
rapatpun akhirnya di akhiri, david mengemas beberapa dokumen penting milik perusahaan mertuanya yang tadi ia lihat.
setelah semuanya selesai, dia keluar ruangan,saat david ingin turun menggunakan sebuah lift,ia mendapati seorang anak yang kira kira berumur 2 1/2 tahun di pintu masuk sebuah lift,david berpikir anak siapa ini, lalu segeralah dia menghampiri anak itu dan bertanya siapakah dia.
"hallo pak, apa kabar?" ucap polos anak itu, membalas sapaan david, david tersenyum, pikirnya anak ini mungkin saja baru berumur 2 tahun, tapi kenpa dia bisa se sopan ini,anak itu menanyakan kabarnya, seperti seseorang yang pernah bertemu sebelumnya.
"nak, kamu dari mana? kenpa kamu sendirian di sini?" tanya David berjongkok di hadapan anak itu.
"aku...aku mencari.."ucapan anak itu terhenti saat seseorang menariknya dari belakang.
"kenpa kamu di sini, papah udah suruh kamu diam di rumah, siapa yang mengantar kamu ke tempat ini?"bentak seorang pria dengan nada yang sangat tinggi.
ternyata itu hendrick holland, dan mungkin anak ini adalah anak holland.
"ta. ..tapi..aku mau ketemu papah, papah sangat jarang pulang, jadi...jadi aku..." ucap anak itu menunduk takut.
David berdiri dari jongkookannya, dia menatap hendrick holland dengan tajam.
"anakmu sangat manis, tapi bukan seperti itu memperlakukan seorang anak?"
"ini bukan urusan anda" ujar hendrick holland menatap david seraya menarik tangan anak nya, pergi.
David menggelengkan kepalanya,ada yah ayah seperti itu?
__ADS_1
di lain tempat.
KAILA
karna aku merasa bahwa ruangan baca david tak pernah aku masuki,akhirnya aku masuk ke dalamnya, awalnya aku hanya ingin membersihkan nya, tetapi setelah salah satu lemari di dalam meja sedikit terbuka, akhirnya aku membukanya hingga terlihat tumpukan sebuah buku, tergeletak di dalamnya, aku mengambil tumpukan buku itu, dan meletakkan di atas meja.
pada saat aku berusaha menumpuknya, sesuatu keluar dari dalam buku, yang entah buku mananya itu, aku segera mengambilnya, ternyata itu sebuah foto,aku tak langsung melihat Foto nya, aku melihat ada tulisan di belakangnya maka aku tak akan pernah menikah sebelum aku menemukanmu kembali begitulah tulisan yang ada pada secarik foto tersebut, aku heran, tak akan pernah menikah,jika ini punya david, tapi mengapa david menikahiku,aku membalik foto itu, foto yang aga suram namun sedikit jelas rangkulan seorang anak laki laki pada anak perempuan yang di rangkulannya, di belakanya terdapat sebuah badut taman bermain.
anak itu persis seperti anton,dan anak yang di rangkulannya adalah aku, apa benar ini anton,apakah david mengenal anton, tapi, david juga bernama anton,atau mungkin anton adalah david.
saking mendalamnya aku melihat foto itu, tanpa terasa air mataku menetes, aku menyusutnya segera sebelum ketukan pintu dari seseorang terdengar dari ruangan depan.
aku segera membereskan semuanya dan berlalu dengan sebuah foto di tanganku, setelah ku buka, ternyata david pulang dari kantor.
David menghampiriku dan merangkul tubuhku dari belakang, aku melihat ke arah cermin yang berada di depanku, dia mencium pundakku dan mengelus perutku.
aku ingin menanyakan hal tadi padanya, tapi ntah mengapa rasanya sekarang hilang, seharusnya itu yang aku inginkan sari sejak dulu.
author
david merasa heran dengan tingkah kaila saat ini,kaila terus menyembunyikan tangannya di belakang.
karna merasa sangat heran,akhirnya dia menanyakan apa yang di sembunyikan istrinya di balik tangnnya itu.
__ADS_1
kaila hanya menggelengkan kepalanya jika itu bukan apa apa, namun sayangnya david tak percaya dan menarik tangan kaila yang di dapatinya menggenggam sebuah foto ukuran 10×6 cm.
David menatap foto itu datar "jadi kamu sudah mengetahuinya?" tanya David tanpa basa basi melihat kaila.
gugup dalam lidah yang tak bisa di ucapkan, ingin menanyakan namun sangat susah di katakan, itu yang di rasa oleh kaila.
"apa kamu tau siapa anak yang ada di dalam foto itu?" tanya kaila mentap david.
"aku tau"
"kamu mengenalnya?"
"aku mengenalnya" ucap david dengan tatapan kosong.
kaila terpaku pada ungkapan david, air matanya mulai kembali menetes"kamu tau siapa anak perempuan yang ada di dalam foto itu?"
"aku tau"
"jika kamu mengetaui semuanya..
David,kamu pasti tau keberadaan anton di mana? anton adalah teman masa kecilku, dan aku mencarinya, aku mohon tolong pertemukan aku dengan dia, biarpun satu kali saja?" ucap kaila rintih menggenggam tangan david memohon.
David mencoba menenangkan kaila, dia memeluknya dengan sangat erat "kamu tak perlu mencarinya, karna orang yang kamu cari kini sedang mendekapmu."
__ADS_1