The Sweet Husband

The Sweet Husband
56


__ADS_3

tiiiiin tiiiiiiin tiiiiiiin, suara klakson mobil terdengar dari luar sana, david dan kaila menoleh ke belakang, ternyata itu fajar yang keluar dari dalam mobil menenteng tasnya.


"kamu telah yah tadi.?" sapa david setelah fajar masuk ke dalam rumahnya lewat pintu depan.


"cuman satu pelajaran pak.?"


"yang lainnya ke kejar.?"


"ke kejar pak" fajar berkata menunduk dan segera dia memberikan konci mobil majikannya pada yang punya.


"kamu besok masih ujian.?" tanya david tak segera mengambil kunci mobilnya.


"iya pak, masih ada."


"ya sudah simpan aja kuncinya di kamu, kamu pake dulu mobilnya,"


"kebetulan mobilnya jarang di pake"


fajar menongak menatap david dengan tatapan bingung, bagaimana bisa mobil mahal dia pinjamkan aga lama untuk tukang kebunnya sendiri, fajar tak mau jika kejadian tadi sore akan terjadi lagi.


"ma....maaf pak,bukannya saya nolak, ta tapi, ini terlalu berlebihan pak, lagi pula saya cukup ko pakai scuter matic saya untuk kuliah." ucap fajar gelagapan.


"kamu ini, di kasih mobil mewah malah ga mau.,dan ini muka kamu, kenapa biru gitu" balas david mengambil kunci mobilnya dari tangan fajar dan menekan nekan sisi biru yang berada di ujung matanya itu.


"saya, jatuh pak, tadi saya buru buru sampai lari ke kelas takut kesiangan." fajar berbohong, hanya untuk membuat david merasa tenang, sebab jika ia katakan kalau dia di pukul, david bakal mengustnya pada pemilik kampus itu, dan permasalahannya akan rumit.


"kamu ga berbohong kan? kayaknya ini habis di pukul."


"eng..engga pak, saya jatoh tadi."


"pak? a...anu..non kaila lahirannya lancarkan pak.?" tanya fajar mengalihkan pembicaraan, yang sebenarnya dari tadi di kampus dia selalu memikirkan persalinan kaila, bayi kaila,sehat atau tidak,laki laki atau perempuan, namanya siapa?.

__ADS_1


David tersenyum mendengar pertanyaan fajar, dia segera mempersilahkan fajar untuk pergi ke ruang tengah di mana kaila dan anaknya itu berada.


kaila menengok pada fajar yang menghampirinya di sana, dan fajar, dia tersenyum lebar melihat sang bayi yang berada di pangkuan istri majikannya itu,"kamu lucu bangeeet" fajar mengusap usap pipi lyra lembut dengan telunjuk nya.


"namanya Naira davidson,dan fajar, Makasih buat yang tadi, saya sudah merepotkan kamu, buat nganterin saya ke rumah sakit, jika tak ada kamu, saya tak tau harus bagai mana ," ucap kaila menatap fajar.


"nama yang bagus.non, ga usah berterima kasih sama sayamh,itu kan kewajiban saya juga, membantu."


fajar berdiri dari jongkokkannya.


setelah berbincang bincang, Fajarpun permisi ke kamarnya untuk istirahat sejenak.


"sayang? menurut kamu, ada yang mencurigakan ga sih dari tukang kebun kita??" tanya david pada istrinya, sebab sudah sejak lama dia mencurigai fajar jika dia bukanlah seorang yang biasa, buktinya dia bisa kuliah di universitasxxxx walau itu dengan bea siswa, tetapi bagaimanapun pasti mempunyai bayaran bayaran, walaupun terhitung sedikit, dan fajar juga bisa menjalani mobilnya, padahal mobil itu sama sekali susah di jalankan jika oleh orang biasa.


"emmm...


"mencurigakan apa sih maksud kamu....?


"yaaaaah mmmm dia...............


