The Mafia Queen

The Mafia Queen
bioskop


__ADS_3

Karena dia tidak bisa tidur dan memutuskan untuk keluar kamar, dan pria itu masih di sana fokus dengan laptopnya, dan dia menyadari jika wanita itu kini menatapnya dan dia mengalihkan perhatian nya kini ke wanita itu


"Kau merasa bosan" ucap Chanyeol dan dia mengangguk sebagai jawaban


"Ingin keluar mencari angin" ucapnya lagi dan dia setuju dengan ajakan nya


"Kalau begitu aku akan mengganti pakaian" ucap Hana dan dia mengangguk setuju, tidak lama dia pun selesai mengenakan pakaian santai nya


"Kau mau pergi kemana" tanya Chanyeol karena hari ini mereka libur kerja dan biasa mereka akan jalan-jalan berdua


"Sepertinya ke taman bermain pasti seru" ucap Hana dan dia pun setuju, ketika ingin keluar dari apartemen Hana menahan tangannya


"Ada apa Hana" tanya Chanyeol yang merasa bingung


"Kau melupakan topi dan masker mu" ucap Hana lalu dia segera mengambilkan nya untuk dia


"Maaf" ucap Chanyeol karena dia lupa harus menutup identitas nya


"Kau ingin tersebar luas, jika mereka melihat kau keluar bersama asisten nya hanya berdua" ucap Hana membuat dia tertawa


"Baiklah maaf kan aku, namanya juga lupa jika ketahuan bilang saja kita sudah menikah" ucap Chanyeol dengan entengnya


"Yah setelah itu aku akan terkenal karena bisa menjadi istri idol mereka tak lain Park Chanyeol, karena sangat terkenal nya, aku akan menjadi artis dadakan yang jadi incaran para fans fanatik yang ingin mencabik-cabik daging ku, dan memakannya mentah-mentah" ucap Hana yang Chanyeol tertawa


"Ada-ada saja gak bakalan terjadi mungkin mereka mencari pembunuh bayaran" ucap Chanyeol membuat wanita itu geram, mereka pun sampai di taman hiburan yang sangat ramai, dan segera mengantri membeli tiket masuk


"Kita kesana yuk" ucap Hana yang menarik tangan Chanyeol menuju ke salah satu wahana

__ADS_1


"Jangan lari kau pasti masih" ucap Chanyeol terpotong tidak berniat untuk melanjutkan, terlihat wanita itu sangat bersemangat, dan dia terlihat baik-baik saja mungkin dia sudah memasukkan nya obat pereda sakit untuk wanita, dan beberapa permainan wahana mereka jelajahi


"Selanjutnya kemana" tanya Chanyeol dan dia meminta untuk menonton bioskop yang disana sudah di sediakan, dan dia pun setuju, segera melihat jadwal film yang akan tayang


"Tinggal film ini, bagaimana apa kau takut dengan drama horor" ucap Chanyeol yang ingin menggoda nya


"Setuju, karena hidup ku sudah penuh horor jadi ini bukan apa-apa bagiku" ucap Hana, dan dia pun segera memesan tiket untuk mereka berdua


"Pasti kamu bosan menunggu filmnya tayang" ucap Chanyeol dan dia mengangguk setuju, dia mencoba berfikir agar tidak merasa bosan


"Bagaimana jika kita kesana" ucap Hana yang menunjuk ke sebuah toko, belum menjawab Hana tahu pria itu pasti menolak, dia pun segera mengajaknya untuk menuju ke toko aksesoris, dan Hana dengan semangat memilih buat hiasan kepala


"Bandu ini sangat cocok buat kamu" ucap Hana yang menyuruh pria itu sedikit membungkuk agar dia dengan mudah memasang kan nya


"Lihat cantik bukan" ucap Hana yang mengajak dia bercermin, yang melepaskan topi kini berganti mengenakan Bandu yang memiliki bentuk anak tikus


"Dan ini buat kamu" ucap Chanyeol yang juga memakaikan nya sebuah Bandu anak kucing


"Tidak kata siapa gak cocok, bagus kok gak jelek-jelek banget" ucap Chanyeol membuat Hana kesal lalu memukul pundak nya


"Yauda kita berfoto di sana" ucap Hana yang mengajaknya untuk masuk ke dalam box yang berukuran besar, dia pun memasukkan beberapa koin, agar bisa melakukan sesi foto, beberapa gaya berfoto yang kocak, dan beberapa kali sesi foto


"Kita edit dulu biar semakin lucu" ucap Hana dan dia pun setuju, Chanyeol tidak ada henti-hentinya menggoda dia, keduanya terlihat sangat bahagia, dan kini hasil foto bisa di cetak dan segera mengambil nya di depan


