
Malam hari pun datang dan mereka semua sedang berkumpul di ruang makan untuk makan bersama.
Selesai makan mereka berbincang-bincang mengenai berbagai hal.
"Bibi boleh aku gendong pangeran Chen" tanya putri Yiran kepada putri Yan.
"Boleh gendong saja jika mau" jawabnya.
Putri Yiran pun menggendong nya.
"Lihat lah dia sudah cocok untuk jadi seorang ibu jadi kapan mau kasih ayahanda ini cucu" kara raja Qin kepada putra mahkota Yuwen.
"Tenang saja ayah masih dalam proses" ucap nya yang membuat putri Yiran merasa malu.
Semuanya pun tertawa melihat putri Yiran yang malu-malu seperti itu karena perkataan putra mahkota Yuwen.
"Gimana soal pernikahan kalian" tanya raja Wang kepada Arsya.
"Kami belum menentukannya yang mulia" jawabnya.
"panggil saja kakek, sebentar lagi kamu juga akan menjadi cucuku" kata raja Wang.
__ADS_1
"Mungkin kita akan mencari tanggal yang baik ayah" kata raja Qin.
"Lebih cepat lebih baik soalnya saya sudah tua jadi ingin bermain dengan cicit-cicit ku" kata nya.
"Benar itu saya juga ingin bermain dengan cicit-cicit ku" kata permaisuri Xia.
Begitulah suasana makan yang menyenangkan selesai.
Di dalam kamar Via.
Via sedang tidur dan tiba-tiba suara jendela terbuka dan Via langsung bangun, saat membuka mata ternyata Arsya yang menyelinap masuk kedalam.
"Kenapa kesini masuk dari jendela lagi" kata Via.
Via sudah tidak kaget lagi dengan kelakuan nya karena sudah setiap saat di la seperti itu. Via pun ikut berbaring di sampingnya.
Keesokan harinya semua sudah bersiap siap dan Arsya juga sudah pergi dari kamar Via saat pagi.
Di aula istana semua sedang menunggu para tamu yang datang.
"KERAJAAN QIN MEMASUKI RUANGAN" kata kasim.
__ADS_1
Semua melihat ke gerbang masuk, saat mereka masuk banyak pasang mata yang belum mengenal mereka menjadi kagum saat melihatnya karena mereka semua cantik dan tampan. Dan juga banyak yang berpikir bukannya istana langit tidak pernah mengundang kerajaan Qin tapi sekarang kerajaan Qin di undang dalam acaranya.
Via dan yang lainnya duduk setelah memberi hormat, dan lagi-lagi para rakyat dan dari istana-istana lain juga karena mereka duduk di dekat anggota istana langit.
"ISTANA KEGELAPAN MEMASUKI RUANGAN" ucap kasim lagi.
Masuklah kedua orang tua Arsya di depan dan diikuti Arsya dan disampingnya seorang gadis cantik. Via yang melihat gadis di sebelah Arsya bingung "siapa dia, apa dia adiknya atau siapa" itulah yang ada di pikiran Via.
Semua sudah tidak kaget lagi dengan kedatangan dari istana kegelapan karena memang setiap ada acara di istana langit pasti istana kegelapan akan datang karena mereka semua saling menjalin hubungan yang baik.
Para Gadis dari istana lain sangat mengagumi Arsya jadi mereka memandangnya dengan tatapan penuh cinta yang membuat Via merasa risih atas tatapan itu kepada Arsya. Tapi sayang nya juga Arsya sangat susah untuk didapatkan jadi Via agak tenang sedikit.
"kayaknya kamu memang banyak penggemarnya ya" kata Via dalam hatinya.
Keluarga istana kegelapan pun duduk di tempat yang telah di siapkan.
Setelah semua sudah hadir acara pun dimulai tapi sebelum pengangkatan raja baru raja Wang akan mengumumkan sesuatu.
"Baiklah saya akan memberi tahu kepada para rakyatku dan istana-istana lainnya bahwa sekarang kerajaan Qin akan menjadi anggota istana langit karena raja Qin adalah suami dari putri saya yang sudah tidak ada lagi yaitu putri Yin dan ini anak - anak nya ada putra mahkota Yuwen dan istrinya putri Yiran, dan juga ada putri Yin Hua. Jadi tidak ada yang boleh menghina ataupun berbuat buruk terhadap mereka kalau ada maka akan berurusan dengan istana langit" kata raja Wang memperkenalkan mereka dan itu membuat semua terkejut.
Setelah itu acaranya dilanjutkan ke penobatan raja baru.
__ADS_1
Maaf ya kalau ada typo, jangan lupa vote, like dan komen😁
Salam dari author😊sehat selalu guys❤️