
Dia pun segera mencoba mencari ke apartemen yang lama milik nya, dan menanyakan kepada sang pemilik
"Wanita penyewa sudah jarang datang kesini, dan bukan kah dia bersama mu, apa kalian baik-baik saja" ucap pemilik apartemen
"Kami baik-baik, dan terimakasih" ucap Chanyeol mengangguk hormat lalu pergi, dia juga mencoba menghubungi beberapa temannya
"Apa Hana bersama kalian" ucap Chanyeol
"Tidak, kami saja mau menghubungi dia untuk mengajak minum" ucap Oh Na Ri
"Ada apa dengan Hana" ucap Kang Tae Mo
"Dia tiba-tiba pergi begitu saja, ketika aku pergi ke minimarket dan ketika kembali dia sudah tidak ada disana" ucap Chanyeol yang terlihat sangat sangat sedih dan bingung
"Apa kalian sedang bertengkar" ucap Choi young do
"Tidak, kami baik-baik saja" ucap Chanyeol meyakinkan karena memang jika hubungan mereka tidak dalam masalah
"Apa dia meninggalkan sesuatu untukmu" ucap Kang Tae Mo dia pun mengangguk lalu memberikan sebuah secarik surat yang memang di tinggalkan untuk dia, dan mereka pun segera membacanya, dia memberitahu jika Hana meninggalkan cincin pernikahan nya
"Ini memang tulisan Hana, karena aku tahu betul bentuk tulisan miliknya" timpal Kang Tae Mo
"Aku juga tahu karena aku selalu melihat catatan milik Hana" timpal Choi Young Do
"Apa kau yakin dia tidak menyembunyikan sesuatu dari mu" ucap Oh Na Ri dan Chanyeol juga merasa jika dia menyembunyikan sesuatu darinya dan sebenarnya dia merasa jika Hana ingin mengatakan sesuatu sebelum kepada nya, sebelum dia pergi tadi
"Kau ingat lagi, dia pasti dekat juga dengan beberapa teman mu, mereka pasti akan membantu mu menemukan Hana" ucap Kang Tae Mo
"Dan kami akan mencoba mencari dia, kamu jangan khawatir" ucap Oh Na Ri
"Dan yang ku tahu Hana sangat mencintai mu, pasti ada sesuatu yang tidak kau tahu, meski kami juga tidak tahu apa yang sebenarnya yang terjadi" timpal Choi Young Do memberikan semangat untuk Chanyeol
"Kami akan membantu mu untuk mencari Hana" ucap Oh Na Ri
__ADS_1
"Terimakasih kalian sudah sudah mau membantu ku, Hana beruntung memiliki sahabat seperti kalian" ucap Chanyeol yang kini dia tidak memakai masker di hadapan mereka
Dia pun segera kembali ke apartemen setelah itu mencoba untuk menghubungi seseorang
"Hyung Hana" ucap Chanyeol
"Ada apa dengan Hana, dia kembali sedih lagi, apakah dia kembali mengingat mendiang ibunya, dan kau butuh teman minum, jika iya kau harus menemani dia terlebih dahulu, dan setelah itu kau bebas minum, dan ingat kau harus pulang kasihan Hana pasti menunggu mu, dan aku tahu kau juga sedih tapi kau harus tahan Hana membutuhkan mu, ingat dia juga sudah ku anggap seperti adik ku dan kau adik iparku" ucap Kim Min Seok seperti tahu sesuatu Chanyeol, dan selama ini dia pergi setelah Hana tertidur, dan menemui Min Seok untuk minum bersama, dia tidak bermain di luaran sana
"Hyung dengar kan aku, Hana pergi dan aku sudah mencari kemanapun, makam ibunya, taman kita datangi dan tempat-tempat yang biasa dia kunjungi dia juga tidak ada disana" ucap Chanyeol membuat pria itu terkejut
"Kau sudah menghubungi dia, apa kau yakin dia pergi" ucap Kim Min Seok
"Ponsel miliknya tertinggal dan dia hanya membawa dompet dan beberapa pakaian" ucap Chanyeol
