Time Travel: Yin Hua

Time Travel: Yin Hua
45. Ingin Bermain-main


__ADS_3

Tiga bulan kemudian perut Via sudah bertambah besar dan dia terlihat semakin gemuk. Via sudah mendapatkan informasi jika putri Hui ternyata orangnya sangat kejam dan licik, Via juga mengetahui jika ternyata Pelakor itu pelayan putri Hui di istana IT.


Via juga mendapat informasi jika sebenarnya istananya dia lah sendiri yang menghancurkannya dan juga membunuh semua orang karena ternyata putri Hui sangat membenci mereka semua. Putri Hui merasa tidak pernah disayang oleh kedua orang tuanya tapi sebenarnya mereka sudah sangat menyayangi putri Hui cuma dia saja yang merasa itu belum cukup. Dia menghancurkan nya juga karena masalah perjodohan, putri Hui tidak ingin di jodohkan dengan orang lain selain Arsya karena sudah dari kecil ternyata putri Hui menyukai Arsya saat pertemuan pertama mereka di perayaan istana IT dan juga menurut informasi putri Hui juga sedikit mengalami gangguan mental.


Untuk sementara ini Via tidak ingin berurusan dengannya, dia sekarang hanya akan melihat apa yang akan mereka lakukan.


Pagi ini Via sedang berjemur dibawah sinar matahari yang belum terlalu panas.


"Jingmi buatkan minuman yang seperti biasanya " ucap Via.


"Baik putri" jawab nya


Jingmi pun pergi membuatkan apa yang diperintah Via.


"Putri ini minumannya" ucap Jingmi.


Via pun meminumnya. " Kalian berdua ada ide tidak untuk hadiah yang mulia?" tanya Via karena ulang tahun Arsya sebentar lagi.


"Gimana kalau putri mencoba menyulam" saran Jingmi.


"Kalau tidak putri bisa membelikan barang yang mulia suka" saran pelakor.


"ide bagus sih tapi kayaknya lebih baik aku mencoba menyulam karena hasil tangan sendiri pasti yang mulia sangat suka" ucap Via penuh semangat.


"Betul itu putri" kata Jingmi.


"Kalau gitu kamu belikan bahan-bahan yang buat menyulam" ucap Via.

__ADS_1


"Baik putri" kata Jingmi


Pelakor yang disebelahnya merasa kesal karena Via hanya tersenyum dengan Jingmi sedangkan dirinya hanya dianggap angin lewat.


"Salam putri" ucap putri Hui datang menghampiri mereka.


"Ada apa putri Hui kesini?" tanya Via.


Sekarang ini putri Hui masih belum menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya jadi Via juga masih mengikuti alurnya.


"Saya cuma ingin mengobrol dengan putri" kata nya.


"Gimana tinggal di sini, senang?" tanya Via.


"Ya sebenarnya aku tidak enak kalau harus tinggal di sini, tapi jika aku kembali aku sangat sedih aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi" jawabnya.


"Tidak apa-apa jangan sedih walaupun keluargamu sudah tidak ada kan masih ada kita semua" kata Via.


"Putri tadi sedang membicarakan apa?" tanya nya.


"Oh itu tadi sedang bicarakan hadiah untuk yang mulia Zhou Lan" jawab nya.


" Oh gitu kira-kira yang mulia suka nya apa ya" kata putri Hui dengan bersemangat.


"Emm apa ya, kayaknya yang dia sukai cuma satu deh" jawabnya.


"Apa itu putri" tanya nya penasaran.

__ADS_1


"Aku, dia paling suka aku" jawabnya dengan senyum nya yang indah itu.


Putri Hui yang mendengar dalam hatinya merasa kesal , sedangkan Jingmi tersenyum mendengar jawaban tuannya.


"Oh itu sudah pasti putri, maksud aku barang atau apa gitu yang mulia suka" ucap nya.


" Sepertinya Kucing " ucapnya.


Sebenarnya Arsya alergi dengan kucing tapi belum banyak yang mengetahui nya dan juga Via ingin bermain-main dengan nya.


Via merasa bosan karena tidak ada yang bisa di permainkan tapi sekarang ini ada putri Hui yang licik dan keji itu Via mau sedikit bermain dengan nya. Siapa tahu dia akan langsung menunjukkan sifat aslinya itu. Via seperti itu mungkin bawaan dari bayinya yang juga ingin bersenang - senang.


"Kalau gitu saya permisi dulu putri" ucap nya setelah mendapat informasi.


"Pelakor antar putri Hui" ucap Via.


"Baik putri" jawabnya.


Setelah mereka pergi Jingmi pun bertanya kepda Via karena Jingmi tahu jika Arsya alergi dengan kucing.


"Putri bukannya yang mulia alergi dengan kucing, kenapa putri memberitahu jika yang mulia suka kucing?" tanya Jingmi.


"Aku tahu, aku hanya ingin bersenang-senang dengan nya dan juga siapa yang mau memberi tahu kesukaan yang mulia kepada nya" jawab Via. " Oh ya kamu awasi pelakor itu aku yakin putri Hui akan menyuruhnya merusak hadiah yang ku berikan untuk yang mulia" ucap nya lagi.


"Baik putri" jawabnya.


Maaf ya jika ada typo jangan lupa vote, like, dan komen😉

__ADS_1


Salam dari author 👋sehat selalu guys💜


__ADS_2