The Sweet Husband

The Sweet Husband
23.


__ADS_3

author.






5 jam kemudian akhirnya david sampai, pesawatnya mendarat di atas gedung rumah sakit yang merawat kaila.








setelah dia berpamitan dan mengucapkan trimakasihnya pada pilot, ia langsung turun ke bawah dengan memakai masker.




di lain arah.



dokter fajar kembali ke ruangan di mana kaila di rawat, dia memberi tahukan bahwa kaila akan di operasi hari ini juga pada orang tuanya.



"kami harus memindahkan pasien secepat mungkin, pendnor ginjal sudah sampai.dia harus di operasi hari ini juga.."ungkap dr.fajar pada pak rommy, ayah dari kaila.



"Baiklah, baiklah, silahkan dok.?" balas pak rommy dan bu mika.




mereka membawa kaila ke ruang operasi,setelah kaila masuk, seseorang ber jas hitam dan beberapa bodyguard di belakangnya menghampiri ruangan operasi.

__ADS_1



pria itu memakai topi hitam dan masker, wajahnya tak terlihat sama sekali.



"pah siapa orang orang ini.?" tanya bu mika pada suaminya.



"ntahlah mah, papah juga ga tau, tapi papah rasa papah pernah melihatnya.?" balas pak rommy mengelus2 dagunya dengan telunjuk dan ibu jarinya.




pria bertopi hitam itupun masuk ke ruang operasi tanpa memperdulikan 2 orang yang ada di hadapannya.boddyguardnya tak ikut serta masuk, mereka berbaris di luar, dn beberapa saat kemudian mereka akhirnya pergi.



"mungkin dia dr.yang akan mengoprasi kaila mah.?" kata pak rommy memperhatikan pintu ring oprasi.


"mamah takut terjadi apa apa dengan kaila paaah. ?" rintih bu mika pada suaminya.



"tenang lah mah, papah yakin dia akan baik baik saja.mamh jangan terlalu cemas kaya gini.?"balas pak rommy mencoba menenangkan.




tuuuuut tuuuuut tuuuuut... anton tak menjawab telponnya, pak rommy terus menelponnya hingga berpuluh2 kali namun tak juga di angkatnya.



"aaaarkh sialan, kemana anak itu, hingga tak menjawab sama sekali telpon dariku.?" celoteh pak rommy cemas tak karuan.




berkali kali pak rommy mencoba menelpon ulang, namun tak juga di angkat.




__ADS_1


dan beberapa jam kemudian, oprasipun selasai.


kaila keluar dari ruangan oprasi



pak rommy dan bu mika serta dr.fajarpun segera memindahkan kaila kembali ke ruangannya.



di lain ruangan, tepatnya di ruangan operasi.


seorang dokter bingung dengan operasi pembedahan pendnor ginjal kaila.ada pendarahan yang terjadi di dalam perutnya.


jahitan sudah di pasang, namun beberapa saat setelah robekan itu di jahit, darah keluar dari sela2 jahitan, dokter yang mengoprasi nya panik, ada infeksi yang terjadi di dalam perutnya.



"dokter davidsn, akan kehilangan banyak darah.kita harus membawa beberpa donor darah.?" seru seorang dokter pada beberapa dokter yang berada di sana.


setelah mndengar dokter itu bicara,2 orang dokter dari ruangan itupun pergi, dan beberapa saat kemudian mereka membawa 4 kantung darah yang segera di pasangkan di influsan david.





di ruangan kaila.



"dia akan sadar beberapa saat lagi, bapak dan ibu tenanglah.?" ujar dr.fajar pada pak rommy dan bu mika.



"Dok, jika boleh saya tau, siapa yang telah mendonorkan ginjalnya pada putri saya, saya benar2 sangat ingin mengetahuinya.?" pinta pak rommy pada dr.fajar.



"Maaf pak, saya tidak bisa memberikan informasi ini sekarang,bapak dan ibu wijaya mungkin akan tau di lain waktu." bals dr.fajar menegaskan.


sebelum oprasi di laksanakan, anton merahasiakan ke datangannya, pada siapapun dan memberi tau dr.fajar, untuk tidak memberi tau orang2 kaila, bahwa dia yang telah mendonorkan nya.



"Baiklah, saya pergi dulu, bila terjadi sesuatu dengan kaila, bapak jangan sungkan untuk panggil saya.?" hormat dr.fajar, seraya meninggalkan mereka di ruangan.


__ADS_1



__ADS_2