
Malam itu setelah aku tertidur. Ibu keluar, ada bapak yang mengintip dari dekat pintu. Mereka lalu berjalan meninggalkan kamarku menuju kamar mereka. Ibu menangis seketika dan bapak lalu merangkulnya. Mereka menangis bersama disana disana. Gamboo sendiri tampak murung melihat kedua tuannya itu menangis. Matanya tampak sedih.
"Masih ngantuk Rey..? " tanya papinya saat mendapati Rey tengah baru keluar dari kamarnya.
Papinya Rey bisa melihat bahwa suasana hati anaknya itu sedang gak baik.
"Gak bisa tidur pi"
"Kamu mau keluar ? "
"Ada tugas"
" Jangan terlalu memaksakan diri"
"Its ok pi.. Rey jalan dulu " kata Rey lalu pergi. Papinya hanya bisa melihatnya dan hatinya ikut ikutan sedih seperti ada rasa penyesalan menghampiri beliau.
Pagi itu Rey kembali berlatih memanah. Kali ini dia mencoba melepas kepenatan hatinya dengan memanah. Riu bertepuk tangan saat tembakan Rey tepat sasaran tapi Rey tampak tak terhibur dengan pujian dari teman seangkatannya itu.
"Makin hari skilmu semakin bagus saja. Aku sangat salut" kata Riu dan sekali lagi Rey melepas tembakannya.
"Tapi aku melihat kalau suasana hatimu sedang gak baik belakangan ini. Kenapa, apa kamu putus cinta ?" selidiknya
"Aku sedang tak ingin membahasnya. "
__ADS_1
"Kenapa? "
"Takkan ada solusinya"
"Jangan terlalu pesimis terhadap diri sendiri" kata Riu lagi dan seketika Rey teringat pada perkataan Adi saat mereka sedang bermain bilyar dan juga dia teringat pada pembicaraanku dengan Adi saat pemeriksaan. Seketika Rey merasa curiga. Dia lalu mengemasi barang barangnya dan lalu pergi.
Rey mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit untuk mencari informasi. Tapi suster penjaga disana tentu tak memberikan banyak informasi soal pasien. Rey lalu berniat menemui Adi ke ruangannya.
"Ada apa? " tanya Adi saat melihat Rey muncul disana
"Aku ingin bicara soal Nona. Aku ingin tahu kenapa kalian bisa dekat"
"Aku dokter, bukankah kemarin dia dirawat disini. "
"Itu bukan bidangmu"
"Kalau kamu masih menganggap hubungan pertemanan kita, tolong jangan sembunyikan apapun. "
"Kalau kamu memang temanku, kenapa tak mempercayaiku? " tantang Adi balik. Rey terdiam lalu pergi meninggalkan Adi disana.
Hari itu kami sekeluarga berlibur ke pantai. Aku tak mau terlalu memaksakan diriku lagi. Aku hanya duduk diatas pasir sambil melihat Gamboo dan Gabriel berlarian ditepi pantai dan juga berenang dilaut. Bapak dan ibu sedang sibuk membakar ikan segar dibawah pohon kelapa. Hari itu terasa sangat bahagia. Aku sempat mengabadikan beberapa foto. Mungkin itu bisa jadi salah satu kenangan manis yang akan ku tinggalkan. Walau sesekali rasa sakit datang menyerangku tapi aku berusaha untuk kuat agar tak merusak suasana hati itu.
Sedang setelah menyelesaikan pekerjaannya Sherli pun mendatangi salon yang sudah di booking oleh Gabriel sebelumnya. Walaupun Sherli tak tahu apa tujuan Gabriel tapi dia ingin percaya kalau Gabriel tak berniat jahat.
Sedang Yuna sendiri tengah mengabarkan pada teman temannya soal hubungannya dengan Gabriel. Dia pun tak sabaran untuk acara malam itu dan memamerkan pada teman temannya.
