
...快樂閱讀~~...
...Happy Reading's~~...
...Selamat Membaca~~...
...........
..........
.........
Ling Xiao Bao Dian
Setelah 1000 tahun lamanya Hu Shen kembali ke Istana langit karena telah berhasil menyelesaikan misi pertobatan membangun kembali dunia manusia selatan milik penguasa Yin Long, yang masih terlantar di dunia fana bersama dengan sahabat sejatinya dalam memberantas para iblis.
Istana langit tingkat ke-33 yang disebut sebagai istana Ling Xiao Bao Dian yang berarti Istana Halimun Mukjizat.
Kediaman penguasa surga kaisar Giok atau Yu Huang Da Di yang telah berlatih hingga selama 1.550 Kalpa yang tiap kalpanya sepanjang 129.600 tahun untuk menerima Keabadian Emas. Semua alam lain termasuk alam manusia dan neraka berada dibawahnya. Kaisar Giok yang memimpin semua alam makhluk hidup dan yang ada dibawahnya.
Sanqing atau Tiga Dewata murni menyerahkan pemimpin birokrasi surga kepada wakilnya, yakni Yu Huang Da Di atau kaisar giok. Dewa Tertinggi yang melaksanakan pemerintahan alam semesta dan dibantu oleh sangat banyak dewa yang menjabat sebagai pembantu sipil serta birokrat. Dewata yang dianggap sebagai keputusan, pemberi pengampunan, Manusia suci yang masih hidup dan Roh yang telah meninggal berdasarkan suatu sistem welas asih yang disebut Naskah Emas Prinsipal Giok.
Kalpa\= satuan waktu yang sangat panjang dalam ajaran hindu dan buddha.
Saat ini, Istana Langit Ling Xiao Bao Dian, wilayah Yu Huang Da Di menjabat kekaisarannya. Sedang mengadakan konferensi kecil dengan para dewata agung lainnya membahas kenaikan kembali sang dewa kecil yang masih berada di dunia fana.
“Salam Hormat Tian Di,” para Dewata agung yang memberi hormat dan salam kepada pemilik istana langit yang hendak memasuki ruang konferensi nya.
Tian Di\= panggilan “Dewa Surga” atau “Kaisar Surga” pada perbaikan (Zheng Lun) menggunakan istilah ini untuk merujuk pada Dewa Surga aktif yang sedang bergerak dalam penciptaan.
“Jangan sungkan, Ada perkara apa yang akan kita bahas?” ujar kaisar giok yang sudah menduduki takhtanya.
__ADS_1
“Tian Di, Apa Sudah Saatnya Yin Long dipulangkan kembali ke istana langit?” tanya panglima langit Zhao Yuan Shuai dengan hewan harimau yang sebagai tunggangan saktinya.
Kaisar Giok berdehem dan menjawab “Belum saatnya, masih terlalu awal jika ia harus kembali keasalnya. Dosanya yang terlalu berat tidak memungkinkan jika ia harus secepat itu menyelesaikan pertobatannya dibawah sana,” ujar kaisar Giok dengan suara yang menggetarkan ruangan besar kekaisaran.
“Terlalu dini untuk Ia kembali ke laut selatan. Bahkan disini, Belum cukup sehari ia menjalani hukuman pertobatannya,” papar Dewa Salju yang berambut putih kilat dan berjanggut panjang Xueshen.
“Sanqi.ng sangat berwelas asih, mengampuni segala dosa yang diperbuatnya,” ujar Kaisar Giok yang duduk diatas takhta nya dengan mahkota kebesarannya.
“Amitabha, Sancai Sancai, Sanjing berwelas asih mengampuni yang masih patut dimaafkan, Jika Yin Long masih bertekad menebus semua dosanya, maka itu berhak untuk ia kembali ke istana langit. Tidak ada salahnya yang jahat hendak berbuat baik,” ujar Dewi Kwan im dengan tulus yang bersemayam di bunga teratai nya.
Semuanya bertanggung jawab untuk perbuatan baik dan buruknya sendiri, bahwa setiap individu dapat membentuk nasibnya sendiri. Menjadi manusia bukanlah suatu percobaan hidup yang dapat dicampakkan jika tidak di inginkan nya, sebuah ajaran yang diucapkan oleh Dewa air Jingshen.
