The Secretary

The Secretary
PART 1


__ADS_3

Sebuah perusahaan besar sedang mengalami kebangkrutan karena terjadinya financial distressed sehingga pemilik perusahaan itu terpaksa harus menutup dan menjual perusahaan nya serta mem PHK semua para karyawan nya termasuk Alifia Putri Prameswari


Alifia Putri Prameswari atau lebih akrab di sapa dengan panggilan Fia adalah seorang gadis yang sangat cantik, ia merupakan putri bungsu dari 3 bersaudara, kedua kakak nya laki-laki, hanya ia satu-satunya yang merupakan anak perempuan sehingga membuat kedua kakak-kakaknya sangat posesif padanya


Alifia bekerja di perusahaan besar dan di posisikan sebagai sekretaris karena kecerdasan dan hasil kerja nya yang selalu membuat bos nya merasa puas, namun sayang nya sekarang perusahaan tempat ia bekerja mengalami kebangkrutan sehingga mau tidak mau ia harus di PHK dan harus mencari pekerjaan baru lagi


"Alifia, saya mengucapkan terima kasih banyak sama kamu karena sudah membantu banyak hal di perusahaan ini walaupun pada akhirnya perusahaan ini harus tumbang juga. Saya do'akan semoga kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi. Silahkan" kata pak Anto bos perusahaan tempat Alifia bekerja mempersilahkan Alifia keluar dari perusahaan nya. Dengan langkah gontai Alifia pun keluar dari perusahaan itu dengan perasaan yang bercampur aduk


Ia tak menyangka bisa sampai di PHK dari perusahaan yang sudah memberi ia banyak pengalaman di mulai dari yang suka maupun duka


Hari sudah mulai gelap, Alifia pulang dari kantor menuju rumahnya dalam keadaan yang mengenaskan, pasalnya setelah sejak 3 tahun yang lalu ia mengabdikan dirinya untuk perusahaan pak Anto tapi pada akhirnya ia harus di PHK juga dari perusahaan itu, sekarang ia sangat bingung harus mencari pekerjaan baru lagi untuk tetap bisa mengandalkan kemampuan nya di bidang perkantoran, ia menyadari bahwa sekarang sangat sulit untuk mencari pekerjaan dan ia harus mencari pekerjaan kemana


"Assalamu'alaikum mah" ucap Alifia, dilihatnya mamah nya itu ternyata baru selesai menyetrika pakaian kemudian Alifia menyalami tangan Mamahnya


"Wa'alaikumsalam" jawab Bu Reni, mamah nya Alifia, sambil mengangkat setumpuk pakaian yang sudah rapih di lipat dan di setrika untuk dipindahkan ke kamar


"Sini mah biar Fia yang bawa" Alifia mengambil alih setumpuk pakaian dari tangan Mamahnya


"Tapi kamu masih cape kan Fi baru pulang kerja" tolak Bu Reni


"Udah engga apa-apa mah, engga masalah" Alifia berjalan masuk ke kamar mamahnya untuk menyimpan pakaian yang ia bawa

__ADS_1


Bu Reni tersenyum menatap punggung Alifia, anak perempuannya itu memang sangat pengertian dan bisa di andalkan


Setelah selesai menyimpan pakaian nya Alifia kembali menghampiri mamahnya, ia mendudukkan pantatnya di sofa dengan wajah yang terlihat kucel


"Tumben kamu pulang nya telat Fia?" Tanya Bu Reni, karena tak biasanya anaknya itu pulang kerja sampai malem


"Parahh bangett mah! Hari ini aku cape bangettt, kerjaan numpuk sekalii sampe engga sempet istirahat seharian ini tapi pada akhirnya engga ada hasilnya sama sekali perusahaan itu tetep runtuh dan aku di PHK maahhh, aku udah berusaha sebisa mungkin sampe otak ku ngebul gini tetep aja engga mau bertahan" Alifia menunjukan kepalanya pada Mamah nya barangkali terlihat keluar asap "nih liat kepalaku keliatan ngebul ga mah?"


