
Di istana langit raja Wang telah mendapatkan informasi bahwa anaknya putri Yin telah meninggal dan dia juga sudah mempunyai dua anak. Raja Wang tidak mengetahuinya karena putri Yin dulu kabur dari istana setelah dilarang untuk pergi berpetualangan. Siapa sangka dia pergi ke dunia bawah dan menikah dengan seorang raja dan sudah memiliki anak pantas saja bertahun tahun mereka mencari keberadaannya tidak dapat ditemukan.
"Putriku bertahun tahun ayahanda mencari mu sekarang saat ayahanda mendapat informasi mu kamu sudah pergi, maafkan ayahanda putriku" kata raja wang diruang kerjanya dengan sedih.
Masuklah seseorang kedalam ruang kerja raja Wang.
"Ada apa ayahanda kenapa ayahanda kelihatan sedih" ucap seorang wanita yang memanggil raja Wang dengan sebutan ayahanda.
"Adikmu sudah tidak ada" jawabnya.
"Adik...maksud ayahanda putri Yin " ucapnya.
"Iya kembaran mu sudah meninggal, ayahanda sangat bersalah" jawabnya sedih.
Ya dia adalah kakaknya permaisuri Yin. Ratu Xia atau istri raja Wang melahirkan bayi kembar dan itu permaisuri Yin dan putri Yan.
Mendengar itu putri yan menjadi syok ternyata adiknya sudah meninggal. Padahal dia berharap dapat menemukannya dan dapat berkumpul kembali tapi apa yang dia dengar sungguh membuat hatinya sakit.
"Ayahanda tidak salah itu mungkin sudah kehendak tuhan" ucap putri Yan.
"Dan juga dia ternyata sudah menikah dan mempunyai dua anak " ucapnya.
"Lalu apakah kita akan pergi dunia bawah untuk menemui mereka?" tanyanya.
__ADS_1
"Iya, dan ayahanda juga mendapat informasi jika putri Yin Hua akan berulang tahun, jadi kita harus membawakan kado yang istimewa untuknya" ucap raja Wang.
"Putri Yin Hua" ucapnya.
"Iya anak adikmu bernama putri Yin Hua dan pangeran Yuwen" ucapnya.
"Lalu bagaimana dengan ibunda, ibunda pasti akan sangat syok mendengar berita ini" ucapnya.
"Iya, pastinya ibunda mu akan sangat syok tapi ayahanda harus memberitahunya" jawabnya.
"Kalau gitu Yan'er kembali dulu ayahanda, Yan'er mau melihat pangeran chen dulu takutnya dia ingin meminum ASI" ucapnya.
Putri Yan memiliki dua anak yang pertama pangeran Minghao dan yang kedua yang belum lama lahir bernama pangeran Chen.
Putri Yan pun keluar dan raja Wang pergi kekamar nya untuk memberitahu istrinya.
"Yang mulia ada apa kenapa wajah yang mulia terlihat sedih" ucap permaisuri Xia saat raja wang sudah didalam kamarnya.
"Permaisuri Ku zen sangat sedih putri kita.." ucapnya.
" Memangnya putri Yan kenapa yang mulia" ucapnya bingung.
"Bukan putri Yan tapi putri kita yang telah hilang " jawabnya.
__ADS_1
"Maksudnya apa yang mulia" ucapnya karena dibikin bingung.
"Putri kita putri Yin dia telah tiada" ucapnya sambil menatap istrinya.
Mendengar itu tiba tiba permaisuri meneteskan air matanya, dia begitu syok putri yang dia cari dan dia rindukan sudah tidak ada. Melihat istrinya menangis raja Wang langsung memeluknya.
"Maafkan zen andai saja dulu.."
"Tidak itu bukan salah yang mulia mungkin ini sudah takdirnya" ucapnya yang memotong ucapan raja Wang. "Dimana dia dimakamkan" tanya nya sambil melepas pelukannya.
"Dia dimakamkan di dunia bawah dikerajaan Qin" jawabnya.
"Kerajaan Qin" ucapnya.
"Iya dia ternyata sudah menikah dengan raja Qin dan memiliki dua anak yang sangat cantik dan tampan" jawabnya.
"Jadi dia sudah punya anak, yang mulia kita harus kesana saya mau melihat cucu cucu saya" ucapnya.
"Iya beberapa hari lagi kita akan kesana karena raja Qin akan mengadakan pesta untuk ulang tahun putri Yin Hua" jawabnya.
"Baiklah aku harus memberi kado sepesial buat cucuku" ucapnya tersenyum, dia sudah merelakan anaknya mungkin ini sudah takdir dari yang kuasa pikirnya.
**Maaf ya kalau ada typo jangan lupa vote, like, komen😊
__ADS_1
Salam dari author😊 sehat terus guys❤️**