The Oldest Blossom

The Oldest Blossom
rencana may


__ADS_3

sore itu rey menelfon adi dan mengajaknya bertemu dibilyar. setibanya di sana adi sudah melihat rey main lebih dulu.


"lagi badmood soal apa? "tanya adi langsung sambil memilih stick untuknya


"anak achan menemuiku, dia sudah tahu semua. tadi pagi dia menemuiku dikantor. dia mengancamku"


"jadi kamu takut? "


"dia membuatnya seolah ini masalah pribadi. "


"tampaknya sang singa betina siap untuk berburu"tebak adi. rey menembak bolanya dan dia meleset.


" aku akan jaga nona dan keluargaku. tolong berhati hatilah "kata rey mengingatkannya.



wesli keluar dan mengikuti seorang wanita yang tengah hamil. dia mengirim foto wanita itu pada may. may yang mendapat foto itu lalu meneruskannya pada rey.


rey yang dalam perjalanan lalu membuka pesan gambar yang dikirim seseoarang dengan ni baru.


"bukankah ini kakakmu?"


itu isi pesan yang dikirimkan pada rey. rey berhenti dia memperjelas gambar itu dan dia sangat yakin kalau itu adalah kakaknya mika.


rey memarkirkan mobilnya didepan rumahku. dia turun dan sambil membawakan makanan.


"hei... "sapaku seraya menunggunya di teras. aku melihatnya mencoba tersenyum tapi aku sadar kalau itu hanya senyum paksaan


"kamu kenapa,apa sakit? "tanyaku khawatir seraya mengusap keningnya


"aku baik baik saja"


"gak mau crita? "tanyaku dan rey lalu duduk dikursi. aku segera menyusulnya dan duduk didekatnya. rey seolah mengerti dia memperlihatkan foto tersebut padaku.


"kak mika... "


"may sepertinya gak bisa menerima. dia mengancamku"


"apa dia kan menyakiti kak mika ?"


"aku menghawatirkannya"


"kalau begitu hayo temui dia."ajakku


aku dan rey pun lalu menempuh semalam perjalanan menuju rumah kak mika.kak mika tinggal dikota kecil bersama suami barunya. saat kami sampai,aku melihat sebuah rumah kecil dan sederhana.


"ini rumahnya"kata rey. kami lalu turun dan mendekati pintu rumah yang masih tertutup


tok tok tok...


rey mengetuk pintu rumah itu dan tak lama seseorang membukanya.


"rey.... "kata kak mika saat melihat rey. dia segera memeluknya dengan haru

__ADS_1


"hayo masuk.. "katanya sambil menarik tangan rey.


"rey... , kakak gak nyangka kamu kesini, kamu apa kabar? "tanyanya


"aku baik kak"


"papi sama mami gimana? "


"mereka juga baik"


"syukurkah. hayo duduk dulu"kata kak mika mempersilahkan seraya memperhatikanku.


"kamu nonakan.? "tebaknya dan aku segera tersenyum.


"ehm.. "


"adikku ini sangat menyukaimu. oh yah bagaimana kalian bisa bertemu? "


"ceritanya panjang kak. "


"gak mau cerita "


"nanti rey ceritain. kami ke ini karna ada sesuatu yang penting "kata rey begitu serius dsn gak lama seseorang memasuki rumah.


"oh sayang sudah pulang. ini rey datang "kata kak mika sambil memperkenalkan suami barunya pada kami.


" jadi hal penting apa yang bawa kalian kesini? "tanya kak mika setelah kami semua duduk kembali. rey pun lalu menceritakan semuanya dan memperlihatkan foto itu pada kak mika dan suaminya.