"Ngaco kamu, otak kamu udah dipenuhi sama isi buku komik yang engga berfaedah yang selalu kamu baca itu, mana bisa otak keliatan ngebul, sadarlah Fia ini dunia nyata bukan dunia komik. Lama-lama mamah getok juga ya kepala kamu pake nih mata cincin biar kamu hilang ingatan terus lupa sama komik yang udah ngeracuni otak kamu" Bu Reni melayang-layangkan tangan nya bersiap menggetok kepala anaknya menggunakan cincin yang ia pakai dengan mata yang sebesar batu akik


"tapi kalo Fia hilang ingatan Fia engga bakal ingat sama mamah juga dong" Alifia mengetukan-ngetukan jari pada dagunya


"Mau jadi anak durhaka kamu ya" Mata Bu Reni melotot kearah Alifia


"Yaudah, itu kata kamu gimana kamu di PHK?" Tanya Bu Reni


"Iya maah, perusahaan itu mengalami financial distressed atau kegagalan keuangan, parah banget mah engga bisa di cegah Fia udah berusaha mencari cara supaya perusaan itu tetap bertahan tapi engga bisa, sampe pak Anto pun nyerah menjual perusahaan itu ke orang lain, dan masalahnya sekarang Fia harus cari kerjaan baru kemana mah, mamah tau sendiri kan sekarang cari kerjaan susah, engga munkin Fia nganggur aja dirumah kan mah" ujar Alifia menjelaskan


"Ooh gitu ya, kasian sekali pak Anto" ucap Bu Reni turut ikut bersedih "untuk masalah kerjaan baru, kamu engga perlu bingung Fi, mamah tau kamu anak yang pandai kamu pasti bisa dapet pekerjaan baru lagi dengan mudah dengan mengandalkan kemampuan kamu yang hebat itu"


"Tapi mah, sekarang ini sangat sulit cari kerjaan, dulu juga sebelum Fia kerja di perusahaan pak Anto Fia sempet nganggur dua bulan sampai akhirnya nemu kerjaan" wajah Alifia terlihat cemberut

__ADS_1


"Hei kamu engga boleh putus asa atau patah semangat gitu, mamah yakin kamu pasti bisa, belum di coba kok udah bilang sulit" nasihat Bu Reni pada Alifia


"Oke deh mah bakal Fia coba, besok Fia buat surat lamaran kerja lagi. Mamah do'akan Fia ya" kata Alifia memohon


"Tentu. Mamah pasti selalu mendo'akan yang terbaik buat kamu" Bu Reni mencium kening putri nya


"Oh iya bang Irfan kemana mah?" Tanya Alifia


Orang yang bernama Irfan yang dimaksud oleh Alifia adalah kakak keduanya yang memiliki nama lengkap Irfan Putra Prawira


"Biasa lah kamu tau kan ini malam Minggu, jadwalnya si Abang apel dirumah si Freya" jawab Bu Reni


Kakak kedua Alifia yang bernama Irfan itu memang masih belum menikah sama seperti Alifia, umurnya hanya selisih 3 tahun dengan Alifia, ia bekerja sebagai bos di sebuah bengkel besar miliknya


Sedangkan kakak pertama Alifia yang memiliki nama lengkap Ilham Putra Pradhana itu sudah menikah dan sudah memiliki 1 anak berusia 6 tahun dan di beri nama Muhammad Ibrahim atau lebih akrab di sapa dengan Baim. Sekarang Ilham tinggal bersama istrinya dirumah sendiri sejak dari awal mereka menikah, dan sekarang istri Ilham sedang mengandung anak kedua nya.


"Yaudah mah, Fia pamit masuk kamar dulu ya pengen tidur. Ngantuk bangett Fia mah" Alifia berlari masuk ke dalam kamar nya


"Jangan lupa kamu mandi dulu Fia, bersihin dulu badan kamu sebelum tidur" kata Bu Reni


"Iya maaahh" jawab Fia setengah berteriak dari dalam kamar.

__ADS_1


di dalam kamar Alifia langsung mandi terlebih dahulu untuk membersihkan dan menyegarkan tubuhnya


dan sebagai ummat muslim yang taat, Alifia juga tak lupa dengan melaksanakan sholat 5 waktunya terlebih dahulu, setelah semua kewajiban nya sudah selesai kemudian ia mulai berkutat kembali di depan monitor laptop nya untuk membuat surat lamaran kerja yang akan ia bawa besok


__ADS_2