
aku menghela nafas dalam dalam untuk menenangkan diri.
"aku baik baik saja, cuman aga flu, kemarin pas pulang dari kampus, aku kena ujan grimis, jadinya flu kek gini.?" ujarku berbohong mengusap hidung dengan tanganku.
"udah ke dokter?" tanyanyah kembali.
"udah?"
"udah di makan obatnya.?"
"udah.?"
"apa kata dokternya.??" tanyanyah sedikit menahan nafas.
"g papa, katanya,aku cuman kecapean, butuh istirahat total.?" jawabku singkat.
"huuuuufh?" hela nafas leganya terdengar jelas.
"Baiklah...sekarang kmu cepat bobo, jangan pikir2 aku yang berada jauh, sekarang..?
aku harap,? kamu sakit memng karna kecapean, dan bukan karna terlalu memikirkanku...! sekarang aku masih di rumah sakit..kamu istirahat.? besok aku bangunin kamu yah..??" ujarnya memberi nasehat penuh padaku,dia takut jika aku sakit karna memikirkannya, dan memang aku memikirkannya.
"Baiklah...kmu juga sehat2 di sana.jangan terlalu banyak makan mie instan lagi...?"kataku tersenyum lebar.
"baiklah tuan putri, dengan senang hati, saya akan melaksanakan printah mu.?" candanya, yang membuatku tertawa kecil, mendengarnya dan mungkin jika dia ada di sini, aku pasti akan mencubit perutnya, gemas.
"jangan tutup telponnya dulu, sekarang kamu bobo, jangan kecilkan suara ponselnya, biar nanti pas aku bangunin kamu, ponsel kamu terdengar, dan jangan jauhkan ponsel dari tempat tidurnya.yah.?" ucapnya dan tanpa terasa aku tersenyum manis karna ucapan yang sangat membuatku gila saat ini.
"siap bos. ?" jawabku tersenyum sambil telentang di atas kasur, menatap langit2 kamar, yang di penuhi hiasan bintang glow in the dark.
__ADS_1
"sayang.......? jangan tutup dulu telponnya sebelum aku menutupnya.?" katanya lagi.
"aku takut, di sini aku benar2 sangat takut.
takut jika terjadi sesuatu dan ada hubungannya dengan kamu, dengan hubungan kita..., james di sini sangat baik terhadapku, dia benar2 menganggap aku sebagai sahabatnya kembali, dia dan keluarganya menganggap kejadian masa lalu, hanyalah kejadian yang tak terjadi.aku senang jika james telah menenrimaku kembali di sini..
tapi entah kenpa aku merasa, kan terjadi sesuatu, yang akan menerjang hubungan kita.aku peringatkan kamu, jika kamu menerima file,ataupun informasi2ku di sini, yang tidak2.jangan langsung di percaya. tapi kamu jangan khawatir, aku akan baik2 saja di sini.hatiku takkan pergi kemana.??" ungkapnya panjang lebar, yang membuat aku hanya bisa terdiam membeku dalam ucapan.
"selamat tidur sayang, dan jangan lupa baca do'a.?" sambungnya dan menutup telponnya.
stelah panggilan itu terjadi, aku segera meraih selimutku, dan berlarut tidur.
DAVID.
aku menutup telponnya.blum 2 minggu,aku berada di jerman aku sudah merindukannya.
ingin rasanya aku menelpon nya aga lama,namun waktu membatasi, di indonesia telah larut malam,aku harus memahami ke adaanya.
ternyata james dan sonic berada di sini.aku berbalik badan, james merangkulku yang masih mengenakan pakayan operasi.
"trima ksh kawan..?" ujarnya menepuk pundukku.aku hanya tersenyum mendengarnya."jika kakek mu belum sadar selama 3 hari, maafkan aku james..?"kataku menatap datar lantai.takut jika tuan harly tak kunjung sadar dari komanya selama 3 hari,itu tandanya beliau tak bisa terselamatkan.
"tak apa,..aku percaya padamu.?"ungkapnya menepuk2 bahuku.
"tapi,..james.??" kataku masih dengan rasa khawatir.
"sutdahlah..aku yakins kau sangats lapars sekarang.?, kitsta makans malams dulu..ayo.?" ajaknya menarik bahuku.
setelah aku membereskan pakaianku, akhirnya kami makan bersama di sebuah restoran.
"sudtdah berapa lama kitsta tak sepersti ini.??" tanyanya ters3nyum di sela2 makan kami.
__ADS_1
aku tersenyum mendengarnya " mungkin 7 tahun.,?" jawabku tersenyum ke arahnya.
"Mmmm, bagaimana kabar tunangans mu,apa kau sudsdah memberi kabart,padanya.?"tanyanyah kembali.
aku mengangguk menjawab pertanyaannya." dia baik2 saja, namun sepertinya dia aga sedikit tak sehat.?"
"tak sehats.? dia sakits.?
"yah, dia aga flu, aku tau dari suaranya.tapi katanya dia baik2 saja, aku sangat khawatir.?" ujarku memotong potongan daging dan memakainya.
"Mmm,bagai mana denganmu,...setelah kejadians itu...?" tanyaku aga gugup.
"yah yah, aku akans perkenalkans kamu dengans calons istriku, dia lebih sangats cahantik dari eit., dia bahkan lebih baik dari eit.aku berunstung kejadians 7 tahuns silam itu terdjadi, karna tanspa kejadians itstu aku tak tau, sifats asli dari eit, kini bahkans dia telah menikah lebih dari 6 kali..?"
"apa kau masih percaya jika aku melakukannya.?" tanyaku padanya, karna sebagai manapun, aku tak sedikitpun pernah menyentuh, apalagi meniduri mantan tunangannya itu.
"sudahlah...aku taks tau,..lupakan saja.lagi pula sekarang aku tlah memiliki clara. kenapa aku harush me nge nang masa lalu yang menyebalkan itstu.?" ujarnya menyimpulkan jika dia memang belum percaya 100% jika aku tak melakukan hal bodoh itu.
"aku yakin kau belum percaya spenuhnya.?" ungkapku menatapnya lekat.
james melirikku dengan perasaan tak tratur.
"sudsdahlah2, aku tak ingins membahash soal itu, kau 4 hari tak makan apapun karna mengoprasi kakekku.dan sekarang kau selesai, malah membahast hal yang tak pensting itstu.?" tuturnya lagi tak melirikku dan terus menambahkan stiknya k atas piringku.
__ADS_1