untuk berkeliling dan kini mereka pun masuk ke dalam lift, dia menekan tombol lantai 3, dan sebelumnya dia menghubungi seorang petugas kebersihan untuk meminta kunci dengan nada arogansinya, kini terlihat wajah aslinya di belakang Thomas


"jika kau mengadu lagi, aku tidak akan segan-segan untuk meminta bibi ku untuk memecat mu, apa kau lupa aku bekerja di sini berkat siapa dan kau bekerja disini itu karena siapa" ucap Angel dan wanita di hadapannya ketakutan


"tapi angel apa kau perbuat kepada karyawan baru itu, mereka masih baru bekerja disini" ucap wanita itu dan Angel tidak segan-segan menampar pipinya dengan kerasa sehingga membekas bentuk tangannya


"jika kau ikut campur maka bukan tampar yang kau dapatkan atau bisa lebih camkan itu" ucap Angel dengan penuh ancaman, lalu dia pun memberikan kunci lalu pergi melanjutkan pekerjaannya

__ADS_1


Jessica merasa geram tetapi di tahan sedangkan dia hanya tersenyum miring


"biasa dia kalau bekerja tidak benar kalian jangan takut, aku hanya tegas kepada karyawan seperti dia" ucap Angel, dari yang dia ucapkan yang memiliki makna seakan memberi tahu, jika mereka membuat masalah dengan dia akan berakhir sama dengan wanita tadi, dia pun mengajak nya menuju ke sebuah ruangan


__ADS_2