
Via sangat kesal karena tidak ada jawaban darinya dan walaupun Via merasakan kalau kekuatannya diatasnya dia tidak perduli jadi dia tetap menyerangnya menggunakan pedang semakin lama dan semakin lama dia tetap tidak mau menyerang membuat Via sangat marah hingga tiba tiba pria bertopeng itu menghilang dan muncul dibelakang Via sambil memeluknya dengan erat dan itu membuat Via kaget.
Pengawal pria bertopeng itu menjatuhkan rahangnya karena kaget sejak kapan tuannya mau memeluk wanita setahunya jika ada yang mau memeluknya dia langsung membunuhnya tapi ini dia yang memeluk wanita itu. Ada hubungan apa antara tuan dan wanita itu pikir pengawalnya itu.
"Apa yang kau lakukan lepaskan aku" kata Via meronta ronta ingin melepaskan dirinya.
"Via" ucapnya pelan dan itu bembuat Via kaget.
"Siapa kamu dari mana kamu tau nama itu" ucap Via.
"Apakah kamu lupa dengan ku" ucap pria bertopeng itu.
"Lepaskan topeng mu" kata Via
"Maka lepaskanlah topengku ini" ucapnya sambil membalikkan badan Via dan sekarang mereka berhadapan. Via juga sudah sedikit tenang tidak meronta ronta ingin dilepaskan.
Hati Via terasa berdetak dengan cepat entah ada perasaan akrab dengannya.
"Apakah kamu tidak mau melepaskan topengku ini" katanya karena melihat Via hanya diam melihatnya
__ADS_1
Pedang yang dia pegang tadi sudah menghilang via pun mulai membuka topengnya dengan gemetar entah kenapa dia gemetar. Saat sudah dibuka terpampang lah bentuk wajahnya yang sangat ganteng dan yang membuat Via lebih terkejut adalah dia mirip Arsya pacarnya di dunia modern.
Via tanpa sadar tangannya menyentuh pipinya "Arsya, apakah kamu Arsya" ucapnya pelan dengan nada suara yang sedikit gemetar dan juga tidak menurunkan tangannya.
"Ya ini aku" ucapnya sambil mengambil tangan Via.
mendengar itu Via langsung meneteskan air matanya tidak percaya dia bisa bertemu dengan kekasih yang sangat dia cintai.
Ya pria bertopeng itu adalah Arsya yang masuk kedalam tubuh seorang putra mahkota istana kegelapan dan kebetulan mukanya juga mirip dengannya. Arsya meninggal juga saat menjalankan misinya dan jiwanya berpindah tempat dan karena takdir dan cinta yang mereka miliki sangat besar membuat mereka dapat bertemu kembali. Untuk putra mahkota yang asli dia juga meninggal karena dibunuh oleh musuhnya tapi karena jiwa Arsya masuk kedalam tubuhnya jadi dia hidup kembali tapi dengan jiwa yang berbeda. Untuk ingatan pemilik tubuh aslinya juga sudah masuk kedalam jiwa Arsya.
Melihat Via menangis Arsya langsung memeluknya dan mencium keningnya " Aku sangat merindukanmu" ucap Via dengan sedih bercampur bahagia.
"Aku juga merindukanmu" jawabnya sambil mengelus punggungnya dengan lembut.
Sudah beberapa menit tapi mereka enggan untuk melepaskan pelukannya.
"Sayang lepaskan pelukanmu ayo kita mengobrol di tempat yang nyama" kata Arsya dengan lembut.
"Tidak mau aku masih kangen sama kamu" ucap Via tidak mau melepaskan pelukannya.
__ADS_1
Mendengar itu Arsya langsung melepaskan pelukannya dengan pelan dan langsung menatap Via. saat Via ditatap seperti itu entah kenapa dia ingin menangis lagi dan akhirnya dia pun mulai meneteskan air matanya lagi.
"Ada apa kenapa kamu menangis lagi" ucap Arsya sambil mengelap air matanya dengan lembut.
"Aku bahagia karena bisa bertemu kamu lagi, aku sangat senang" ucapnya.
Mendengar itu Arsya pun tersenyum dan langsung mencium Via dikening turun ke pipi dan terakhir di bibirnya dengan suasana yang hening mereka sangat menikmati satu sama lain. dan untuk pengawalnya dia membalikkan badan dan hanya diam tidak melihat ( kasian yang jombloš¤£).
Setelah beberapa menit mereka pun melepaskan ciumannya dan langsung berpelukan lagi.
"Ayo pergi aku akan menunjukkan sebuah istana yang indah buat kamu" ucap Arsya dan dianggukkan oleh Via
(Putra Mahkota Zhou Lan / Arsya)
**Maaf ya kalau ada typo dan jangan lupa vote, like dan komenš
Salam dari authoršsehat terus guys**
__ADS_1