"Ini untuk mu dan ini untukku, kalau kamu mau sih" ucap Hana yang membagi untuk mereka berdua, dan Chanyeol tidak menolak dan dia sangat bahagia


"Sepertinya kurang 10 menit lagi film nya akan tayang, bagaimana kita beli popcorn dan soda" ucap Chanyeol dan Hana mengangguk setuju

__ADS_1


Setelah mengantri membeli popcorn dan soda, kini mereka masuk ke dalam gedung bioskop dan segera mencari tempat duduk, film akan di putar lampu segera di matikan


Keduanya nampak fokus menatap layar depan, dan Hana teringat cerita tentang para sahabatnya, pengalaman menonton film layar lebar bersama kekasih mereka masing-masing, dan akan ada adegan dimana tangan mereka bersentuhan saat mengambil popcorn, mereka saling menatap semakin dalam dan semakin mendekat dekat dekat sehingga saling bertemunya kedua bibir pemilik wanita dan pria dan tidak jarak lagi, keduanya bisa merasakan hembusan nafas, keduanya perlahan menutup mata dan terjadilah, zombie tiba-tiba muncul di layar membuat Hana tersentak kaget, kemunculannya zombie-zombie yang tiba-tiba menggigit leher manusia dan membuat nya menjadi zombie, bukan hanya itu, dia juga membuat Chanyeol terkejut, ketika tangan Hana berteriak yang ternyata dia tidak sengaja bersenggolan dengan tangan Chanyeol ketika akan mengambil popcorn


Dan membuat barisan di depannya menatap ke arahnya


"Mianhe" ucap Chanyeol dan Hana bersamaan


"Salah kamu juga, kenapa tidak harus mengambil popcorn disaat tangan ku yang duluan mengambil popcorn, kau sengaja menakuti ku" ucap Hana yang geram dan Chanyeol tidak tahu harus berkata apa


"Mianhe" ucap Chanyeol, dan, dan Hana kembali menikmati popcorn, dia tidak sengaja melihat ke arah kanan pojok, sepasang kekasih yang sedang berciuman membuat dia tersedak, dan Chanyeol pun segera memberikan dia minum


"Kau baik-baik saja" tanya Chanyeol, dia ingin melihat ke arah pandangan Hana, dan dia segera mengalihkan untuk tetap menatap layar


"Tidak apa-apa kita kembali nonton itu saja, sepertinya semakin seru" ucap Hana, tiba-tiba pipinya merasa merah merona teringat lagi semalam dia dahulu menci_um bibir Chanyeol dan berlanjut kegiatan panas mereka berdua


Ketika akan pulang tiba-tiba dari belakang sebuah mobil hitam memotong jalan mereka, lalu berjalan menuju ke arahnya


"Kamu jangan takut, kamu diam saja di sini, dan segera mencari bantuan, aku akan menahan mereka" ucap Chanyeol tetapi Hana menahannya


"Kamu jangan keluar mereka sepertinya bukan orang baik, dan pasti akan melukai mu" ucap Hana dan situasi seperti ini dia masih sempat membuat dia ingin tertawa, tetapi dia tidak tega melihat wajahnya yang sangat takut, tetapi bagi dia sangat menggemaskan, yang jelas mereka bukan orang baik jika menghadang jalan orang lain, pasti memiliki niat buruk


"Aku akan baik-baik saja, kamu jangan khawatir" ucap Chanyeol mencoba meyakinkan dirinya


"Kamu harus berjanji akan tetap selamat" ucap Hana dan dia mengangguk dan tersenyum tak lupa mengelus pipinya, dan dia pun segera keluar dari mobil, kini mereka semakin mendekat dia takut jika mereka akan melukai Hana, ada 4 pria asing yang keluar dari mobil hitam tersebut, yang berjalan ke arah dia


"serahkan wanita yang berada di dalam mobil, jika ingin nyawamu selamat" ucap salah satu pria asing itu, meski terlihat mereka memiliki wajah datar dan dingin, dia merasa jika mereka adalah orang suruhan untuk mengambil Hana darinya

__ADS_1


"jangan harap kalian bisa menyentuh istri ku, meski nyawa ku menjadi taruhannya" ucap Chanyeol dengan bersungguh-sungguh membuat mereka tertawa


"apa kau yakin bisa melawan kami, dan apa kau tidak tahu jika kami anak buah mafia, lebih baik serahkan dia jangan mencari masalah dengan kami, jika ingin nyawamu aman" ucap pria asing itu, dan tidak membuat nya takut dia hanya ingin menyelamatkan istri nya


__ADS_2