The Mafia Queen

The Mafia Queen
dia?


__ADS_3

kini dia telah sampai di Korea dan segera menuju ke apartemen yang sudah dia sewa, serta anak buahnya memantau dirinya dari jarak jauh, setelah mendapat perintah dari Daddy king yang tak lain tuan Damian ayah kandung K



dia sedang fokus memilih beberapa cemilan kesukaan nya, dan memasukkan ke dalam keranjang, meski dia akan memilih makan di luar karena tidak ada sang kakak yang biasa memasakkan untuk dirinya, terlebih dia tidak bisa masak dari dulu hingga sekarang, terlebih selama ini dia tengah koma, sehingga tidak bisa melakukan sesuatu seperti gadis remaja biasanya, bermain atau belajar masak, akan tetapi dokter Leon yang kini menjadi tunangan nya, dan tidak lama lagi akan dia akan menjadi seorang suami yang menerima dia dengan apa adanya, dan dia tidak keberatan jika dirinya yang akan mengambil alih sebagai chef kelak, dan Keyzia akan membantunya, dia sangat merindukan sang kekasih meski tahu dirinya tidak keberatan jika hanya seorang diri, dan ponselnya berdering dia dengan semangat menerima panggilan tersebut yang tertera nama yang beberapa waktu lalu dia tunggu


"hello kamu tidak sibuk" ucap Keyzia menerima nya dengan sangat bahagia, setelah mendengar suara nya yang tak asing baginya


"aku baru selesai melakukan operasi dan sekarang aku ada waktu untuk menghubungi mu, maaf sudah mengabaikan dirimu dan sekarang kau harus pergi sendiri tanpa ku" ucap Leon yang merasa bersalah dan wanita itu mengangguk paham, tetapi dia merasa jika tidak keberatan selama ini dia sudah terbiasa sendiri, sebelum kehadiran sang Daddy


"kamu pasti capek setelah melakukan operasi, aku disini baik-baik saja, dan sekarang aku sedang berada di minimarket" ucap Keyzia, keduanya masih mengobrol melalui via telepon, dan juga wanita itu sibuk memilih hingga tidak sadar seseorang juga berada disana, dengan style misterius, topi hitam, masker hitam


"mianhe" ucap pria itu ketika tangan mereka memegang cemilan yang sama dan bersentuhan dengan cepat pria itu menyadarinya lalu melepaskan nya, dan dia pun memberikan nya untuk dirinya karena merasa tidak enak jika berebut, dan pada waktu itu hanya tertinggal satu dan dia memilih untuk mengalah


"kau boleh memiliki nya" ucap pria itu dan tanpa lama untuk berfikir Keyzia pun mengambil nya, lalu memasukkan ke dalam keranjang nya, terlihat jika wanita itu sedang sibuk menelepon seseorang


"thanks" ucap Keyzia singkat tanpa menoleh melihat lawan bicaranya lalu pergi begitu saja


"suara itu" gumamnya dalam hati, dan dia melihat sosok wanita itu sudah tidak ada di tempat itu, dan dia pun berjalan dengan cepat mencari sosok wanita asing yang berpakaian serba hitam, dan suara itu tidak asing baginya


"dia pasti dia aku tidak salah dengar" gumamnya yang kini mencari keberadaan wanita itu, tetapi dia tidak menemukan hasil, dan berencana mencari nya di kasir, dan meyakini jika dia kini berada disana, dan benar saja dengan dugaan nya, jika wanita itu kini berada di kasir untuk membayar, dia ingin menghampiri nya keburu wanita itu semakin menjauh, dia bingung harus berbuat apa, jika wanita itu selesai membayar dan pasti akan segera pergi, akan tetapi dia juga langsung menghampiri nya, karena tidak mungkin pergi begitu, mungkin bisa saja mereka menganggap dirinya seorang pencuri karena tidak mau membayar


"dia siapa kenapa suaranya sangat familiar" gumamnya dalam hati, dia hanya bisa menghembuskan nafas nya dengan berat, wanita itu kini keluar dari minimarket dengan membawa beberapa kantong belanjaan nya


hingga kini giliran dirinya, dan segera menyelesaikan pembayaran lalu segera mencari keberadaan wanita itu, akan tetapi dia tidak menemukan nya, dan hanya sebuah mobil sport melewati nya, dia masih saja mencari keberadaan wanita itu


"kenapa menghilang begitu cepat, apa mungkin wanita itu dia" gumamnya dalam hati, dan dia segera pergi meninggalkan tempat itu


sedangkan Keyzia kini berada perjalanan menuju apartemen nya, karena pagi ini dia baru sampai dan belum sempat beristirahat, setelah menata cemilan yang dia beli, dan dia memutuskan untuk beristirahat dan setelah itu dia pun berencana berkeliling untuk melihat indahnya Korea dan makan malam di restoran ternama, salah satu anak buahnya yang mencarikan restoran untuk dirinya, dia juga akan membeli beberapa pakaian

__ADS_1


"totalnya 5 juta won" ucap petugas kasir, dan dia pun memberikan black card-nya dan dia pun menerima nya lalu, memproses pembayaran lalu mengembalikan kembali, dia pun keluar dari toko baju brand dan anak buahnya pun mengambil alih dan membawa nya yang menunggu di depan


