
Dikamar Putra mahkota Yuwen, mereka sedang mengobrol.
"Gege kayak nya putri Yiran dan ibunda nya sangat tidak di sukai sama permaisuri,selir dan anak-anak nya itu" kata Via.
"Iya gege tahu" ucap nya
"Jadi gege akan tetap melamar putri Yiran jika tiba-tiba raja Tang menceraikan ibunda putri Yiran dan mengusirnya dari istana ini, kan tadi gege dengar katanya ibunda putri Yiran berselingkuh jadi tidak menutup kemungkinan raja Tang ingin menceraikan nya" kata Via
"Iya, gege tidak akan berubah pikiran dan yang gege tahu itu tidak mungkin ibunda putri Yiran berselingkuh pasti ada yang memfitnahnya. Gege juga tidak mempermasalahkan jika dia anak seorang selir karena dia tidak seperti anak selir-selir biasanya yang suka mencari perhatian dengan pangeran-pangeran kerajaan lain.
"Wah ternyata gege ku sudah benar- benar jatuh cinta" ucap Via menggoda kakaknya itu.
Mendengar itu putra mahkota Yuwen menjitak kening Via pelan.
"Ih apaan sih gege kok menjitak kening ku" ucap Via sambil memegang kening nya.
Arsya hanya tersenyum melihat interaksi mereka.
"Sana kembali ke kamar mu gege mau istirahat" katanya.
Via hanya diam. "Sudah sana kenapa diam" ucapnya lagi.
"Iya...iya aku kembali" kata Via tersenyum karena Via tahu pasti gege nya sedang malu jika digodanya tentang putri Yiran. Jika dia menggoda nya dengan menyebutkan wanita-wanita lain pasti gege nya cuma akan diam dan tidak memperdulikan ucapan nya.
Via pun kembali ke kamarnya bersama Arsya.
"Sayang menurutmu putri Yiran cocok enggak sama gege ku?" tanya Via.
"Cocok karena aku tahu putri Yiran itu orang nya baik tidak akan bisa melukai gege mu, kamu juga lihat kan dari sikap nya aja sudah dapat dilihat dan juga kayaknya hidup nya kurang baik tinggal di istana ini" jawab Arsya.
"Benar juga" ucap Via.
Malam pun tiba dan semua sedang makan bersama tidak terkecuali putri Yiran dan ibundanya, Via, putra mahkota Yuwen dan Putra mahkota Zhou Lan.
__ADS_1
Biasanya ibunda putri Yiran tidak ikut makan bersama tapi sekarang dia ikut karena ada hal yang harus di sampaikan nya. Dia berencana akan bercerai dengan raja Tang karena dia sudah tidak tahan lagi dengan sikap nya terhadap anak nya yang tidak baik dan itu juga permintaan putri Yiran karena dia sudah tidak mau tinggal di kerajaan Tang ini, dia akan pergi bersama ibundanya, dia akan hidup berdua walaupun hidup sederhana karena dia tidak akan mempermasalahkan, dia akan merawat ibundanya sampai sembuh. Keputusan itu sudah bulat harus bercerai bagaimana pun cara nya.
Selesai makan selir Yihua langsung berbicara ke intinya.
"Yang mulia saya ingin bercerai dengan yang mulia" ucap nya langsung membuat mereka diam.
"Apa yang kamu ucapkan seharusnya nya saya yang ingin cerai dengan kamu karena kamu telah berselingkuh kenapa kamu yang ingin bercerai dengan saya" kata raja Tang marah.
"Hadeh ini keluarga kenapa berantem terus, enggak sadar kalau masih ada kita kah" ucap Via dalam hatinya.
"Yang mulia saya bersumpah, saya tidak pernah berselingkuh dan selalu setia dengan yang mulia, saya ingin bercerai karena yang mulia tidak pernah memperdulikan putri Yiran dan juga selama saya sakit apakah yang mulia pernah mengkhawatirkan saya, walaupun saya hanya seorang selir saya masih memiliki hati,saya bisa marah dan juga saya bisa sedih" kata selir Yihua.
"Baiklah jika kamu ingin bercerai dengan saya, sekarang juga kita cerai biarkan putra mahkota Yuwen, putri Yin Hua, dan putra mahkota Zhou Lan menjadi saksi atas perceraian kita" ucap raja Tang.
Mereka bertiga yang melihat itu hanya diam. Harus bagaimana pikir mereka karena mereka sekarang berada di antara keluarga yang sedang berantem dan juga mereka datang untuk lamaran tapi malah selalu dengan situasi yang tidak benar. Kayaknya mereka datang di waktu yang kurang tepat pikirnya.
"Terimakasih yang mulia atas pengertiannya" ucap selir Yihua.