__ADS_1
"Istirahatlah yah, ibu akan siapkan makan malam" saran ibu setelah kami sampai dirumah. Gabriel pun lalu sibuk untuk acaranya selanjutnya. Aku melangkah menaiki tangga, saat aku hendak menutup gorden jendel aku melihat Rey ada dibawah. Aku segera menutup gorden. Tak lama aku mendengar suara rintik hujan dan suara mobil Gabreil yang meninggalkan rumah.
Sherli memandangi dirinya dicermin. Dia tampak sangat cantik malam itu. Dres yang dikenakannya membuatnya sangat anggun. Tak lama dia juga mendengar suara klakson mobil. Sherli bergegas keluar dan melihat Tom yang sudah datang untuk menjemputnya.
Sebenarnya apa yang sedang direncanakan Gabriel? kenapa dia harus didandani begitu cantik ? dan kenapa bukan Gabriel yang menjemputnya langsung? sherli bertanya tanya dalam hatinya.
Sedang Yuna sudah sampai di acara tersebut dan sedang berbincang bincang dengan teman temannya disalah satu sudut ruangan itu. Yuna tampak sangat bahagia melebihi siapapun ditempat itu. Tak lama Gabriel datang dan langsung menarik perhatian tamu tamu lain terutama para gadis gadis. Gabriel dengan begitu ramah memperlakukan mereka.
Yuna menunggu hingga Gabriel selesai meladeni mereka dan kemudian Yuna datang mendekatinya dan langsung menggandengnya. Yuna tampak sangat bangga sedang Sam sedang merekam siaran langsung tersebut.
"Banyak yang nonton Yel" kata Sam gembira. Gabriel tersenyum kecil lalu menaiki panggung dan tak lama Tom membisikkan sesuatu padanya.
"Malam semua... happy valentine days.. Malam ini special banget dan kita juga lagi siaran langsung. Semoga kita semua menikmati acara ini. "kata Gabriel membuka acara dipanggung. Sherli berjalan memasuki tempat itu. Matanya celingak celinguk mencari sosok Gabriel dan dari suara Gabriel, Sherli tahu kalau Gabriel ada didepan.
"Tapi malam ini aku mau minta pendapat kalian. Menurut kalian apa cinta itu harus dipermainkan atau enggak sih? "
"Enggak.... " hampir semua tamu disana kompak menjawabnya
"Yups, aku juga setuju dan malam ini aku tuh sebenarnya gak punya niat buruk. Tapi aku juga gak mau kalau seorang cewek itu salah faham. Aku gak mau buat baper dan buat kesan yang gak baik" kata Gabriel lagi. Sherli agak terdiam saat mendengarnya. Dia sekarang berada dibarisan paling depan memandang Gabriel yang juga sedang memandangnya.
"Kenapa kamu bicara begitu, apakah perasaanku salah?" tanya Sherli dalam hati.
Tak lama sebuah bukti transfer muncul dilayar dan semua orang melihatnya. Yuna terdiam karna nama pengirim dana itu adalah Yuna dan lalu muncul sebuah percakapan yang discreenshot disana.
"Jadilah pacarku" itu isi pesan yang dikirim Yuna. Semua tamu langsung berbisik bisik mencibir Yuna. Semua orang menatapnya begitu rendah dan teman temannya juga menanyainya hingga membuat Yuna bingung dan juga malu.
"Aku sangat menghargai perasaan setiap cewek. Tapi bukan berarti aku cowok murahan. Aku gak punya maksud apa apa. Cuma mau negasin kalau cinta itu ada bukan karna alasan yang dibuat buat. Tapi karena perasaan yang tulus dan aku gak mau nyakitin perasaan siapapun. Terlebih untuk menyakiti hati cewek yang kusukai dan kukagumi selama ini" kata Gabriel lagi seraya menatap Sherli. Gabriel lalu turun dan berjalan mendekati Sherli
__ADS_1
"Kamu.... satu satunya yang paling ku inginkan. Malam ini, didepan semua orang aku mau bilang. Sherli..., aku sayang kamu. Aku mau jadi pacar mu" tembak Gabriel hingga suasana berubah begitu menegangkan.