The Oldest Blossom

The Oldest Blossom
sekilas memori


__ADS_3

sore itu diapartemen may. may mencoba mencek ig atau media sosial atas nama rey tapi dia sama sekali tak menemukan apapun. may merasa bingung padahal dia begitu sangat penasaran pada kehidupan rey. may lalu menekankan tombol pemanggil dikontak rey.


"hallo.. "jawab rey segera


"sedang sibuk? "tanya may terlebih dahulu untuk memastikan dia punya timing yang pas untuk mengganggu rey.


"cuma lagi beresin beberapa tugas, kenapa ?"


"eku merasa bete.. sejak tadi aku mengecek media sosialmu tapi tidak ketemu"keluh may. rey tertawa kecil


"aku tidak gunakn sosmed"


"yang benar saja? "


"sungguh... "


"ehmm. padahal aku sangat ingin tahu semua tentangmu"


"kenapa harus begitu sibuk mencarinya, kan bisa tanya langsung"


"ehm.. oh yah sore ini sibuk gak. kita keluar yuk. ada pameran boneka."


"baiklah.. nanti aku akan menghubungimu. aku bereskan tugas ini dulu ok"kata rey lalu memutuskan telponnya. may begitu gembira. dia melompat lompat kecil dikamarnya. dia tak mengira dengan begitu mudahnya bisa menjalin hubungan ini dengan rey.


waktu itu sekitar pukul 5may menggandeng tangan rey berjalan menyusuri pameran boneka disalah satu tempat dipusat kota. banyak sekali pengunjung disana. may juga sangat gembira dia memperhatikan semua boneka disana.



rey lalu berpose dengan salah satu boneka disana dan mengirimkannya padaku segera. aku tersenyum kecil melihat expresi rey dan tak lama dia mengirim satu gambar lagi.



rey tampak begitu menggemaskan dengan kedua boneka kecil berwarna pink yang ditempelkan di kedua sisi pipinya. may menyadari rey sibuk sendiri saat dia memilih beberapa boneka tak jauh dari rey. may begitu penasaran. dia tahu rey sedang berselfi dan mengirimkannya pada seseorang. wajahnya juga tampak berbeda.


"siapa??? "fikir may didalam hatinya.


"rey... "panggil may kemudian seraya mendekatinya. rey tersadar dan segera menutup layar hpnya.


"bicara dengan siapa. sepertinya asyik sekali? "


"hanya mengirim beberapa foto untuk lucu lucuan. oh yah. kamu sudah ketemu boneka yang kamu mau? "tanya rey. may menggeleng kecil


"yah udah hayo kita cari lagi"ajak rey lalu melanjutkan langkah mereka dan saat mereka sedang melihat lihat mata rey tertuju pada sepasang boneka kecil



"mungkin kamu akan suka"kata rey dalam hati. may pulang tanpa jadi membeli satu boneka pun. sedang rey tampak begitu senang saat sudah membeli boneka yang disukainya. setelah mengantar may pulang, rey bergegas menuju rumah sakit dan membawakan boneka yang baru dibelinya.


__ADS_1


"hai... "katanya dari balik pintu. dia memakai kostum kaki kucing. aku tertawa kecil melihat kekocakan rey. dia masuk mendapatiku.


"bagaimana kamu suka? "


"benar benar lucu. sangat menggemaskan. "


"oh yah aku juga punya sesuatu buat kita"kata rey lalu mengeluarkan kedua boneka kecil tadi.


"satu untukmu dan satu untukku. ini bisa digantung jadi mainan hp"terang rey. aku begitu suka dan rey lalu duduk memasangkannya dihpku.


"bagus sekali"kataku begitu gembira. rey mengusap lembut kepalaku.dan adi hanya bisa berdiam diri didekat pintu melihat kedekatan kami.


"oh yah bagaimana kata dokter hari ini? "


,"sudah semakin baik. kalau tidak ada halangan. lusa sudah bisa pulang "


"baguslah. "


yuna merasa begitu kesal dengan sikap gabriel.dia merasa tidak terima, dia lalu meraih hpnya yang terletak diatas tempat tidurnya dan mencoba menelpon gabriel. tapi gabriel sedang sibuk bermain dengan gamboo diruang tamu.


"yelll. "panggil ibuku setelah ibu selesai mencuci piring. gabriel menatap beliau yang datang menghapirinya.


