
"apa kau akan pergi ke kantor.?"
"atau ke rumah sakit?" tanya kaila pada david.
"aku rasa aku masih ingin memelukmu,"balas david acuh merangkul tubuh istrinya.
kaila sangat geram memutar bola matanya, setiap pagi david selalu seperti ini, tak mau pergi kemanapun dan hanya terus merangkulnya tanpa ingin lepas.
"David ayoalah,lama lama aku sangat muak dengan sikapmu ini,..."
"marah marah,entar cepat tua lo."clotehnya david memandang sekilas wajah istrinya seraya bangkit dari tidurnya.
"sebelum kita bangun, seharusnya kau lihat dulu kalender, hari apa ini?? " ucap david memperlihatkan ponselnya yang menunjukkan kalendernya dengan tulisan minggu 08:00.
kaila tersipu malu setelah melihat ponsel suaminya.
"aaaaarh kemarilah, kita buat anak lagi, aku sangat ingin punya anak seperti si holland itu." ucap david menarik tubuh istrinya dengan kedua tangan.
dan tanpa panjang lebar lagi, akhirnya mereka melakukan hubungan suami istri untuk kedua kalinya.
"kau mau makan apa?" tanya kaila pada david, setelah membersihkan diri.
"apa pun...."balas david sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.
kaila tak bertanya lagi, dan segera memasak untuk suaminya itu.
"yang......
"mmm"
"aku merasa merindukan andi.ke rumah papah yu...."ucap david merangkul tubuh istrinya dari belakang.
"baiklah kita berangkat jam berapa?"balas kaila mengecup pipi suaminya.
"sekarang setelah makan.."
singkat cerita semua telah selesai, kaila dan david telah sarapan pagi dan segera pergi ke rumah rommy sulastyo.
sesampainya di sana.
tiiiiin tiiiiiiin suara klakson mobil david terdengar dari dalam rumah,satpam penjaga gerbang depan cepat cepat membuka gerbang untuk mobil david.
"eh pak" ucap sapri satpam rumah kaluarga wijaya,memberi salam.
David hanya tersenyum dan mengangguk lalu kembali melajukan mobilnya ke depan teras rumah mertuanya itu.
"eh ada pak david sama non kaila.." ucap bi minah yang sedang menyapu teras menyambut mereka berdua.
"eh bi, apa kabar....
"baik non, pak!!
"ibu sama bapaknya ada?" tanya David.
"eh, ada,ibu di rumah, bapak juga.silahkan masuk.!" balas bi minah mempersilahkan mereka tuk masuk.
seperti mendengar suara david dari dalam, adik kandung kaila, ANDI yang sedang di suapi makan oleh ibunya, langsung berlari menuju pintu depan, dan meninggalkan suapan ibu untuknya.
"eh andi, kamu mau kemana?" ucap bu mika pada anaknya yang berlari.
"ada bang anton maaah."
"bang anton?" ucap bu mika heran,karna rumahnya yang sangat luas, dia tak mendengar apapun dari luar, tetapi andi mendengar suara david dari dalam.
"abaaaaaaaang.." seru andi mendekap kaka iparnya yang baru saja membuka pintu.
__ADS_1
"aaaaarh andi sekarang udah besar, berat.." ucap david memangku anak itu.
"abang kemana aja? abang sombong ga nengok2 andi." ucap polos anak itu dengan ekpresi pipi melembungnya.
"aaaah abang banyak urusan sayang,jadi baru sempet ke sini...
"andi ga pernah sakitkan?" tanya David yang di balas dengan gelengkan kepala andi.
"eeeeh kalian,mamah kira andi salah,bahwa kalian ini datang.." sapa bu mika yang muncul dari depan mereka.
"aaah mah, apa kabar?"balas kaila tersenyum merangkul tubuh ibunya itu.
"mamah baik, bagaimana dengan kalia?" tanya bu mika lagi, mengelus rambut anaknya itu.