"mami gakkan nerima kakak yang seperti ini. "katanya tertunduk


"kak... aku menghawatirkan keselamatan kakak. apalagi kakak sedang hamil. "


"rey benar, ikutlah sementara. ibu mertua pasti akan mengerti "


"aku takut, mami sangat benci padaku "


"sebenci bencinya mami. mamipun pasti gak mau kamu celaka. dengarkanlah aku. ikutlah dengan rey sementara. "


"lalu bagaimana dengan kamu? "


"sementara aku akan tinggal diasrama. akhir pekan aku akan datan untuk melihatmu"bujuk suaminya lagi meyakinkan kak mika.


dengan berberat hati akhirnya kami berhasil untuk membujuk kak mika. saat kami beristirahat diruang tamu kak mika mulai mengemasi Beberapa pakaiannya dikamarnya.


pagi itu kami tiba kembali dikota. walau dengan sangat berat tapi demi rey dan kak mika aku mencoba memberanikan diriku untyk kembali ke rumah rey.


rey yang pertama kali melangkahkan kakinya masuk kedalam. kak mika merasa sedikit takut. dia khawatir kalau maminya akan sangat buruk menyambutnya.


"rey.. kau sudah kembali"kata papinya saat baru saja keluar dari dalam kamarnya. rey tersenyum sambil menatap kak mika.


"mika... "suara papinya rey begitu bahagia menyambut kepulangan anaknya itu. dia memeluknya sambil sedikit menangis. aku tidak mengira begitu besarnya rasa rindu dihati papinya rey.


"siapa pi...? "suara maminya rey terdengar mendekati kami. kak mika segera melepas pelukankannya. dia berusaha menyembunyikan dirinya dibalik papinya itu. namun rey segera meraih tangannya.

__ADS_1


"kak mika pulang mi"kata rey. wajah maminya langsung berubah. dia masih tampak marah dan kesal.


"kak mika akan tinggal disni sampai aku menyelesaikan kasus ini"kata rey menerangkan. maminya tampak tak perduli. dia lalu pergi meninggalkan kami.


aku menemani kak mika kekamarnya dan rey membantu membawakan tasnya.


"istirahatlah dulu. kakak pasti lelah"kata rey


"apa kau mau langsung mengantar nona pulang? "tanyanya


"ehmm. dia juga harus istirahat"


"ehmm begitu"


"kenapa kak? "


"kalau nona gak ada kerjaan. datang kesini yah. biar kakak ada teman"


"iyah kak.. "


"yah udah. kami jalan dulu yah"kata rey berpamitan. kami segera keluar dan rey memintaku untuk turun lebih dulu karna dia ingin kekamarnya.


perlahan aku menuruni tangga dan tak sengaja aku bertemu maminya rey disana yang kebetulan ingin naik. aku segera tertunduk.


"tante... "sapaku..


"sejujurnya tante gak tahu harus bagaimana menghadapimu. disatu sisi tante ingin menerimamu untuk rey. tapi disisi lain, hati tante berkata lain"katanya pertama. hatiku terasa sedih mendengar kalimat itu. itu berarti beliau belum bisa menerimaku dihatinya. dan tak lama rey terdengar memanggil maminya dan dia segera datang menghampiri kami.


"aku antar nona dulu yah mi"katanya dan beliau segera tersenyum.


"saya permisi dulu tante"kataku berpamitan.


kak mika berdiam diri dikamarnya sambil membereskan pakaiannya untuk dipindahkan kedalam lemari.


"kamu jangan berpikir mami akan terima dan maafkan kamu hanya karna kamu bisa pulang. "kata maminya rey to the point. kak mika lalu membalik dan menatap maminya yang sebenarnya sangat disayanginya itu..


"mami gak bisa maafin kamu. apa yang sudah kamu perbuat sudah mencoreng nama baik keluarga ini. "


"mami.... "kak mika berusaha meraih tangan maminya tapi maminya segera menepis dan menjauh.


"jangan sering sering muncul dihadapan mami. mami gak sudi melihatmu dan perut besarmu itu"kata maminya rey begitu kasar hingga membuat kak mika menangis.



keesokan harinya rey kembali kekantor. mereka membahas masalah may dan rekannya memberikan beberapa saran untuk keamanan rey dan keluarganya.


sedang aku menghabiskan waktuku untuk membantu sherli ditoko.tak lama gabriel datang, dia membawakan beberapa brosur universitas untuk sherli.


"kamu mau kuliah? "tanyaku seraya meraih salah satu brosur tersebut.


"aku yang suruh dia kuliah"kata gabriel terus terang.


"ehmm. baik sekali "

__ADS_1


__ADS_2