Perdebatan yang berkaitan dengan kembalinya Yin Long diistana langit mengalami konflik yang cukup merisaukan Kaisar Giok yang tengah berpikir keras.
Istana Ling Xiao Bao Dian masih runyam dengan perdebatan diantara para dewata agung yang saling menimpali kejahatan dan kebaikan Yin Long selama ini. Yang tidak mengenal seorang Yin Long maka hanya akan berkata buruk di depan semua para menteri dan jenderal istana.
“Tian Di, Saya cukup besar hati untuk proses pertobatan Yin Long yang sedang ia hadapi di dunia fana?” ungkap Shan Shen. Dewa Gunung atau Allah gunung yang mengetahui semua kejadian yang terjadi pada dunia manusia.
“Saat itu hamba tanpa sengaja bertemu dengan Yin Long yang membantu dunia manusia untuk mencari Si Xiong, sebab iblis gagak telah bangun dari tidurnya yang hendak menggunakan Si Xiong untuk menjadi tunggangan nya dan saat itu hamba masih membantunya untuk mencari keempat makhluk iblis yang mengacaukan dunia manusia.” Ujar Shan Shen dengan teliti tanpa kekurangan sepatah katapun.
“Begitu rupanya, Jika Yin Long sungguh bertekad ingin bertobat, maka Saya akan mengampuninya dan membawa kembali ke istana langit,” tutur Kaisar Giok sembari mengelus lembut jenggot panjangnya.
Dewa Harimau Hu Shen yang masih menyimpan dendam dengan Yin Long atas sebuah kesalah pahaman yang terjadi di masa lampaunya. Memotong pembicaraan dan kembali menegaskan “Tian Di, bukankah itu terlalu mudah jika Yin Long harus secepat itu kembali pada istana langit dan menetap kembali di kediamannya. Bahkan darah Dewa Hujan Chiyou masih menetes basah.”
Perlu pertimbangan yang tepat untuk memutuskan sebuah keputusan yang sempurna di mata para dewata agung yang saling berargumen. Dengan satu pihak yang membela Yin Long untuk kembali pada asalnya dan satu pihak yang berprinsip sama dengan apa yang dimaksud dengan Dewa Harimau.
Setelah Cukup lama dipertimbangkan oleh Kaisar Giok dalam mengambil sebuah kesimpulan, alhasil Kaisar Giok berkata “Saya akan membawa kembali ketika ia sudah menyelesaikan tugasnya, setelah ia kembali membawa Si Xiong dan juga mengalahkan iblis gagak. Mendamaikan dunia, memenangkan pertarungan, Apakah itu cukup Hu Shen?”
“Tian Di saya menyetujui keputusannya,” ujar Dewa Harimau mengundurkan diri dari posisinya.
Saya ingin, Dia tinggal lebih lama di permukaan bumi bersama dengan para pesuruhnya. Terlalu mudah jika ia harus kembali seawal itu, Saya akan membuatnya lebih menderita. Tidak mungkin saya akan membiarkanmu hidup bebas di dunia manusia sana. Tunggu pembalasanku Yin Long!
*Flashback On (Perselisihan antara Hu Shen/Dewa Harimau dengan Yin Long)
__ADS_1
Beberapa kalpa silam terlibat perselisihan antara Dewa Harimau dengan Yin Long yang menjadi permusuhan sampai saat ini. Dimulai dari, Suatu ketika Musim gugur menyinari dunia alam bagian barat, dimana para anak cucu harimau sedang beriang gembira menikmati sajian daging yang dipersembahkan untuk harimau putih sebagai leluhur tetua yang memimpin semua harimau. Hu Shen sendiri adalah bintang alpha dari beruang besar yang berkonstelasi melahirkan harimau pertama. Mewakili prinsip maskulin di alam dan merupakan raja dari semua binatang, seperti yang ditunjukkan oleh empat garis di dahinya yang membentuk karakter Wang atau raja.
Tepat Di hari ulang tahunnya, pada bulan kedua dalam kalender lunar yang ditetapkan dalam kalender barat sebagai 6 Maret, Hu Shen pergi kedunia fana untuk menerima persembahan dan doa dari para manusia yang menjunjung tinggi seorang dewa harimau yang dipercayai memberikan perlindungan dan membasmi kan yang jahat.