"Baiklah aku akan membantu mencarinya, dan siapa saja yang sudah kau hubungi, Sehun apa kau sudah menghubungi dia" ucap Kim Min Seok, karena dia tahu jika Hana dan Sehun pernah menjalin hubungan
"Sudah Hyung, tetapi dia sudah jarang berkomunikasi dan bertemu dengan Hana" ucap Chanyeol dan dia mengangguk paham karena Hana tidak mungkin bermain di belakang Chanyeol, dia juga tahu jika Hana sangat menghargai sebuah pernikahan nya
"Hana kamu dimana, katakan apa kesalahan ku, jangan pergi seperti ini, aku akan berusaha untuk memperbaiki nya, maaf kan aku karena sempat mengabaikan dirimu" gumam Chanyeol dalam hati, dia juga merasa bersalah sikap nya yang berubah, karena sebelumnya dia juga merasa lelah degan keadaan Hana yang semakin hari semakin berubah sikapnya semakin murung dan sering melamun, sudah satu Minggu mereka mencari keberadaan Hana tetapi tidak menemukan titik terangnya, dia sangat frustasi atas kepergian Hana yang secara tiba-tiba bagai di telan bumi
"jika kau butuh sesuatu hubungi saja aku, kau juga harus menjaga kesehatan mu, jika kau sakit siapa yang menemani ku mencari Hana, meski kita beberapa kali bertemu tetapi aku sudah menganggap dia seperti kau" ucap Seo Young Eun
"terimakasih kau sudah menemani ku mencari hana, seperti nya aku harus segera pulang besok masih ada latihan" ucap Chanyeol dan pria itu pun pergi
"hati-hati di jalan" ucap Seo Young Eun, dan dia hanya mengangguk sebagai jawaban, karena wanita itu menemani Chanyeol untuk mencari Hana, meski tahu jika wanita itu berniat meninggalkan dia, tetapi Chanyeol hanya ingin tahu alasan dia meninggal dirinya
"untuk Hana dari Eomma" gumam Chanyeol dalam hati, dia melihat sebuah kotak kado yang tertera di kertas berukuran kecil, dia juga ingin tahu apa isi kotak kado tersebut pemberian dari sang ibunya untuk Hana, dan dia pun menyempatkan waktu untuk menghubungi untuk menghubungi ibunya untuk berterima kasih kado yang dia berikan kepada Hana
"kau pasti sangat sedih, tetapi kau harus bertahan dan ingat kita akan membantu mu mencari Hana, dan ayah mu sudah menyuruh orang untuk mencari keberadaan Hana" ucap sang ibu Chanyeol
"iya eomma terimakasih sudah mau membantu ku, dan untuk sebelumnya terimakasih kado yang kau berikan kepada Hana, terlihat sekali jika kau sudah melupakan aku dan hanya memikirkan Hana padahal aku putra kandung mu" ucap Chanyeol yang berniat menggoda sang ibu nya
"kau ini masih saja cemburu, dan ingat Hana bukan sebatas menantu ibu, tetapi dia sudah seperti putri ibu, dan bagi ibu kalian sangat berharga bagi ku" ucap apa kau bicara kan tentang kado, dan pria itu tersenyum mendengar penuturan sang ibunya terdengar sangat tulus
__ADS_1
"omong-omong kau mengatakan kado untuk Hana, ibu tidak mengirim kan apapun untuk dia, pasti orang salah kirim" ucap nya lagi membuat Chanyeol sedikit terkejut
"ini benar untuk Hana dan nama pengirim itu nama eomma' ucap Chanyeol dan wanita itu mengatakan jika dia tidak pernah mengirim sebuah kado untuk Hana
"kau harus hati-hati jika menerima paket bisa jadi itu dari orang yang berniat jahat kepada kalian" ucap ibu Chanyeol dan panggilan pun berakhir, kini Chanyeol merasa ada yang aneh dengan isi kado tersebut