"aaaarh sepertinya mamah akan punya cucu bentar lagi." celoteh bu mika memandang leher kaila dengan juru mata nakal nya.
"aah maaf maaf, aku g sempat......
"dalam perores mah." ujar david menyela pembicaraan kaila dan merangkul istrinya itu.
bu mika tertawa terbahak bahak,melihat kaila melototi suaminya setelah david berkata seperti itu.
"sudah sudah, itu hal wajar kok.sekarang kita masuk, papah ada di belakang lagi mancing sama teman temannya." ucap bu mika seraya berjalan, yang di susul oleh ke duanya.
"teman teman?" teman teman dari mana?" tanya David pada bu mika.
"ouh itu, teman teman SMAnya papah, mereka lagi reunian katanya."balas bu mika tersenyum seraya berjalan ke dapur.
"yang, kamu sama mamah dulu aja, aku mau ke tempat papah." ucap david merangkul menyentuh pinggang kaila, dan menyenderkan wajahnya ke arah kaila.
"baiklah " ucap kaila mencium pipi suaminya.
David lalu pergi ke tempat di mana pak rommy berada, dan mendapati mertuanya itu sedang bersuka ria dengan beberapa teman temannya.
"kau mengadakan reuni dengan teman temanmu, tanpa mengundangku pak."ucap david mengagetkan rommy dan teman temannya.
"aaah kawan kawan, perkenalkan, ini menantu...
"kesayangan nya endroys." ucap david memotong pembicaraan pak rommy yang langsung mengundang gelak tawa teman teman mertuanya itu.
pak rommy sedikit menopang pandangannya dari david namun masih dengan merangkulnya dengan tatapan bingung.
"sejak kapan kau tau nama gaulku,?" ucap pak rommy dengan tatapan sok kerennya.
"aku tau semuanya, karna kita ini bukan menantu dan mertua yang seperti biasa." ujar david, san membuat semua yang berada di sana tertawa terbahak bahak.
"hahahahah,maaf..Maafkan saya, saya antony davidson,suami dari putri pak rommy,saya seorang dokter."ucap david menyalami satu persatu tamu mertuanya itu.
"bukan dokter, tetapi prof.dr.CEO. Dia adalah pewarisku, sebelum si bungsu bertunas."kata pak rommy menepuk dada david.
"sudah ku bilang aku tak ingin jadi penerusmu"
"hey, jika kau tak ingin menjadi penerusku, apa kau ingin membunuhku di usia dini heh." ujar pak rommy pada david
"wah, wah, bukannya putrimu takut pada pria yah,ternyata dia bisa bersuami tampan dan mapan seperti ini." ucap salah seorang teman rommy.
"aku menjodohkannya, dan tepatnya dia bisa membuat putriku tak terlalu takut pada sosok laki laki." kata pak rommy seraya mempersilahkan david duduk di sisinya.
"tunggu....antony davidson,?"
"aku rasa aku pernah mendengar nama itu?" ucap salah seorang temannya memandang sekitar.
"nama itu? seperti nama putranya aslan yang hilang?" lanjutnya lagi,yang membuat deg begitu nama aslan di sebut hati david berkata jika mungkin mertuanya itu berteman dengan ayah kandungnya sendiri,namun saat itu aslan tak datang karna ada sedikit urusan militernya.
"apa?anak aslan hilang.?" ucap rommy yang membuat David sangat terkejut karna dugaannya benar jika rommy berteman baik dengan ayahnya.
__ADS_1
"kau tak tau??
"aku sudah tak mendengar lagi kabarnya karna dia selalu sibuk dengan militernya, jadi aku tak tau apa apa tentangnya, sejak 17 tahun yang lalu."
"bahkan kami selalu berkontak pun dia tak menceritakannya padaku."ucap pak rommy heran, karna sahabat pertamanya itu yang sudah lama sekali tak pernah lagi bertemu.
"kalau tak heran namanya antonyc davinsn kan?" tanya salah seorang kepada yang lainnya.