Permaisuri,selir kesayangan raja Tang dan juga anak-anak nya terlihat senang akhirnya dia akan pergi dari istana ini juga.
Sebenarnya raja Tang tidak ingin bercerai dengan selir Yihua karena dia sangat sayang dengan nya tapi memikirkan lagi dia yang selingkuh dia menjadi kesal apalagi jika memikirkan putri Yiran adalah anak selingkuhannya itu sangat membuatnya marah.
Padahal raja Tang tidak tahu bahwa selir Yihua tidak pernah berselingkuh dan juga putri Yiran adalah memang anak nya. Raja Tang sudah dihasut oleh permaisuri dan selir kesayangan nya itu jika selir Yihua berselingkuh dan juga sebenarnya saat raja Tang melihat selir Yihua malam-malam bersama seseorang itu bukan lah selingkuhan nya melainkan selir kesayangan nya yang menggunakan baju hitam dan semua tertutup. Itu semua sudah mereka atur dari awal.
Saat putri Yiran dan ibundanya akan keluar saatnya putra mahkota Yuwen angkat bicara.
"Tunggu, jangan pergi " ucap nya
Putri Yiran dan ibundanya pun berhenti.
"Ada apa putra mahkota Yuwen, biarkan mereka pergi dan kita melanjutkan pembicaraan lamaran nya" kata raja Tang.
"Maaf yang mulia sebenarnya saya akan melamar putri Yiran" ucap nya membuat semua kaget.
__ADS_1
Putra mahkota Yuwen berjalan menghampiri putri Yiran.
"apa" ucap putri Fen dan putri Lien bersamaan.
"Jadi putra mahkota Yuwen akan melamar putri Yiran, tapi sekarang dia sudah tidak ada hubungan nya dengan kerajaan Tang apa kata rakyat nanti jika putra mahkota Yuwen menikahinya" kata raja Tang yang dengan teganya bicara seperti itu.
"Yang mulia saya tidak mempermasalahkan jika saya suka maka saya akan mendapatkannya dan juga saya akan membawa mereka ke kerajaan Qin untuk tinggal di sana" ucap nya tegas. "Putri Yiran maukah menikah dengan ku" katanya lagi sambil memegang kedua tangan nya.
"Tapi, aku sekarang sudah bukan putri lagi dan juga aku khawatir para rakyat akan menghina putra mahkota karena menikah dengan ku lebih baik putra mahkota cari putri yang lebih baik lagi" ucap putri Yiran sambil melepaskan tangan nya.
"Tidak, jika aku ingin kamu maka aku harus mendapatkan nya aku tidak perduli jika seluruh dunia menentang ku aku akan tetap pada pilihan ku" ucap nya tegas.
Putri Yiran merasa terharu mendengar itu, dia senang masih ada yang mau dengan nya walaupun dia sudah bukan seorang putri lagi.
putri Yiran melihat ibundanya dia berfikir sejenak mungkin dia harus menerimanya karena dia tidak ingin ibundanya menderita apa lagi dia sedang sakit mungkin jika dia menikah dengan nya dia bisa memanggil tabib yang hebat untuk mengobati ibundanya.
"Baiklah aku akan menerimanya tapi dengan satu syarat" kata putri Yiran.
"Apa itu" tanya nya.
"Saya hanya mau putra mahkota mencari tabib yang hebat untuk mengobati ibunda saya karena sudah beberapa tabib tidak bisa mengobatinya" jawab nya.
Mendengar permintaan itu putra mahkota Yuwen tersenyum ternyata dia sangat menyayangi ibundanya.
"Tidak masalah, saya akan mencarikan tabib yang hebat buat menyembuhkan ibunda mu walau harus mencari ke ujung dunia pun" jawab nya membuat putri Yiran tersenyum.
Via hanya tersenyum melihat kakaknya yang begitu terobsesi dengan putri Yiran, mungkin itu lah jika sudah jatuh cinta maka harus di perjuangkan bagaimana pun caranya. Dia juga akan membantu kakaknya itu untuk menyembuhkan ibunda putri Yiran.
"Yang mulia kami juga akan pergi dari sini karena yang mulia sudah mengusir mereka, untuk pernikahan kami nantinya raja Tang sudah tidak ada urusan nya lagi karena yang mulia sudah memutus hubungan dengan mereka" ucap putra mahkota Yuwen dan langsung pergi dari situ.
Raja Tang sangat kesal dia gagal mendapatkan pendukung yang bagus untuk kerajaan nya. Tahu gitu dia tidak akan mengusir mereka pikirnya.
Untuk kedua putri itu juga dangat marah bagaimana bisa putri Yiran yang dipilihnya.
__ADS_1
Maaf ya kalau ada typo jangan lupa vote, like, dan komen😊
Salam dari author😁 sehat terus guys❤️