
Saat ini Via dan yang lainya sudah berada di kerajaan Qin. Raja Qin sedang membahas hal penting bersama para menteri dan ternyata ada sebuah desa yang terkena sebuah penyakit, menurut para tabib itu adalah sebuah penyakit yang dapat menular dan penyakit tersebut dinamakan covid 7 yang penularannya sangat cepat. Mereka belum mengetahui dari mana datangnya penyakit itu.
Via yang sedang duduk bersantai pun juga mendapat kabar dari bawahannya. Mendengar itu Via langsung menghampiri ayahandanya untuk meminta izin pergi ke desa itu dan mencari tahu bagaimana keadaan di sana.
Raja Qin sudah berada di ruang belajarnya beserta Via yang juga sudah di situ.
"Ada apa putriku?" tanya raja Qin.
" Ayahanda saya mau meminta izin pergi ke desa yang terkena penyakit itu" jawab Via.
" Untuk apa, penyakit itu sangat cepat menularnya jadi ayahanda tidak mengizinkan kamu ke sana" ucap nya.
"Tapi ayahanda saya ingin membantu para korban di sana dan juga pasti putra mahkota Zhou Lan akan menemani saya" kata Via.
"Baiklah, tapi harus hati-hati di sana" ucapnya.
"Terimakasih ayahanda" ucapnya kemudian pergi.
Via memang penasaran kenapa di desa itu ada penyakit yang namanya covid 7 jadi dia bergegas pergi ke desa itu.
__ADS_1
"Kenapa penyakit itu bisa ada di zaman kuno ini, ya walaupun beda jika di dunia modern covid 19 tapi disini covid 7, sungguh membingungkan. Semoga saja disini bisa membuat penawarnya" ucap Via.
Via pergi hanya di temani dengan pengawalnya sedangkan Jingmi dia tidak ikut. Untuk Arsya dia agak menyusul langsung ke desa itu.
Sampailah Via di desa itu dan dia langsung menggunakan cadar nya untuk menghindari terkena penyakit itu juga. Sungguh mengejutkan karena yang terkena penyakit covid 7 ini badannya dipenuhi dengan bintik merah.
"Ternyata berbeda dengan di zaman modern, semoga saja bisa mendapatkan penawarnya" kata Via dalam hatinya.
Di dunia modern memang sedang gempar dengan adanya virus covid 19 dan Via juga belum bisa membuat penawarnya. Via sebenarnya tidak hanya sebagai pemimpin mafia tapi dia juga dapat dikatakan sebagai dokter karena wawasannya tentang pengobatan yang baik.
Via kemudian memeriksa rakyat yang terkena penyakitnya, kemudian mencoba membuat penawarnya bersama para tabib.
"Bagaimana keadaan mereka" tanya Arsya.
"Mereka terkena penyakit covid 7 dan yang terkena akan bintik-bintik merah" jawab Via.
"Jangan terlalu capek, aku melihat sekeliling desa ini dulu" ucap Arsya sambil mengelus kepala Via lembut.
"Iya" jawabnya.
__ADS_1
Yang pertama Via hanya bisa membuat salep yang dapat memudarkan bintik-bintik merahnya dan juga membuat obat untuk mengurangi rasa sakitnya. Dia harus mempelajari dulu tentang penyakit ini.
Para tabib, Via dan juga Arsya membantu memberikan obat yang telah diraciknya. Setelah selesai membantu, Via dan Arsya kembali kekerajaan nya.
Didalam kamar Via sedang masuk kedalam ruang dimensinya untuk mencari buku tentang penyakit covid 7 ini. Arsya untuk saat ini kembali ke istana kegelapan karena kebetulan ada hal yang harus dikerjakan.
Didalam ruang dimensi Via sangat sibuk mencari buku-buku itu.
"Tuan mencari apa?" tanya White yang memang sudah berada di ruang dimensi Via.
"Oh ini aku lagi cari buku tentang penyakit covid 7 " jawab Via sambil tangannya sibuk mencarinya. "Ketemu" ucapnya lagi.
Via kemudian membacanya " Bunga es" ucap Via bingung karena belum pernah mendengarnya. "White apa itu bunga es?" tanya Via.
"Bunga es itu bunga yang letaknya hanga tumbuh di pegunungan es dan di sana itu sangat dingin jadi jarang ada yang selamat jika pergi ke sana, bunga es juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit salah satunya penyakit covid 7 ini" jelasnya.
"Kalau gitu aku harus mendapatkannya, supaya penyakit itu tidak menyebar ke dalam kerajaan ini" kata Via.
Maaf ya kalau ada typo jangan lupa vote,like,dan komen😊
__ADS_1
Salam dari author😉sehat terus guys❤️