David dan kaila menoleh ke belakang,mereka menemukan andi yang berlari ke arahnya "ponakan andi cewek apa cowok bang?" tanya pria imut itu seraya berjingkrak ingin segera melihat keponakannya.


"ponakan kamu perempuan" balas kaila memperlihatkan bayi mungilnya.


"aaaaah, aku jadi oma" punkas bu mika seraya meraih pelan baby Lyra ke dalam pelukannya.


"hallo, ini kakek, kakek ganteng" sela pak rommy dengan pedenya dia menyebut dirinya sebagai kakek tampan dan membuat menantunya terkekeh kecil di buatnya.


"namanya siapa?"


"Naira davidson" jawab david singkat, namun membuat mertuanya seperti tak terima jika nama belakangnya hanya ada davidson saja, tanpa ada nama wijaya di belakangnya

__ADS_1


"ayoalah pah, dia anakku, wajar jika aku menamainya davidson."


"nama davidson sering di pakai oleh anak laki laki,apa kau tau??"


"tapi dia anakku."


"dia di lahirkan oleh anakku."


"tetapi aku yang berhak menamainya dengan namaku"


rommy dan david bertengkar memperebutkan nama anak dan cucunya,yang satu kekeh ini, yang satu nya harus ini.


"sudah sudah, jangan bertengkar,kayak anak kecil aja berantem gara gara nama" celoteh bu mika membentak ke duanya dengan nada sedikit tinggi.


"wijaya davidson saja" lanjut kaila dengan tenang menatap david, agar dia mengalah.


David tak menjawab, ataupun menolak, dia diam setelah istrinya menatapnya dengan tajam.


kita off cerita yang ini dulu, kini aku mau ceritain tentang keluarga david, alias sang jenderal Aslan davinson.


hari itu tak pernah hilang di dalam ingatannya,hari di mana ia bertemu dengan antony davidson, yang kini menjadi menantu rommy, sahabatnya.


asland selalu melamun membayangkan tonic anaknya, dan juga antony yang menjadi menantu sahabatnya kini,namanya tak beda jauh dari nama anaknya tonic, david bernama panjang antony davidson,sedangkan tonic adalah antonyc davinson, hanya berbeda huruf akhir dan tengah saja yang membedakan nama mereka.


kadang asland sengaja meluangkan waktunya untuk bersantai dan membuka album tonic di ruang bacanya, hatinya sangat merindukan anak itu, air matanya selalu bergenang jika melihat tonic kecilnya dalam foto, di mana dia, sedang apa?, di mana? siapa yang kini merawatnya, pasti dia kini menjadi pemuda yang teramat tampan.


pikiran itu terus di ulang ulang oleh asland, dia merasa bersalah di waktu sebelum tonic pergi meninggalkannya, asland bertengkar dengannya, hanya gegara tonic tak menginginkan ayunda,yang menjadi istrinya kini.


,"maafkan aku sayang, aku tak bisa menjaga satu satunya pemberian terakhir darimu" asland tak bisa membendung air matanya saat memegang foto istri pertamanya,yaitu ibunya tonic.Dia masih sangat mencintainya, jika bukan maut yang memisahkan, mana mungkin asland menikah lagi sesuai keinginan ayahnya yang kukuh pada waktu itu.


"tonic, papah mohon kembalilah" asland menangis tersungkur memeluk foto tonic di dalam ruang bacanya, hatinya tak bisa menyangkal akan hancurnya perasaan yang kini sedang ia rasakan.

__ADS_1


asland sama sekali tak mengetahui jika tonic anaknya hilang karna di culik, bukan hilang meninggalkan rumah karna bertengkar dengannya.


"aku harus mencari tau tentang anton, aku harus mencari taunya." pikirnya dalam hati, dan dengan tangguhnya, dia mencoba berdiri dari keterpurukannya dan bangkit untuk mencari anaknya yang hilang.


__ADS_2