The Sweet Husband

The Sweet Husband
01


__ADS_3

hidupku selalu di atur, selalu di kekang, aku adalah anak rumahan, tak tau apa yang ada di luar,masa laluku yang kelam membuat aku takut untuk pergi keluar, terutama jika dengan seorang pria.


papah dan mmh sibuk bekerja,mereka tak pernah sedikitpun menyempatkan waktunya untukku dan adikku.


sampai akhirnya mmh dan papah akan menjodohkan aku dengan teman karib papahku.


aku dan mamah berdebat hebat waktu itu.



"apa harus aku di jodohkan, mah?? apa harus, aku tak mencari cinta sejatiku sendiri.aku bisa mencarinya sendiri,aku bisa mencari cinta sejatiku sendiri."



"dengarkan mmh,kayla.ini semua untuk kebaikanmu.dia adalah laki2 yang baik untukmu, sampai kapan kamu seperti ini.


mmh selalu merasa kwatir jika kamu mencari cintamu sendiri,dia tak akan menerima apa adanya kamu, menerima masa lalu kamu."



"apa laki2 yang akan di jodohkan mamh mengetahui masa lalu aku.??"

__ADS_1



"Tidak."



"lalu menurut mmh dengan di jodohkan nya aku dengannya, dia akan menerima kekuranganku, dia akan menerima semua masa laluku yang menakutkan itu..?? apa mmh bisa menjamin itu?? tidakkan mh..??" aku menangis sejadi jadinya,mendengar semua keinginan orang tuaku untuk menjodohkan aku dengan seorang teman karib papahku.


awalnya aku menolak,karna dia adalah teman ppah ku,bisa jadi dia berusia puluhan taun di atasku.


mmh terus membujukku, hingga pada akhirnya aku kalah dan bersedia menerima perjodohan ini.dengan satu syarat, aku tak ingin buru2 menikah hingga akhir acara wisudaku..



aku gugup menghadapi semua ini, aku tak tau jika tak ada jesi sahabatku yang menemaniku saat ini, mungkin aku akan kabur dari rumah dan memilih untuk menjadi gelandangan di jalan.


"semua akan baik2 saja kai? aku yakin dia tak seperti apa yang kamu bayangkan..?" ucap jesi mencoba membuat aku tenang.


"tapi? bagaimana jika dia tau segalanya, dia akan meninggalkan aku.aku tak ingin semuanya terjadi.."


jesi memelukku dengan erat, dia terus mencoba untuk menanangkanku.

__ADS_1


sampai pada akhirnya.suara beberapa mobil terdengar dari bawah,CALON TUNANGANKU TELAH TIBA.aku melihat sepintas dari kamarku, mobil2 itu berwarna hitam metalik, dengan model yang sama. dan yang paling mencolok dari mereka adalah mobil paling depan, warnanya berbeda dari mobil yang lain namun modelnya ttap sama, mobil itu seperti BMW metalik putih, sangat mengkilap.


aku ingin melihat pria itu dari atas, namun?saat lelaki itu telah membuka mobilnya untuk keluar, mmh memanggilku, untuk segera turun kebawah.


aku hanya bisa menghela nafas panjang.dan memilih untuk menuruti perkataan mmh.


akupun turun kebawah dengn gaun putih yang ppah pilihan untukku, aku berniat menemui pria itu,semua mata tertuju padaku,aku tak tau pria yang mana yang akan di jodohkan denganku,tamu2 itu, yang turun dari mobil tadi, semuanya memakai setelan jas berwarna putih,"ah mungkin Itu " pikirku dalam hati melirik pada om om yang berada beberapa langkah di depanku, pria itu seperti telah beristri, "ya ampun ppah menjodohkan aku dengan laki2 seperti ini, ada apa dengan papah? apa papah terkena penyakit kejiwaan.??"batinku.


aku terus melangkah mendekati pria itu, sampai pada akhirnya,seseorang menepuk pundakku."jessi"appa??" aku terkejut jesi menepuk pundakku secara tiba2.


"kamu mau kemana,calon tunangn mu bukan yang di sana?? tapi itu tuh, yang di sebelah ppah kmu?"


aku tertegun, melirik ke arah pria tadi, dan juga pria yang di ada di sebelah papah.untung aku tidak jadi menghampiri pria yang tadi,jika ia bisa2 aku jadi bahan bangunan tertawan jika aku benar-benar menghampirinya.



semua orang masih tertuju padaku,aku dan jesi segera berbalik arah, menuju tempat di mana papah dan pria itu berdiri.mereka membelakangi kami,pria itu?? dia berdiri tegap, lengan yang ia masukan kedalam kantung celana putihnya,menampah kesan jika dia bukan aki2 seperti yang ada di pikiranku, rambutnya hitam mengkilap tertata rapih kebelakang, kulit lehernya terlihat sangat putih untuk seorang pria tua.



__ADS_1



__ADS_2