"iyah bu.. "


"sherli bilang kamu sudah ngurus kuliahmu untuk d aktifkan kembali"


"ehmmm"


"iyah bu"


"oh yah.. ibu dengar ada pameran boneka dikota. ajaklah sherli kesana. dia belakangan ini juga sangat lelah. dia juga sangat menghawatirkan kakakmu.buat dia sedikit senang"


"baik bu... "


keesokan harinya saat sheli baru mau berangkat tiba tiba gabriel muncul didepan rumahnya.


"hei... "sapa gabriel.


"tumben kesini"


"gak boleh? "


"bukan begitu



"sore nanti tutup aja toko lebih cepat yah. "


"kenapa? "

__ADS_1


"aku mau mengajakmu jalan jajan . ok"kata gabriel. sherli tersenyum kecil.


"aku pergi dulu. ada kerjaan dengan tom"kata gabriel sambil mengelus kepala sherli dan lalu pergi.


"kalian pacaran? "tanya kakak sherli yang sedari tadi mengintip dari pintu. sherli meliriknya. dia hanya tersenyum lalu pergi.


"maaf yah agak telat. tadi ada kerjaan"kata rey saat baru tiba didepan pintu apartemen may. mereka lalu masuk dan rey meletakkan hpnya diatas meja.


"aku kebelakang sebentar"katanya lalu pergi. may melihat hp rey. sebuah boneka kecil tergantung disana.


"boneka ini sepasang. lalu sepasang lagi ada pada siapa?"fikir may . may meraih hp itu, tapi hp rey terkunci sehingga may tak bisa melihat isinya. may hanya melihat layar screnn depan rey. foto seorang gadis dengan seragam sma tampak sedang membelakanginya dan sedang belajar diperpus.


"ini foto biasakan? " fikirnya dan tak lama rey muncul mendekatinya.


"ada yang menelfon? "tanya rey.


"ah bukan. aku hanya suka pada gantungan hpmu sangat lucu. "bohong may


"ehmm. "


"boleh untukku? "


"jangan yang ini. nanti akan ku belikan yang baru "


"bukankah ini sepasang? "


"jangan seperti anak kecil gitu. hayo cepat nanti kita telat"kata rey lalu merebut kembali hpnya. may semakin merasa rey bagai menyembunyikan sesuatu darinya.


"aku berjalan perlahan dari kamarku. aku berniat untuk melatih kakiku untuk menuruni tangga.aku berpegang pada pagar pembatasnya dengan kuat, baru saja aku melangkah beberapa langkah. kepalaku seakan sakit. semakin aku melihat kebawah seolah aku mengingat sesuatu dikepalaku. aku seolah teringat kejadian saat aku terjatuh dari tangga dan rey datang mendapatiku. kepalaku semakin terasa sakit. aku bagai kehilangan kendali dan kemudian aku terjatuh dan kepalaku terbentur.


serli yang kebetulan datang waktu itu merasa bingung saat tak menemukanku dikamarku. dia lalu berjalan keluar,memperhatikan kesekelilingnya tapi dia juga tak menemukanku. rey dan may baru saja tiba disalah satu bioskop. may sudah memesan dua tiket.


"suster ada pasien yang pingsan disini"kata salah seorang pengunjung. sherli seolah punya fiiling. dia berlari kedekat tangga. tampak para perawat menghampiriku dan mengangkatku dari sana.


"kak non... "katanya begitu panik. sherli lalu bergegas mengikuti para perawat yang segera melarikanku kekamar. sherli berfikir untuk menelfon rey segera.


"aku akan segera kesana,"kata rey begitu mendapat kabar itu.


"may sori.. kita nonton lain kali saja. aku harus pergi. "kata rey tampak panik. rey lalu pergi meninggalkan may begitu saja. may merasa semakin penasaran.dia lalu menaiki taxi dan mengikuti rey.


rey berlari cepat menuju keruanganku. dia melangkah dengan cepat hingga may kehilangan jejaknya.



"bagaimana keadaany? "kata rey begitu sampai dikamarku.


"dokter masih memeriksanya."jelas sherli


"kenapa dia bisa jatuh? "

__ADS_1


"aku gak tahh. aku baru datang. aku tak melihat kak non dikamarnya. saat menemukannya dia sudah pingsan."terang sherli


__ADS_2