Hu Shen pergi ke tiap kelenteng dan kuil, meninggalkan kediaman nya Si Hu yang dijaga oleh anak cucunya selama tiga hari kedepan. Tanggung jawab dewa harimau cukup besar untuk meninggalkan persemayamannya selama waktu 3 hari kedepan. Tanpa ia ketahui bencana sedang menunggu di depan untuk melenyapkan nyawanya serta keturunannya.
Tepat di hari kedua, setelah Hu Shen turun kedunia mengambil persembahan. Kejadian besar terjadi di kediaman Si Hu, merenggut semua nyawa keturunannya dan melenyapkan dunia harimau hingga rata dengan tanah tanpa menyisakan apapun.
Air yang masih tergenang sisa pertarungan yang terjadi kemarin malam hingga membanjiri kediaman Hu Shen bercampur dengan gelimang air darah dari tubuh yang terbelah dengan sayatan air. di istana pribadi dewa harimau, menjadi kacau setelah kepergian leluhur tertuanya meninggalkan persemayaman nya.
Kepulangan Hu Shen membawa kemalangan terbesar yang menimpa hidupnya, menatap nasib dimana anak cucunya telah mati mengenaskan dengan ilmu dalam tenaga air yang menjadi pisau untuk merenggut nyawa. Penyesalan terakhir menimpa Hu Shen pada saat itu.
Salah satu anak Harimau yang diketahui sebagai penjaganya masih meninggalkan sisa nyawa sampai ia benar-benar untuk meninggalkan nafas terakhir dan berkata “AIR, NAGA” kedua kata yang diucapkan sebagai petunjuk terakhirnya.
Hu Shen yang disaat itu, berargumen kecil dengan Yin Long langsung beranggapan jika dialah yang membuat semua kekacauan di istananya. Pergi menemuinya di laut selatan mengancam dan memulai pertarungan darah untuk mengakhiri semuanya. Diibaratkan nyawa dibalas dengan nyawa, seberapa banyak kamu mengambil nyawa keturunanku, begitu juga saya akan membuat hidupmu berakhir menderita.
Pertarungan diatas laut selatan yang menjadi saksi mata kedua dewa ini menjadi musuh abadi dalam seumur hidup. air gelombang yang kian meninggi, membuat bencana di laut manusia yang menjadi perhubungan manusia dengan dewa. Gelombang tinggi melenyapkan nyawa manusia yang berada di laut selatan, sebagai tempat penjagaan Yin Long disaat itu.
Yin Long yang semakin berkorbar dalam air, pemusatan nya selama 500 tahun harus hangus untuk menghabiskan pertarungannya dengan Hu Shen yang mengunjunginya tanpa diundang.
Kedua dewa ini masih bergelut pertarungan sengit dengan air dan api yang saling menimpali.
“Hu Shen! Mengapa kau tiba-tiba menyerangku?” seru Yin Long.
“nyawa dibalas dengan nyawa, nyawa anak cucuku akan kuambil dari tanganmu,” geram Hu Shen diambang batas.
“Saya tidak pergi ke wilayahmu, dan untuk apa saya mengambil nyawa keturunanmu,” tanya Yin Long yang mengawali pertarungan itu kembali.
“kau denganku sedang berselisih, dan kupastikan kaulah yang membunuh keturunanku dan meratakan semua wilayahku.”
Yin Long yang merasa tidak melakukan hal laknat itu, hendak mengakhiri perselisihan dan berbicara dengan Hu Shen “bukan saya yang membuatnya, Apa kau masih memiliki otak yang sehat?”
Hu Shen yang masih mempunyai hati yang berbelas kasih, melihat dunia manusia terombang-ambing dengan ombak laut yang semakin membesar, sehingga ia merasa harus mengakhiri pertarungan. Sebab manusia tidak bersalah atas kelalaiannya yang menimbulkan gelombang besar seperti gelombang Tsunami.
“hari ini pertarungan kita sampai disini, Saya akan meminta keadilan di istana langit. Tunggu pembalasanku Yin Long!.
__ADS_1