"biarkan kami nona" ucap salah satu anak buahnya dan dia pun tidak keberatan, akan mempermudah dirinya untuk menikmati waktu untuk berkeliling, dia melihat penjual es cream lalu segera menghampiri nya, dan mengantri seperti yang lainnya


"akan ku beli mall ini agar aku tidak perlu mengantri seperti ini" gumam Keyzia yang kesal yang harusm mengantri, dan seperti biasa dirinya akan membeli mall tanpa berfikir panjang, dan kini giliran dirinya


"nona mau pesan es cream dengan rasa apa" ucap pria kasir es cream


"1 cokelat mint" ucap Keyzia dan dia pun segera memasukan pesanan nya ke komputer


"5000 won" ucap pria kasir tersebut lalu dia pun memberikan uang cash, lalu menunggu nya beberapa detik dan pesanan pun sudah dia dapatkan, lalu dia pun berjalan mencari tempat duduk, dan dia pun mendapat kan tempat yang kosong tepat di pojok, dan menikmati es cream cokelat mint nya


"cekrek" suara kamera dari ponsel nya, dia tak lupa mengunggah di sosial media nya, dan ponsel nya berdering tertera nama Damian tak lain sang Daddy


"hello Daddy bagaimana kabar mu" ucap Keyzia yang sangat merindukan keadaan sang Daddy nya


"Daddy disini baik-baik saja, Bagaimana disana kau merasa kesepian apa mau Daddy datang kesana dan menemani mu" ucap Damian dan wanita itu tersenyum


"baiklah kamu berlibur lah disana, Daddy dengar disana sangat indah, dan Daddy juga ingin kesana setelah pekerjaan Daddy selesai" ucap Damian, wanita itu sambil menikmati es cream dan mengobrol


"Hyung apa aku tidak salah melihat atau aku lagi bermimpi sekarang" gumam seseorang yang masih bisa di dengar dan dia menunjuk ke arah dia yang sedang menikmati es cream


"dia siapa kau maksud mu" ucap Baekhyun yang ikut penasaran


"apa yang kau lihat, apa dia salah satu mantan mu" ucap Jong Dae


"bukan Hyung kalian coba lihat kesana apa aku sedang bermimpia atau berhalusinasi saja" ucap Kai yang masih fokus melihat, dan menyuruh mereka untuk melihat juga


"benar apakah dia sebaiknya kita menghampiri nya untuk memastikan" ucap D.O mereka dan mengangguk setuju ketika melihat ke arah yang di tunjuk oleh kai

__ADS_1


"mereka sangat memiliki wajah yang sama tetapi ada yang berbeda" ucap Baekhyun yang merasa ada berbeda dari nya, tak lain cara berpakaian nya, tetapi mereka tetap memilih untuk memutuskan untuk mendatangi nya, karena terburu-buru takut dia akan menghilang, hingga tidak sadar menabrak seseorang


"mianhe kau baik-baik" ucap D.O yang menunduk hormat karena merasa bersalah, dan pria itu pun melakukan hal yang sama


"sorry" ucap pria itu, dan mereka mengiyakan karena merasa jika pria itu hanya pendatang


"kamu tidak apa-apa Hyung" ucap Kai


"kau baik-baik saja" ucap Baekhyun


"aku baik-baik saja sebaiknya kita segera kesana" ucap D.O ketika pria itu meninggal kan mereka dan kembali melihat ke ke toko es Cream dan wanita itu sudah menghilang tidak berada disana


"dia kemana perginya" ucap D.O ketika mereka kembali melihat sosok seseorang yang sangat familiar


"tadi dia disana sedang makan dan sekarang tidak ada sebaiknya kita segera kesana" ucap Baekhyun dan mereka mengangguk setuju, setelah sampai hanya ada pelayan yang membersihkan meja tersebut yang tersisa hanya bekas es cream


"apa kita hanya berhalusinasi saja" ucap Jong Dae yang merasa wanita itu dengan cepat menghilang


"apa yang bisa saya bantu tuan" ucap pelayan yang merasa jika keempat pria itu sedang kebingungan


"wanita yang duduk disini kemana dia perginya" ucap D.O


"saya kurang tahu tetapi tidak lama dia perginya ke arah sana" ucap pria tersebut dan mereka mengangguk paham


"terimakasih" ucap Jong Dae dan pria itu mengangguk lalu pergi setelah selesai


"aku yakin jika wanita itu dia" ucap Baekhyun yang penuh keyakinan


"tapi kita belum bisa memastikan jika memang benar itu dia, yang selama ini kita cari" ucap D.O yang masih belum yakin tetapi dia berharap jika memang benar jika dia yang selama ini mereka cari

__ADS_1


"kalian jangan memberi tahu ke siapapun tentang yang kita lihat, karena jika tidak itu hanya bisa membuat membuka lukanya kembali" ucap Jong Dae menasehati adik adiknya dan mereka mengangguk setuju


"bagaimana jika kita melihat dari rekaman CCTV disini pasti ada" ucap Kai dan mereka pun mengangguk setuju dengan ide kai


__ADS_2