The Sweet Husband

The Sweet Husband
02


__ADS_3

aku melirik ke arahnya.


ya tuhan, apa aku akan menangis di depan semua orang karna bahagia.dia yang selama ini aku dambakan, dia yang selama 10 tahun k cari.akhirnya kini berdiri di hadapanku,memakai dres putih yang mengurai k bawah.dia sangat cantik, sangat sangat cantik..



flashback


" bpak Rommy sulastyo wijaya" aku memanggil nama pasien untuk selanjutnya ku periksa.


"Iyah saya dok " suara pasien itu seraya duduk di hadapanku, tanpa aku meliriknya.aku menanyakan apa gejala yang ia alami.


"dada saya selalu berdegup kencang, tatkala saya sedang banyak pikiran, ataupun ada permasalahan dalam perusahaan, rasanya saya tak bisa bernafas kembali..!" ucap pasien itu panjang lebar.


aku mengetahui kendala nya, dia mengalami gangguan metabolisme jantung.


"Baiklah biar saya periksa dulu ya pak,.?"jawabku seraya bangkit dari Duduk ku masih dengan melihat catatan yang ku tulis barusan.


saat aku melihat dan memeriksa pasien itu, aku merasa jika Aku pernah melihatnya sebelum ini.


setelah semuanya selesai aku mempersilahkan dia untuk mengambil obat yang aku tulis d atas scarik kertas polos.aku memperhatikannya dari belakang sebelum dia hanyut dri pndanganku.


teringat jika pria yang mengambil kaila teman masa kecilku dulu,sama persis dengan pria itu, senyumnya, tatapan nya,berwibawanya dia itu sangat terlihat jelas walau aku melihatnya dari jarak beberapa meter darinya.


"anton, antoooooooon,pah aku mau pulang sama anton, aku mau sama anton paaaaah."


"kita akan mencarinya lagi sayang, suatu hari nanti kita pasti akan mencarinya lagi, papah janji,papah janji sama kamu.sekarang lebih baik kita pulang yah, mamah kamu pasti sangat merindukan kamu."

__ADS_1


bayangan itu terus menghantuiku, aku terlelap bebrapa saat membayangkan semua kejadian yang aku alami 10 tahun yang lalu.


"apa dia memang orang tua dari kaila, apa dia ayah dari kaila,.."batinku sambil memutar mutar kalung nametag yng bertuliskan nama kai di sana. "kapankah aku akan menemukanmu?"pikirku dalam hati.


aku berusaha untuk mencari tau soal pak rommy sulastyo itu lebih jauh.dan ternyata dia adalah pemilik dari sebuah perusahaan baja yang cukup besar di Indonesia.


pak rommy selalu berkonsultasi padaku, hingga akhirnya aku berteman baik dengannya.


pak roy memperkenalkan putri semata wayang nya padaku yang bernama kaila wijaya dengan sebuah fto.


benar saja dugaanku selama ini, dia adalah orang tua dari kaila temanku dulu,ingin rasanya aku tersenyum lebar saat itu, namun ku tahan, karna bagaimana pun aku harus menjaga image ku di depannya.


"dia sangat manis"ucapku seraya melirik pak rommy yang sedang menatap layar hpnya.


"apa kau menyukainya"balasnya tersenyum padaku.


"dia sangatlah cantik,dan karna dia cantik, mana mungkin dia tak mempunyai seorang kekasih?"" jawabku mantap.yah karna aku tau jika wanita cantik itu di inginkan semua orang dan mana mungkin di usianya yang menginjak usia 21 dia masih sendiri sepertiku.


aku menjawab hanya dengan tertawaku.


aku sangat ingin melihat kaila, aku ingin memeluknya,tapi niatku ku urungkan.aku tak ingin kaila mengetahui identitasku yang sebenarnya, aku ingin dia mencintaiku karna cinta, bukan karna aku adalah masa lalunya.


"huuuuuuuhhuh"pak wijaya menghela nafasnya dalam dalam.


"sebenarnya ada sebuah kejadian, yang menimpa putiku 4 tahun lalu,yang membuat dia tak ingin mengenal pria. saat dia masih duduk di bangku SMA."bla bla bla bla, pak wijaya menceritakan semua kejadian yang di alami putrinya dulu, yang membuat dia kehilangan kehormatannya di usia dini.


aku termenung beberapa saat,andai aku ada di sisi kaila saat itu, mungkin aku akan menjaganya.

__ADS_1


dan akhirnya.


"aku ingin menikahinya,"ucapku tanpa berpikir panjang


"apa kau benar benar, apa kau tidak mau memikirkannya lagi " jawab pak wijaya dengan mata yang terbelalak kaget.


"kenapa,? aku sangat ingin mempunyai seorang istri, soal masa lalunya, itukan hanya masa lalu, aku akan hidup ke masa depan.?".



"kau tampan, kau juga mapan, kau berwibawa, kau juga sangat terhormat.kenapa kau ingin menikahi anakku yang..........



"karna aku mencarinya " batinku.




"lalu?apa kau tak ingin aku menyukainya.kenapa kau bilang padaku"APA KAU MENYUKAINYA"..tanyaku heran.




__ADS_1




__ADS_2