Dan ketika membuka dia pun sangat terkejut dengan isi di dalam kotak tersebut, kini dia tahu penyebab Hana meninggalkan dirinya, karena kesalahpahaman antara mereka berdua kini dia tahu, pada hari itu Hana ingin menanyakan ini kepada nya dia mengurungkan niatnya
"Hana pasti salah paham, ini bukan diriku, dan ini semua hanya rekayasa, jadi Hana mengaggap ku berubah karena ada wanita lain, dan ini pasti bukan eomma yang melakukan" gumam Chanyeol dalam hati, kini dia pun semakin dia sangat takut karena wanita itu pasti memilih meninggalkan dirinya karena kesalahpahaman, di tambah dia belum menjelaskan jika pria itu bukanlah dirinya tetapi hanya rekayasa orang iseng, dia kini frustasi dengan keadaan saat ini, dan menangis kini dia berusaha mencari keberadaan Hana, untuk menjelaskan kesalahpahaman antara mereka berdua
"Hana tolong kembalilah, kau hanya salah paham' gumam Chanyeol dalam hati, yang kini mencoba mencari kemanapun, dia selalu menyempatkan waktu setelah bekerja hanya untuk kembali mencari keberadaan Hana, sehingga waktu istirahat dia berkurang
dia pun menangis histeris dan sangat frustasi
"Hana Hana Hana" gumam Chanyeol sambil menangis terisak, dan seseorang mengelus pipinya dengan lembut dan memanggil namanya berulang kali
"Chan bangunlah kenapa kau dari tadi menangis, apa kau mimpi buruk" ucap wanita tepat di sampingnya, dan perlahan membuka kedua matanya nampak sosok yang teramat dia rindukan, yang kini menatapnya dengan tatapan teduh, dia masih memegang pipinya dengan lembut memberikan rasa nyaman
"Hana kau disini" ucap Chanyeol yang berulang kali mengedipkan kedua matanya dan dia hanya tersenyum
"aku selalu ada disini, dan kenapa kau dari tadi menangis apa kau lagi mimpi buruk, aku kira hanya aku saja yang bermimpi buruk ternyata kau juga" ucap Hana sambil tertawa mengejek dirinya, dan Chanyeol pun segera memeluk dirinya dengan erat, dan membuat Hana mengeluh karena dia terlalu kencang memeluk dirinya
"kau ingin membunuh ku dan mencari wanita lain dengan cara memeluk ku dengan erat" ucap Hana dan Chanyeol pun kini menyadari jika susah bernafas
"maaf kan aku, tolong jangan tinggalkan aku, yang kau lihat itu semua kebohongan, aku tidak pernah meninggalkan mu, terlebih maaf kan aku seharusnya aku tidak mengabaikan dirimu, aku selalu bertemu dengan Min Seok hyung dan selalu mabuk sehingga membuat ku pulang malam atau menginap di apartemen dia, ku mohon kau percayalah kepada ku" ucap Chanyeol dan dia mengangguk sebagai jawaban
"ku mohon percaya lah, dan jangan tinggalkan aku sendirian lagi, kau tahu jika kau pergi aku tidak memiliki semangat hidup dan aku akan mencari mu kemana pun" ucap nya lagi, dan wanita itu hanya tersenyum
"aku percaya kau tidak akan meninggalkan ku, dan selama ini aku tidak pergi, kau pasti mimpi buruk, sini" ucap Hana dan dia pun memeluk Chanyeol
"kau hanya mimpi buruk, aku tidak pergi" ucap nya lagi
"jadi aku hanya mimpi" ucap Chanyeol dan wanita itu mengangguk sebagai jawaban, dan kini membuat dia merasa lega jika selama ini dia hanya bermimpi
__ADS_1