
Lan Hua memperhatikan botol bening berisi cairan putih bersih di tangannya, cairan itu nampak seperti air dan sama sekali tidak memiliki bau apapun. Benar-benar mirip seperti air putih. Selanjutnya ia menuangkan beberapa tetes darinya pada teko porselen yang berisi arak.
"Dalam beberapa hari saja kau pasti akan mati, Qian Yue."
Sari magnolia dari barat ini berbeda dengan sari magnolia lainnya, ia adalah racun yang pelan-pelan akan membunuh. Di hari pertama ia tidak akan memberikan efek apapun, tetapi setelah dikonsumsi setiap hari dalam satu minggu ia akan semakin masuk ke dalam ujung seluruh pembuluh darah hingga menyerap ke dalam sum-sum tulang. Tepat pada hari ke tujuh mengonsumsinya maka orang itu akan langsung mendapati kerusakan pada seluruh pembuluh darah lalu mati.
"Setelah ini aku akan menjadi janda dan terbebas dari sini."
Sebenarnya tinggal di istana bukanlah hal yang buruk, tetapi jika tinggal dengan menyandang status sebagai istri dari pangeran ketiga itu barulah hal terburuk. Setiap hari merasakan malu dan juga kesal dengan sikap Qian Yue.
"Permisi Nona, pangeran ketiga sudah kembali."
Xiao Min muncul memberitahukan informasi itu.
Lan Hua memang sengaja menunggu pangeran ketiga kembali ke kediaman, sampai tengah malam seperti ini ia tetap menunggunya demi menjalankan misi.
"Bawakan arak itu ke kediaman pangeran ketiga,"
Xiao Min sedikit terkejut melihat jenis arak yang akan dibawakan Nonanya, "Nona ini adalah arak dewa yang sangat mahal, ini harta langka keluarga Lian."
__ADS_1
"Diamlah Xiao Min, bawakan saja. Aku hanya ingin berbakti dengan suamiku."
"Baik, Nona."
"Ingat, kau harus pastikan pangeran ketiga meminumnya."
"Baik, Nona."
***
"Apa? Jadi kau yang manghasut gadis itu untuk membunuh kakak?"
Urat kemarahan kini sudah nampak di leher Qiu Min, meski saat pengangkatan Lian Wu sebagai putra mahkota ia memiliki kekecawaan dihati tetapi Qiu Min tidak pernah menyimpan dendam padanya. Ia hanya terus bersaing sehat dengan cara menunjukkan prestasi-prestasinya
"Meski Lian Wu cerdas, tetapi ia tidaklah pantas menjadi putra mahkota. Lian Wu sama sekali tidak tegas dan jarang mempertimbangkan dalam mengambil keputusan. Lian Wu tidak sebaik yang terlihat, sudah banyak juga darah klan ku yang habis di tangannya."
Yan Xunlong tidak pernah menyukai Lian Wu, baik saat ia belum diangkat menjadi putra mahkota hingga ia diangkat menjadi putra mahkota.
Berawal dari Lian Wu yang dahulu membatai habis keluarga ayahnya, Yan Xunlong menyimpan dendam besar. Ayahnya yang sudah tua itu memang dahulu mengikuti aliran pemberontak tetapi itu dahulu saat ayahnya masih muda, sedangkan saat itu sudah sama sekali tidak memiliki hubungan. Lian Wu yang kurang menyelidikinya justru membunuhnya dan membuat dendam di hati Xunlong semakin menjadi.
__ADS_1
"Aku sudah berkali-kali mencoba membunuhnya, mulai dari meletakan racun hingga menyerangnya di perjalanan. Tetapi sepertinya memang ada orang yang melindunginya, usahaku itu selalu gagal. Hingga suatu hari aku terpikir cara untuk membuat kebencian pada dayang yang seluruh keluarganya juga dibunuh oleh Lian Wu, ternyata cara itu justru berhasil."
"Ada orang yang melindungi kakak kau bilang?Siapa mereka?"
Xunlong menggeleng, "penyelidikanku tidak pernah berhasil, mereka sangat kuat tetapi sangat pintar menyembunyikan diri. Bahkan kurasa Lian Wu sendiri tidak menyadari jika ada yang melindunginya."
"Xunlong jika mereka dari pihak Su Ho, bukankah itu mrnjadi ancaman besar untuk kita."
Pasukan yang bisa melindungi dengan sigap dan sudah berkali-kali menganggalkan rencana pembunuhan yang sudah Xunlong rencanakan dengan matang. Tentu mereka adalah musuh berbaya yang patut untuk diwaspadai.
"Itu tidak mungkin Pangeran, hubungan mereka berdua tidaklah baik."
Qiu Min terkekeh, "Su Ho itu sangat bermuka dua, begitu munafik dan licik. Satu-satunya orang yang bisa mengacaukan istana hanyalah dia."
════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════
Dont forget to click the vote button!
════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════
__ADS_1
Jika ada pertanyaan tuliskan saja di kolom komentar, terima kasih sudah mampir di cerita ini silahkan tunggu episode selanjutnya ^_^
And, see you.