"yah itu dia, aku hampir lupa, antonyc davinsn, anak itu di nyatakan hilang semenjak 15 tahun yang lalu, mungkin jika ada kini dia berumur dengan dr.david ini." ucap salah seorang lagi, melirik david.
David membeku dalam tempatnya,mendengarkan mereka yang menggosipkan tentang dirinya tepat di hadapannya.
"dan semenjak hilang anak pertamanya itu, aslan selalu tertutup, dia menjadi sangat sangar dari biasanya, sensitif terhadap siapapun dan apapun.bahkan aku pernah mendengar gosip jika orang orang yang di suruhnya untuk menemukan tonic di kurung oleh tangannya sendiri,." lanjut orang itu lagi.
DAVID
ternyata papah sangat terpukul akan kehilanganku,aku kira yang menyuruh orang itu membuangku adalah ayahku sendiri, karna pada satu hari sebelum aku di buang, aku dan papah bertengkar hebat, hingga papah tak ingin menemuiku.
tapi ternyata itu salah,papah menyayangiku dan apa mungkin yang membuangku adalah orang suruhan ibu tiriku, karna tak ada satu orangpun yanga terlihat membenciku saat itu terkecuali ibu tiri itu.
aku tak bisa mendengarkan mereka lagi tentang kesedihan ayahku,dan akhirnya aku berpamitan pergi pada mereka.
"pah,aku akan menemui kaila dulu" ucapku seraya berdiri dari dudukku.
"hey kau baru saja duduk." ucap mertuaku menatapku.
"iyah, kenapa kau buru buru pergi.?" ucap salah seorang dari mereka.
"aku harus melihat istriku, dia sedang.........jadi aku merasa khawatir." ucapku sedikit sedikit bingung dengan alasanku.
mungkin karna aku mengucapkan kata sedang..dan tidak di teruskan, jadi mereka akhirnya mengira jika kaila sedang mengidam anakku.
"sedang?sedang apa? apa putriku sedang ngidam,apa dia mengandung? apa sebentar lagi aku akan menjadi seorang hot grandpah." ucap pak rommy terkejut kaget serentak berdiri dari duduknya.
"pah" balasku dengan tatapan malas,yang membuatku muak dengan ucapannya adalah kata hot grandpa itu.
"dia belum"
"ah sudahlah,aku akan melihat istriku dulu." ujarku lalu pergi meninggalkan mereka tanpa berbasa basi lagi.
pikiranmu sekilas langsung kacau,perasaanku tak menentu, aku ingin melihat keadaan ayah kandungku,apa benar dia sangat terpukul karna kehilanganku, apa kini dia baik baik saja.
Ini sudah 15 tahun semenjak kejadian itu, aku kira aku tak akan pernah mendengar lagi tentangnya, tapi ternyata kinj yang menjadi mertuaku adalah sahabatnya.
aku memejamkan mataku bersandar di balik dinding ruangan tengah.
"vid, kamu baik baik saja?" ucap seseorang dari belakang yang membuatku serentak terbangun.
"ah sayang..
"ada apa? apa kau baik baik saja??"tanya istriku kaila menyentuh dada dan wajahku.
"aku baik baik saja " balasku tersenyum merangkul pinggang rambingnya.
"apa aku boleh memelukmu?
"hanya sebentar."rintih ku dengan pikiran yang tak tenang, mungkin ini adalah satu solusi yang membuat pikiranku lebih rileks dengan memeluknya.
author.
kaila bingung dengan david,david mendekapkanya seperti ada suatu masalah yang menjadi pusat pikirannya.
"David...?"
"kau baik baik saja kan?" ucap kaila melepas pelukan david dan mengusap ngusap wajah suaminya itu dengan penuh kelembutan.
__ADS_1
"aku baik baik saja sayang."
"aku sedikit merasa ngantuk, jadi aku aga lemas." ucap david dengan mata sayunya yang menunjukkan jika dia sangat lelah.