
langit mendung, awan yang agak gelap menutupi jalanan.sepertinya tuhan telah mengabulkan keinginanku sebelum ku memintanya.
percikan air tetes demi tetes akhirnya turun, dan tak lama kemudian,hujan lebatpun datang.
aku masih di dalam perjalanan,tapi untungnya sudah sampai pertigaan rumahku.
aku segera membunyikan klakson mobilku agar penjaga rumah segera membukakan pintu gerbangnya.
tanpa menyimpannya terlebih dulu di garasi,aku memarkirkan mobilku di pekarangan rumah , mengambil jas ku dan keluar lalu memutar ke arah pintu sebelah kiri.
aku memayungi kaila dengan jas ku,setidaknya dia tak terlalu basah kuyup dengan itu.
"aaaaaaaah basah kaaan?"rintihnya kedinginan.
"kita ke dalam, kamu harus segera mandi air panas." saranku menyuruhnya ke dalam lebih awal.
"em,"ujarnya melirik ku.
"ayooo,g usah malu, anggap saja rumah sendiri."ajakku menarik tangannya masuk rumah.
sesampainya di rumah, alangkah terkejutnya aku, tamu yang tadi pak sapto ceritakan adalah temanku dari jerman.james.
"hey james??? wow ini kejutan kapan kau ke indonesia.dan kenapa kau tak menghubungi ku lebih dulu.
"surpise,"ujarnya dengan pose nora.
"owh ow,no no no suprise." candaku.
"hey siapa ini,?"tanyanya dengan nada inggris khas dan melirik ke arah kaila.
"ow sorry, is my pearc,?"ucapku seraya memperkenalkan kaila pada james dan temannya.
"waw,"
"your pearc beautiful."bisiknya ke telingaku membuatku merasa geli dengan tingkahnya.
"ow yah,aku akan kebelakang dulu, kalian bersantailah di sini."ucapku serasa merangkul kaila.dan membawanya pergi.
__ADS_1
"kamu harus segera ganti pakaian.mandilah air hangat di kamarku, ambillah kameja yang ada di lemari ku.dan ku ingatkan, jangan keluar kamar sampai aku selesai bicara dengan mereka.mengerti?" ujarku sedikit berbisik.
kaila menatapku heran."kenapa aku g boleh keluar kamar,dan kenapa harus di kamarmu.di ruangan sebelah bukannya ada kamar mandi? emng nya siapa mereka hingga kau berbicara berbisik seperti ini.?"
"sayaaang...jika kau mandi di ruangan sebelah, nanti saat kau keluar kamar mandi, kau mau pakai apa?? mau pakai handuk doang huh.telanjang"clotehku memegang kepalanya dan menatapnya dengan datar.
kaila tersenyum manis ke arahku."Baiklah,aku lupa soal itu, dan kau sendiri.kau basah kenapa tidak kau duluan yang ganti baju?" ujarnya menatapku polos.
"aku ini pria, pria bisa ganti baju di mana saja dan kapan saja." kataku acuh
kaila tak memperdulikan omonganku dan memilih untuk segera pergi ke kamar dan mandi.
akupun kembali ke ruangan utama, dimana james dan sonic temannya berada.
"jadi kapan kau kemari james,?" tanyaku seraya duduk dengan pakaian basah.
"tak perlu, aku hanya ingin tau, ada keperluan apa kau kemari...? tumben..dulu bukannya kau tak ingin melihatku lagi.kenapa sekarang tiba2 kau berada di sini." ucapku mantap menatapnya.
james menunduk "I'm so sorry davied,matter of the past.it's about my grandfather.kakekku terkena penyakits organ dalam yang sangats fatstal,kami sudjah ke scotlandia, eiropa, england untuk brobats.namun,? tak asa satstupun doktert yang bisa menyembuhkannya.aku minta maaf atstas kejadian yang lalu, tapi kini,... aku benar-benarts memohon padamu, aku ingin kau pergi bersama kami kembali ke jearmans, aku ingin kau, untuk mencoba menyembuhkan kakekku..aku mohon.maafkanlah aku.?"rintihnya sambil berlutut di depanku.sebenarnya tidak ada yang perlu di maafkan di antara kami, toh memang dulu aku yang di anggap salah oleh mereka.
"ayahku bertjanji, jika saja kau bisa mengoprasi kakek, dan membuatnya pulih kembali, maka ayah akan memberimu 2 saham perusahaan di antara saham2 kakekku yang di wariskan padanya.??" lanjutnya mantap.
sebenarnya iba rasanya aku melihat dia memohon padaku seperti ini, tpi..? jika aku pergi bagaimana dengan kaila.tidak mungkin aku membawanya beserta ke jerman.
"ich weib es nicht" ujarku dalam bahasa
Jerman.
__ADS_1
KAILA.
aku mengintip dari balik pintu apa yang di bicarakan oleh david dan james itu..sepertinya sangat serius hingga david menyuruhku tidak keluar kamar sebelum mereka pergi.
tapi sialnya, bahasa mereka tak ku mengerti,aku baru tau jika david pernah kuliah kedokteran di jerman.dia benar2 sangat fasih berbahasa Jerman.
"wie lange bin ich sechoon dort?(berapa lama aku di sna)?" ujarnya yang aku tak tau artinya apa?
"unmittelbar nachdem sich der groBvater erholt hatte(secepatnya setelah kakek sembuh)...
David termenung beberapa saat.dan setelah itu.
'"ich werde in 3 tagen denken...kan es..?
(saya akan pikirkan dlm 3 hari,apakah bisa???)
"alles klar"(baiklah) ujarnya lagi.
lalu beberapa saat pria bule itupun berpamitan pada david, bersalaman,lalu pergi.
__ADS_1